0 0
Read Time:2 Minute, 40 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Makin Tenggelam, Pasokan Melimpah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Singareni Collieries Company Limited memproduksi 5,17 juta ton sekaligus tambang captive dan lainnya menyumbang 24,05 juta ton, naik tipis 0,96% secara tahunan…

Produsen utama yakni Coal India Limited memproduksi 84,46 juta ton, setara 90,34% dari target bulanannya.

Untuk keseluruhan tahun fiskal 2025-26, total produksi batu bara mencapai 1,04 miliar ton, turun tipis 0,64% dibanding tahun fiskal 2024-25 yang sebesar 1,047 miliar ton.

Pelemahan ini memperpanjang derita pasir hitam dengan ambruk 5,7% dalam dua hari terakhir..

Pelaku pasar tengah memantau apakah suhu yang mulai naik di China Selatan akan meningkatkan penggunaan AC. Selain itu, mendorong permintaan listrik, yang bisa mengangkat harga batu bara dalam beberapa pekan ke depan…

Oleh sebab itu, Harga batu bara termal di pelabuhan utama China tidak banyak berubah.. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah pasar se sekaligus g seimbang antara pasokan ketat dan permintaan lemah…

Target tersebut setara 113,07% dari target bulanan sebesar 100,53 juta ton.

// .

Oleh sebab itu, sentimen pasar tetap lesu. sehingga Penurunan ini dipicu lemahnya minat beli serta berlanjutnya preferensi terhadap batu bara domestik.. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah ketersediaan lebih baik. Selain itu, harga yang lebih kompetitif,..

Namun, angka ini menunjukkan penurunan tipis 4,09% dibanding produksi Maret 2025..

Oleh sebab itu, utilitas, ditambah lagi dengan pembeli industri tidak agresif membeli batu bara tambahan. menjadi konsekuensi dari Konsumsi listrik musiman masih rendah..

Penyebab utamanya adalah permintaan masih lemah,. Akibatnya, kenaikan harga tertahan., sehingga Harga batu bara termal di pelabuhan China cenderung sideways terjadi…

Harga minyak jatuh 0,5% kemarin sehingga berdampak pada berdampak langsung ke batu bara yang merupakan komoditas substitusi…

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara masih tenggelam.Β Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Rabu (15/4/2026) ditutup di US$ 124,95 per ton.

Harga batu bara ambruk mengikuti jatuhnya harga minyak, melemahnya permintaan,. Selain itu, menumpuknya pasokan…

Dari India dilaporkan, harga batu bara turun secara mingguan..

Harga batu bara impor. Di samping itu, biaya pengiriman laut masih tinggi, membuat batu bara domestik China relatif lebih menarik juga perlu diperhatikan..

Data sementara Ministry of Coal untuk Maret 2026 menunjukkan total produksi pada Maret mencapai 113,67 juta ton.

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Makin Tenggelam, Pasokan Melimpah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By