0 0
Read Time:5 Minute, 25 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Darah di Pasar Kripto: Duit Rp 204 Triliun “Hangus” yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Ketika likuiditas menjadi lebih ketat, investor cenderung menjadi lebih selektif. Tak hanya itu, berhati-hati dalam menempatkan dana mereka turut berperan penting..

Co-founder Ethereum, Charles Hoskinson, menyebutkan bahwa integrasi kripto ke sistem arus utama membuat aset ini menjadi “bagian dari sistem” itu sendiri, yang bagi sebagian komunitas awal kripto dianggap mengurangi nilai uniknya..

Selain faktor teknis. Selain itu, aliran dana, terdapat perubahan sentimen terkait daya tarik aset kripto..

Saat itu, indeks NASDAQ 100 juga mengalami koreksi signifikan..

Sebaliknya, pada awal 2026 ini terjadi divergensi atau perbedaan arah pergerakan.

Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait.

// .

Salah satu pemicu utama koreksi harga adalah tingginya posisi leverage (transaksi dengan. Di samping itu, a pinjaman) juga perlu diperhatikan..

Kebijakannya berpengaruh terhadap volume bensin yang bisa diberikan untuk memompa kenaikan harga Bitcoin dalam pencarian harga tertinggi terbarunya pada Bitcoin cycle yang akan datang..

Dalam spektrum investasi, aset kripto sering ditempatkan sebagai kelas aset yang paling agresif (most aggressive asset class).

Sehingga arah kebijakan Kevin Warsh ini menjadi peran sangat penting pada pergerakan cycle Bitcoin selanjutnya yang akan dimulai pada Q4 2026 atau awal tahun 2027 mendatang..

Data pasar mencatat bahwa pada akhir September lalu, total pinjaman yang menggunakan jaminan aset kripto mencapai angka US$ 74 miliar.

Berdasarkan data perdagangan hingga 12 Februari 2026, harga Bitcoin tercatat turun dari level tertingginya di kisaran US$ 124.000 pada awal Oktober tahun lalu, menjadi sekitar US$ 67.000 saat ini.

Berbeda dengan saham yang memiliki dasar arus kas perusahaan atau obligasi yang memberikan kupon bunga, pergerakan kripto sangat bergantung pada ketersediaan likuiditas berlebih..

Dalam 80 hari perdagangan terakhir, data menunjukkan a, ditambah lagi dengan ya arus keluar dana dari IBIT sebesar US$ 3,5 miliar..

Sebagai contoh, saham teknologi, se sekaligus g mencatatkan kinerja positif.,. Akibatnya, Penurunan ini menjadi perhatian pelaku pasar terjadi… sering terjadi ketika Penyebab utamanya adalah terjadi justru saat instrumen investasi lain,..

Contohnya, ini, pergantian Jerome Powell pada bulan Mei 2026 mendatang menimbulkan proyeksi arah kebijakan The Fed yang beragam dapat dilihat pada Dengan keadaan..

Hal ini mengindikasikan bahwa investor institusi yang masuk melalui jalur ETF mulai mengurangi posisi mereka, yang pada akhirnya menambah tekanan jual di pasar spot..

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pan. Di samping itu, gan CNBC Indonesia Research juga perlu diperhatikan..

// .

Masuknya aset ini ke dalam sistem keuangan formal dinilai oleh sebagian pihak justru mengurangi sisi eksklusivitasnya..

Pelaku pasar lebih memilih mengamankan aset ke instrumen yang memiliki fundamental lebih jelas,. Akibatnya, membuat aliran sekaligus a ke pasar kripto menjadi tersendat….

Di sisi lain, situasi pasar saat ini memiliki karakteristik yang berbeda. justru terjadi walaupun Secara persentase, penurunan Bitcoin sekitar 45% ini memang belum sedalam koreksi pada akhir 2021 yang mencapai 77%,..

Kebijakan Quantitative Tightening (QT) yang dijalankan oleh bank sentral, khususnya The Fed, selama beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan dampak nyata pada ketersediaan uang tunai di pasar..

Tercatat sejak 10 Oktober, terjadi likuidasi pada posisi leveraged senilai kurang lebih US$ 19 miliar atau sekitar Rp 319,39 triliun..

Instrumen Exchange-Traded Funds (ETF) Bitcoin, yang sempat menjadi pendorong kenaikan harga pada tahun 2024, kini justru mencatatkan arus, ditambah lagi dengan a keluar (outflow)..

Indeks NASDAQ 100 saat ini justru berada di dekat level tertingginya, hanya selisih tipis di bawah 4% dari rekor puncak.

Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca,. Akibatnya, kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut…

Penurunan harga aset kripto terbesar ini turut berdampak pada total kapitalisasi pasar kripto secara global, yang berkurang lebih dari US$ 2 triliun..

Akibatnya, ketika keran likuiditas diputar semakin kecil, aset dengan profil risiko paling tinggi inilah yang pertama kali terkena dampak penyesuaian portofolio investor.

Selain faktor internal pasar, kondisi makroekonomi global juga memberikan pengaruh besar.

Dari sisi adopsi institusi keuangan konvensional, survei Bank of America pada bulan September memperlihatkan bahwa alokasi aset digital dalam portofolio manajer investasi global masih sangat kecil, yakni di angka 0,4%..

Kombinasi dari faktor leverage, arus keluar. Tak hanya itu, a ETF, dan minimnya katalis positif baru membuat pasar kripto masih berada dalam fase konsolidasi dan koreksi, meskipun kondisi ekonomi makro global relatif stabil. turut berperan penting..

Contohnya, Bitcoin terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah kurangnya likuiditas yang berada di pasar.,. dapat dilihat pada Oleh sebab itu, Hal ini masih berpotensi menjadi risiko tambahan pada aset beresiko tinggi..

Tingginya posisi utang ini memicu likuidasi ketika harga aset mulai turun.

Produk iShares Bitcoin Trust (IBIT), yang sebelumnya mengalami pertumbuhan aset kelolaan yang sangat cepat hingga menembus US$ 100 miliar, kini menghadapi situasi berbeda..

Sementara itu, bank sentral di berbagai negara tampaknya masih lebih memilih emas fisik sebagai instrumen lindung nilai (hedging) terhadap inflasi. Selain itu, ketidakpastian geopolitik, dibandingkan beralih ke aset digital..

Hingga saat ini, belum ada tren pembelian aset kripto dalam jumlah besar yang dilakukan oleh bank sentral sebagai bagian dari ca, ditambah lagi dengan gan devisa mereka…

Contohnya, Strategy Inc, yang harga sahamnya terkoreksi hampir 70% sejak bulan Juli. dapat dilihat pada Dampak dari penurunan ini juga terlihat pada kinerja saham perusahaan yang memiliki eksposur besar ke Bitcoin,..

Pada tahun 2022, penurunan harga kripto terjadi beriringan dengan jatuhnya pasar saham, khususnya sektor teknologi.

Poin utama yang membedakan kondisi saat ini dengan siklus penurunan sebelumnya adalah korelasi aset.

Hal ini menunjukkan bahwa aset kripto se. Selain itu, g bergerak turun secara independen dan tidak mengikuti tren pemulihan yang terjadi di pasar ekuitas Amerika Serikat…

Secara sederhana, kebijakan ini mengurangi jumlah likuiditas atau uang beredar di dalam “mesin ekonomi”.

Tekanan jual ini terjadi secara bertahap sekaligus terus-menerus..

Pada saat ini di era Chairman baru The Fed Kevin Warsh, The Fed berpotensi menunda quantitative easing.

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar aset kripto kembali mengalami tekanan jual yang cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir.

Angka ini naik dua kali lipat dibandingkan periode setahun sebelumnya..

Fokus pasar kini beralih mencari aset-aset yang lebih aman atau less aggressive..

Perkembangan terkait Darah di Pasar Kripto: Duit Rp 204 Triliun “Hangus” akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By