0 0
Read Time:3 Minute, 0 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait BPS: Tarif Listrik Sumbang Inflasi Tahunan Terbesar Februari yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Contohnya, dikutip Antara.Ia menuturkan melonjaknya inflasi tarif listrik tersebut disebabkan oleh penormalan harga setelah adanya diskon 50 persen yang diberikan pemerintah pada Januari-Februari 2025 lalu.Tidak hanya tarif listrik, komoditas lain pada kelompok pengeluaran tersebut yang turut memberi andil inflasi adalah biaya sewa rumah (0,03 persen), biaya kontrak rumah (0,02 persen), bahan bakar rumah tangga (0,01 persen), tarif tukang bukan mandor (0,01 persen), serta tarif air minum PAM (0,01 persen).Ateng mengatakan, di luar kelompok pengeluaran tersebut, terdapat juga komoditas lainnya yang berkontribusi besar terhadap andil inflasi tahunan pada bulan lalu.Ia menyatakan komoditas tersebut antara lain emas perhiasan (1,06 persen), ikan segar (0,23 persen), daging ayam ras (0,22 persen), beras (0,15 persen), bawang merah (0,09 persen), hingga telur ayam ras (0,06 persen).Sementara itu, deflasi tahunan pada Februari 2026 satu-satunya dialami oleh kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,09 persen yoy.Sedangkan, menurut komponen, inflasi tahunan pada Februari 2026 utamanya didorong oleh komponen harga yang diatur pemerintah dengan inflasi 12,66 persen yoy dan andil 2,26 persen.Komoditas yang memberikan andil inflasi dominan dalam komponen tersebut adalah tarif listrik, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret kretek tangan (SKT).Komponen bergejolak juga tercatat mengalami inflasi tahunan sebesar 4,64 persen yoy dengan andil inflasi 0,78 persen dan komoditas penyumbang inflasi antara lain daging ayam ras, beras, bawang merah, dan telur ayam ras.Inflasi tahunan pun terjadi pada komponen inti sebesar 2,63 persen yoy dengan andil inflasi 1,72 persen turut berperan penting. dapat dilihat pada “Penyumbang utama inflasi Februari 2026 secara year-on-year adalah kelompok perumahan, air, listrik,. Tak hanya itu, bahan bakar rumah tangga dengan andil inflasi 2,26 persen,” ucap Ateng di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026,..

“Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap komponen inti yaitu emas perhiasan, biaya akademis atau perguruan tinggi, mobil, sewa rumah, sekaligus juga nasi dengan lauk,” kata Ateng…

Pilihan Editor: Inflasi Naik di Tengah Daya Beli Masyarakat yang Lesu.

DEPUTI Bi, ditambah lagi dengan g Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menyampaikan tarif listrik, yang mengalami inflasi sebesar 86,96 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Februari 2026, memberikan andil inflasi tertinggi, yakni 2,17 persen.Komoditas tarif listrik termasuk dalam kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga..

Kelompok tersebut mengalami inflasi tahunan sebesar 16,19 persen yoy pada bulan lalu, jauh melebihi tingkat inflasi tahunan secara umum yang tercatat sebesar 4,76 persen yoy..

Perkembangan terkait BPS: Tarif Listrik Sumbang Inflasi Tahunan Terbesar Februari akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By