Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Ambruk 1% Lebih, Dihantam Sang “Musuh Abadi” yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis (5/3/2026) ditutup di posisi US$ 5.076,59 per troy ons.
AS juga akan merilis data Penjualan Ritel Januari, yang sebelumnya tertunda akibat penutupan sebagian pemerintah (partial government shutdown) pada Februari lalu..
Ada dua faktor utama yang menopang penguatan dolar.
Data ini diperkirakan menunjukkan ekonomi AS menambah 59 ribu lapangan kerja baru.
Pada periode yang sama, tingkat pengangguran diproyeksikan tetap di 4,3%, tidak berubah dari Januari..
Di sisi lain, produktivitas tenaga kerja non-pertanian (Nonfarm Productivity) pada kuartal IV 2025 naik 2,8%, melambat dari sebelumnya 5,2%.
Pada hari ini, harga emas sedikit membaik.
Pada periode yang sama, biaya tenaga kerja per unit (Unit Labor Cost) meningkat 2,8%, berbalik dari penurunan -1,8% pada kuartal III..
Oleh sebab itu, membatasi kenaikan harga emas lebih lanjut,” kata Hamad Hussain, ekonom iklim. Di samping itu, komoditas di Capital Economics. juga perlu diperhatikan. menjadi konsekuensi dari Namun di sisi lain, risiko periode harga energi tinggi yang berkepanjangan dapat membuat pemangkasan suku bunga menjadi tidak mungkin, bahkan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga,..
Pelemahan harga juga menyeret emas ke bawah level US$ 5.100 per troy ons.
Pelemahan ini membalikkan kenaikan sebesar 1% pada perdagangan Rabu..
Kedua, data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup tangguh..
Pada Jumat (6/3/2026) pukul 06.10 WIB, harga perak menguat 0,29% ke US$ 82,24 atau menguat 0,16%..
Laporan Challenger Job Cuts menunjukkan perusahaan-perusahaan di AS mengumumkan 48.307 pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Februari, turun 55% dibandingkan Januari yang mencapai 108.435 PHK..
// .
Pembelian emas global dikonversi ke dolar AS. Akibatnya, kenaikan harga emas akan membuat emas makin mahal dibeli sehingga permintaan turun…
Walaupun Hal ini disebabkan oleh emas tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset)., akibatnya Dalam jangka panjang, emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi,, logam mulia ini juga cenderung berkinerja lebih baik ketika suku bunga lebih rendah,. masih menjadi prioritas..
Hal ini disebabkan oleh dolar AS melesat tajam, akibatnya Harga emas melemah..
Pada Jumat (6/3/2026) pukul 06.10 WIB, harga emas menguat 0,25% ke US$ 5.089 atau menguat 0,16%..
Israel melancarkan gelombang besar serangan ke Teheran pada Kamis, menargetkan apa yang disebut sebagai infrastruktur milik otoritas Iran, setelah rudal Iran membuat jutaan warga Israel berlari menuju bunker perlindungan..
Indeks dolar ditutup di posisi 99,08 pada perdagangan kemarin, tertinggi sejak 19 Februari 2026..
Oleh sebab itu, Dolar AS adalah “musuh abadi” emas terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah sangat menentukan permintaan,..
Pertama, harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi baru dalam satu tahun, setelah muncul laporan mengenai gangguan di Selat Hormuz serta serangan terhadap kapal di kawasan tersebut..
Pada hari ini, harga emas sedikit membaik.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Selain itu, perak ambruk lagi setelah dolar Amerika Serikat (AS) melesat…
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Kamis (5/3/2026) ditutup di posisi US$ 82 per troy ons.
Investor, ditambah lagi dengan trader emas akan mencermati data lanjutan..
// .
AS akan merilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Februari pada hari ini, Jumat.
Sementara itu, klaim awal tunjangan pengangguran (Initial Jobless Claims) untuk pekan yang berakhir 28 Februari tercatat 213 ribu, sama dengan angka sebelumnya. Selain itu, lebih rendah dari perkiraan pasar 215 ribu…
“Di satu sisi, konflik yang se. Selain itu, g berlangsung di Timur Tengah bisa meningkatkan permintaan aset safe haven, misalnya emas…
Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 19 Februari atau dua pekan terakhir..
Perkembangan terkait Harga Emas Ambruk 1% Lebih, Dihantam Sang “Musuh Abadi” akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya βΒ Tren Berkurangnya Tekanan Emas
- Equity World Trillium Surabaya β Ketegangan ASβIran Dorong Harga Emas Naik, Fokus Data Pengangguran AS