Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Krisis Energi di Depan Mata: Harga Batu Bara Kembali Membara, Naik 2% yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kenaikan harga terjadi secara terbatas terjadi karena permintaan masih tertahan, terutama setelah pabrik kokas meminta penurunan harga coke dari produsen..
Kenaikan ini terjadi setelah serangan drone Iran terhadap pusat ekspor LNG utama Qatar, yang menyoroti meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Investor khawatir konflik bisa meluas sekaligus mengganggu produksi maupun jalur distribusi minyak di kawasan tersebut…
Harga batu bara sempat melonjak ke sekitar US$138 per ton pada Selasa atau mencapai level tertinggi sejak November 2024..
Ketegangan militer di kawasan ini sering langsung memicu volatilitas harga minyak terjadi karena sebagian besar ekspor minyak global berasal dari sana…
Dengan banyak ekonomi Asia bergantung pada LNG dari Qatar, Taiwan menyatakan kemungkinan akan meningkatkan pembangkitan listrik berbasis batu bara jika gangguan pasokan ini berlanjut..
Namun terjadi karena permintaan dari industri baja. Selain itu, kokas masih lemah, penjualan batubara dari tambang belum pulih sepenuhnya….
Fenomena ini juga pernah terjadi sebelumnya ketika permintaan pembelian melemah. Selain itu, stok batu bara di tambang terus naik, menandakan pasar sedang lesu…
Namun, pemulihannya masih sangat lambat sekaligus tanpa kepercayaan pasar yang kuat…
Premi kuat pada lelang elektronik serta meningkatnya permintaan domestik berpotensi meningkatkan laba perusahaan.
Pelaku pasar paling khawatir terhadap kemungkinan gangguan di Selat Hormuz, jalur laut strategis yang dilewati sekitar 20% pasokan minyak dunia.
// .
Dari India dilaporkan, saham Coal India melonjak lebih dari 4% pada Kamis, mengikuti reli tajam harga batu bara global di tengah ketegangan geopolitik di Asia Barat..
Harga minyak WTI melonjak 8% pada perdagangan Kamis sementara gas Eropa naik 1%..
Reli saham Coal India terjadi di tengah lonjakan harga batu bara global akibat ketegangan geopolitik di Asia Barat.
Penguatan ini menjadi kabar baik setelah harganya jatuh 3,7% pada Rabu..
Batubara uap Northwest Europe, yang merupakan impor energi tinggi bagi Eropa, juga naik 16% menjadi US$133,18 per ton, atau melonjak 26% hanya dalam satu minggu..
Harga batu bara melesat lagi Kamis kemarin setelah harga minyak terbang, ditambah lagi dengan gas melonjak..
Analis mencatat bahwa gangguan pasokan energi, termasuk penghentian produksi LNG oleh Qatar setelah mencegat drone Iran di dekat Ras Laffan, diperkirakan akan mendorong peralihan konsumsi dari gas ke batu bara,. Akibatnya, menopang harga batu bara global…
Setelah Festival Lantern pada 3 Maret, sebagian besar tambang batu bara di China telah kembali beroperasi normal..
Harga minyak juga naik setelah serangan Israel ke Iran meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.
Pasar batu bara kokas (coking coal) di China juga mulai pulih.
Kontrak batu bara April pada perdagangan Kamis (5/3/2026) ditutup di posisi US$ 135,2 5per ton atau naik 1,7%..
Para analis menyebutkan bahwa setiap kenaikan INR 100 per ton pada harga realisasi e-auction dapat meningkatkan laba per saham (EPS) sekitar 2%..
Batu bara adalah sumber energi substitusi bagi minyak. Selain itu, gas. Akibatnya, harganya saling mempengaruhi…
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara kembali membara terbakar harga minyak. Selain itu, gas serta ancaman krisis energi dunia…
Lonjakan harga dipicu penghentian operasi yang jarang terjadi di fasilitas gas alam cair (LNG) Qatar meningkatkan permintaan untuk peralihan bahan bakar (fuel switching) di sektor pembangkit listrik..
Harga batubara termal Eropa mencapai level tertinggi sejak Oktober 2023 sementara termal Afrika Selatan mencapai level tertinggi sejak Agustus 2024..
Wilayah Teluk merupakan area vital bagi pasar energi dunia.
Gangguan kecil sekalipun dapat langsung memicu lonjakan harga minyak global.
Karena pengiriman tidak secepat produksi, persediaan coking coal di tambang mulai meningkat..
Fasilitas tersebut memasok sekitar 20% pasokan LNG global sekaligus belum pernah sepenuhnya menghentikan operasinya selama 30 tahun sejarahnya…
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar masih kelebihan pasokan relatif terhadap permintaan,. Akibatnya, kenaikan harga cenderung terbatas…
Hal ini menekan sentimen pasar batubara bahan baku baja..
Perkembangan terkait Krisis Energi di Depan Mata: Harga Batu Bara Kembali Membara, Naik 2% akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- KAI Yogyakarta Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Lebaran | Equityworld Futures
- KKP Prediksi Harga Ikan Naik Tipis | Equityworld Futures