0 0
Read Time:3 Minute, 37 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Daftar Negara yang Paling Bergantung pada Selat Hormuz, AS Justru Aman yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Berbeda dengan Asia, ketergantungan Amerika Serikat terhadap minyak dari Selat Hormuz relatif kecil.

Rendahnya porsi ini mencerminkan bahwa AS kini lebih ditopang oleh produksi minyak domestik yang besar, serta sumber impor yang lebih beragam dibandingkan negara-negara Asia..

Setelah itu ada India sebesar 14,7%, Korea Selatan 12,0%,. Di samping itu, Jepang 10,9% juga perlu diperhatikan..

Mulai dari lonjakan harga minyak dunia, tekanan inflasi global, hingga naiknya biaya energi di negara-negara pengimpor utama, terutama di Asia..

Porsinya hanya 2,5% dari total aliran minyak mentah sekaligus kondensat yang melewati jalur tersebut…

Kondisi ini juga menjelaskan mengapa setiap ketegangan di sekitar Selat Hormuz selalu langsung memicu kekhawatiran di pasar.

Jika digabungkan, lima negara tersebut menyumbang 93,6% dari seluruh aliran minyak mentah sekaligus kondensat yang melewati Selat Hormuz..

Setelah itu ada Irak dengan porsi 22,8%, disusul Uni Emirat Arab 12,9%, Iran 10,6%,, ditambah lagi dengan Kuwait 10,1%…

// .

Sebab, jalur ini merupakan salah satu urat nadi utama pasokan energi bagi banyak ekonomi besar di kawasan..

Jakarta, Equityworld Futures – Selat Hormuz kembali menjadi perhatian di tengah memanasnyaย kondisi geopolitik di Timur Tengah.

// .

Walaupun Data ini menunjukkan bahwa gangguan di Selat Hormuz tidak hanya menjadi persoalan regional,, juga bisa berdampak luas ke pasar global masih menjadi prioritas..

China menjadi negara tujuan terbesar dengan porsi 37,7% dari total volume.

Dari sisi permintaan, negara-negara Asia menjadi pihak yang paling bergantung pada pasokan minyak yang melewati Selat Hormuz.

Pentingnya Selat Hormuz terlihat dari besarnya volume minyak mentah, ditambah lagi dengan kondensat yang melintas di jalur ini..

Banyak negara eksportir di kawasan Teluk yang sangat bergantung pada jalur tersebut untuk menyalurkan minyak mereka ke pasar global..

Jalur laut sempit yang berada di antara Teluk Persia. Di samping itu, Laut Arab ini bukan sekadar rute pelayaran biasa, melainkan salah satu titik paling vital bagi perdagangan energi dunia. juga perlu diperhatikan..

Ketika konflik militer di Timur Tengah meningkat. Di samping itu, ancaman terhadap kapal-kapal yang melintas ikut membesar, maka risiko terhadap pasokan energi dunia pun ikut naik. juga perlu diperhatikan..

Sementara negara-negara Asia lainnya secara gabungan menyerap 13,9%..

Energy Information Administration, pada kuartal I-2025 menunjukkan Arab Saudi menjadi negara dengan porsi ekspor minyak mentah sekaligus kondensat terbesar yang melewati Selat Hormuz, yakni mencapai 37,2% dari total volume..

Secara total, Asia menerima 89,2% dari seluruh aliran minyak mentah. Di samping itu, kondensat yang melintasi jalur tersebut. juga perlu diperhatikan..

Artinya, jika Selat Hormuz sampai terganggu, tekanan langsung terhadap AS cenderung lebih terbatas dibandingkan dengan negara-negara pengimpor utama di Asia..

Besarnya porsi ini menunjukkan bahwa pergerakan pasar minyak global sangat erat kaitannya dengan produksi energi dari kawasan Teluk..

China sekaligus India menjadi dua negara yang paling rentan terjadi karena secara gabungan menerima lebih dari separuh total volume minyak yang melewati selat tersebut….

Lantas menarik untuk melihat negara mana saja yang paling bergantung pada jalur distribusi minyak dunia di selat Hormuz baik bagi negara eksporter maupun importir..

Besarnya ketergantungan ini membuat Asia menjadi kawasan yang paling rentan jika terjadi gangguan di Selat Hormuz.

Dengan kata lain, jika jalur ini sampai terganggu atau bahkan ditutup, dampaknya bisa menjalar ke mana-mana.

Di saat yang sama, negara-negara pengimpor, terutama di Asia juga sangat bergantung pada pasokan energi yang melewati selat ini..

Perkembangan terkait Daftar Negara yang Paling Bergantung pada Selat Hormuz, AS Justru Aman akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By