0 0
Read Time:3 Minute, 13 Second

Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Daftar Saham Ditendang MSCI per Januari 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Beberapa saham ditinjau, bahkan dihapus dari indeks..

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kapitalisasi pasar US$ 15,48 miliar3.

Dengan 63 konstituen, indeks ini mencakup sekitar 28 persen dari kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float di Indonesia,” tulis keterangan resmi MSCI yang dirilis Jumat (30/1)..

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan nilai US$4,08 miliar9.

Nama baru tersebut adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BUMI) yang memiliki kapitalisasi pasar US$3,65 miliar..

Ketiga pembekuan perpindahan naik antar-indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard..

Ketetapan ini juga sekaligus memberi waktu bagi otoritas pasar untuk menghadirkan perbaikan transparansi..

Kedua, pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI).

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai pasar US$24,46 miliar2.

Berdasarkan laporan MSCI per 30 Januari 2026, kapitalisasi atau nilai pasar INDF tercatat US$1,78 miliar..

“Ketetapan berlaku sejak penutupan perdagangan 27 Februari 2026. Selain itu, efektif mulai 2 Maret 2026,” menurut keterangan MSCI..

Kedua saham tersebut, sebelumnya masuk dalam daftar Small Cap Indexes.

Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali melakukan peninjauan untuk indeks atau rebalancing pada saham-saham Indonesia.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan nilai US$3,99 miliar10.

Saham tersebut adalah PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO). Selain itu, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)..

Pertama, pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF). Selain itu, Number of Shares (NOS)..

Sebelumnya, MSCI menetapkan sejumlah perubahan indeks review bagi saham Indonesia pada Februari.

Untuk kategori tersebut, MSCI menetapkan saham-saham dengan kapitalisasi pasar minimal US$141,5 juta.

Melansir laman MSCI, status saham INDF diturunkan dari kategori Global Standard Indexes menjadi Small Cap Indexes (SMID).

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BUMI) dengan nilai US$3,65 miliar.

Saham BUMI menggeser posisi PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang mana per 31 Desember 2025 tercatat memiliki kapitalisasi pasar US$4,6 miliar..

Daftar 10 Saham Indonesia Teratas dalam Indeks MSCI per Januari 2026:.

Berbalik nasib dengan saham INDF, CLEO. Selain itu, ACES, MSCI memasukkan nama baru dalam daftar 10 saham Indonesia unggulan per 30 Januari 2026..

Selain memangkas status INDF, lembaga pemeringkat saham asal Amerika Serikat (AS) tersebut juga mendepak dua saham Indonesia dari daftar indeksnya.

Dalam pengumumannya, MSCI menyebut ketetapan ini dilakukan untuk mengurangi index turnover. Selain itu, risiko kelayakan investasi (investability).

Jika tidak ada perbaikan hingga Mei 2026, MSCI akan mengevaluasi kembali status akses pasar Indonesia.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai pasar US$10,72 miliar4.

PT Telekom Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai US$10,62 miliar5.

Sedangkan kategori kapitalisasi besar, minimal bernilai US$3,9 miliar..

“Indeks MSCI Indonesia SMID Cap mencakup representasi perusahaan berkapitalisasi menengah. Selain itu, kecil di pasar ekuitas Indonesia.

PT Astra International Tbk (ASII) kapitalisasi pasar US$7,66 miliar6.PT Amman Mineral INTL Tbk (AMMN) dengan kapitalisasi US$6,57 miliar7.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai pasar US$5,91 miliar8.

Langkah ini dilakukan dengan memperhatikan penurunan bobot dalam Indeks Pasar Emerging MSCI untuk semua sekuritas Indonesia. Selain itu, potensi reklasifikasi Indonesia dari status Emerging Market ke Frontier Market..

Perkembangan terkait Daftar Saham Ditendang MSCI per Januari 2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By