Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Kembali Mengamuk, Tiba-Tiba Sudah Dekati US$5.300 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Amerika Serikat mulai memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10% pada Selasa lalu.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan PPI final demand pada Januari naik 0,5% secara bulanan.
Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 0,3%, ditambah lagi dengan juga melampaui kenaikan Desember yang telah direvisi naik menjadi 0,4%..
Karena itu, data PPI yang lebih tinggi dari perkiraan membuat pasar semakin waspada bahwa tekanan inflasi belum benar-benar hilang.
Di sisi lain, emas juga mendapat dukungan dari meningkatnya ketidakpastian global.
Kondisi itu membuat pelaku pasar dihadapkan pada dua sentimen besar, yakni kekhawatiran suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama. Di samping itu, dorongan membeli emas sebagai aset lindung nilai. juga perlu diperhatikan..
Oleh sebab itu, Kenaikan PPI terutama didorong oleh sektor jasa yang melonjak 0,8%, antara lain. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah margin jasa perdagangan naik 2,5%..
Situasi ini membuat minat terhadap aset safe haven tetap terjaga menjelang akhir pekan.
Kenaikan ini terjadi setelah data inflasi produsen Amerika Serikat dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar.
Namun, pejabat Gedung Putih menyebut pemerintahan Presiden Donald Trump tengah mengupayakan kenaikan tarif tersebut menjadi 15%.
Emas memang dikenal luas sebagai aset lindung nilai saat pasar diliputi ketidakpastian.
Dalam pidato kenegaraannya, Trump juga menyebut hampir semua negara sekaligus korporasi ingin mempertahankan kesepakatan tarif dan investasi yang sudah ada dengan Washington…
Level tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir atau sejak 30 Januari 2026.
Rencana ini menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi tekanan baru pada perdagangan global, ditambah lagi dengan inflasi…
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia di pasar spot ditutup melonjak tajamย pada perdagangan terakhir pekan ini..
Sejumlah ekonom bahkan memperkirakan inflasi inti PCE Januari bisa mencapai 0,5%, meski data resminya baru akan dirilis pada 13 Maret mendatang..
Secara mingguan, harga emas global bahkan menguat 3,41%..
Meski begitu, secara tahunan inflasi produsen melambat menjadi 2,9%..
Data inflasi produsen Amerika Serikat atau Producer Price Index (PPI) yang menjadi salah satu acuan penting bagi pasar untuk membaca arah inflasi. Tak hanya itu, memperkirakan langkah bank sentral AS (Theย Federal Reserve/The Fed), ke depan. turut berperan penting..
Selain cenderung diuntungkan saat suku bunga rendah, emas juga kerap diburu investor sebagai pelindung nilai ketika tekanan inflasi masih tinggi..
Sebagian komponen dalam data PPI juga digunakan dalam perhitungan inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE), yang menjadi indikator inflasi favorit The Fed.
Melansir data Refinitiv, harga emas global ditutup di level US$5.277,29 atau menguat 1,74% pada perdagangan Jumat (27/2/2026).
Perkembangan terkait Harga Emas Kembali Mengamuk, Tiba-Tiba Sudah Dekati US$5.300 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Payout Ratio 100%: Tak Ditahan, Semua Dibagi! Ini Bocoran Dividen UNVR | Equityworld Futures
- Purbaya soal Peserta PBI BPJS Cuci Darah Dinonaktifkan: Kita Konyol