0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Jawa Timur Produsen Jagung Pipilan Kering Terbesar di RI yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pilihan Editor: Mungkinkah Indonesia Mengekspor Beras. Di samping itu, Jagung juga perlu diperhatikan..

Pada 2025, produksi beras di daerah itu mencapai 546.923,81 ton, naik 7 persen dari tahun sebelumnya, dengan surplus 383.258,03 ton.”Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus, saya bangga atas kerja keras seluruh pihak, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga jajaran kepolisian, ditambah lagi dengan TNI, semoga panen ini membawa berkah dan semangat baru untuk terus meningkatkan produksi,” ujarnya.Panen raya jagung di Green Farm Banyuwangi, merupakan hasil penanaman jagung seluas 50 hektare pada November 2025, dan rata-rata produksi jagung gelondongan mencapai 8-10 ton per hektare…

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Jawa Timur menjadi kontributor jagung tertinggi di Indonesia. Tak hanya itu, capaian itu terwujud berkat kolaborasi berbagai pihak hingga ke daerah termasuk Gerakan Pramuka yang turut memperkuat program ketahanan pangan nasional.”Jawa Timur sudah melewati ketahanan pangan, dan saat ini menuju kedaulatan pangan turut berperan penting..

Ini berkat kolaborasi semua pihak,” katanya saat panen raya jagung kuartal IV di areal Green Farm Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, 28 Februari 2026.Khofifah mengungkapkan produksi jagung pipilan kering Jawa Timur pada 2025 tercatat 4,8 juta ton,, ditambah lagi dengan angka tersebut hampir dua kali lipat dibanding Jawa Tengah yang berada di posisi kedua dengan 2,8 juta ton, disusul Sumatera Utara 1,3 juta ton.Menurutnya, kontribusi Jawa Timur terhadap produksi jagung nasional juga mendekati 30 persen, yang artinya hampir, misalnya ga kebutuhan jagung pipilan kering Indonesia dipasok dari petani Jawa Timur.”Saya mengapresiasi dukungan semua pihak mulai Kapolda Jatim, Bupati Banyuwangi, hingga Gerakan Pramuka se-Jatim yang turut menggerakkan penguatan ketahanan pangan di daerah,” kata Khofifah.Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspentur Jenderal Nanang Avianto yang juga hadir dalam kegiatan panen raya jagung di Banyuwangi menyampaikan peningkatan produksi jagung harus diiringi perbaikan kualitas…

“Ke depan, dukungan pemasaran akan kami perkuat agar berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” katanya.Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestian. Tak hanya itu, i mengatakan daerahnya selalu mencatat surplus jagung turut berperan penting..

Pada 2025 produksi jagung mencapai 250.596,81 ton atau naik 19 persen dibanding 2024 yang sebesar 209.078 ton, sementara kebutuhan daerah 69.842,31 ton, Banyuwangi mencatat surplus jagung 180.754,50 ton pada 2025.Selain jagung, kata Ipuk, produksi beras Banyuwangi selalu surplus.

Perkembangan terkait Jawa Timur Produsen Jagung Pipilan Kering Terbesar di RI akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By