Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Purbaya Respons Moody’s Ubah Outlook Peringkat Kredit RI Jadi Negatif yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Ini saya pikir hanya yang agak pendek saja ya,” ucapnya..
Menurutnya, fundamental ekonomi nasional justru menunjukkan arah perbaikan yang semakin jelas..
Dua-duanya kita penuhin, jadi harusnya nggak ada masalah.
Namun, ia menegaskan tidak ada alasan fundamental untuk khawatir terhadap kondisi fiskal Indonesia..
Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi diyakini akan terus menguat sehingga Ia menegaskan keraguan lembaga pemeringkat terhadap sejumlah program pemerintah tidak akan berdampak besar,.
Pelan-pelan nanti keraguannya akan hilang lagi,” katanya..
Nggak ada alasan ketakutan kita nggak bisa bayar atau kita nggak mau bayar utang,” jelasnya..
Dalam hal ini, ia memastikan Indonesia memenuhi kedua aspek tersebut..
Menanggapi potensi dampak terhadap arus modal asing, Purbaya mengakui sebagian investor bisa saja bersikap lebih berhati-hati.
Jadi saya akan fokus memperbaiki fundamental ekonomi saja,” pungkas Purbaya..
Purbaya menekankan, penilaian lembaga pemeringkat pada dasarnya bertujuan melihat kemampuan. Selain itu, kemauan suatu negara dalam membayar utang.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai perubahan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s menjadi negatif tidak perlu disikapi berlebihan..
Ia juga menilai peluang penurunan peringkat kredit Indonesia masih kecil, mengingat defisit fiskal tetap terkendali. Selain itu, kondisi ekonomi relatif lebih baik dibandingkan banyak negara lain..
Ia meyakini Moody’s pada akhirnya akan menilai kondisi dalam negeri secara lebih objektif seiring membaiknya indikator ekonomi..
“Kan lembaga pemeringkat itu sebetulnya menilai untuk melihat apakah kita mampu bayar utang atau mau bayar utang.
Seiring waktu, menurut Purbaya, kekhawatiran tersebut akan memudar..
Nanti saya pikir pelan-pelan Moody’s kan melihat apa yang terjadi di sini dengan lebih fair,” ujar Purbaya ditemui di kantornya, Jumat (6/2)..
Alasannya nggak terlalu kuat untuk mendowngrade.
Purbaya mengatakan perekonomian Indonesia telah berbalik arah. Selain itu, ke depan diperkirakan tumbuh lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya.
ketika ekonomi kita membaik, defisit juga masih terkendali kan, dibanding negara-negara lain kita masih bagus.
Justru kita harusnya pelan-pelan akan ada prospek upgrade, mungkin setelah akhir tahun ketika ekonomi kita tumbuh 6 persen atau lebih.
“Ya biar saja seperti itu, yang jelas kan ekonomi kita sudah berbalik arah, lebih cepat daripada sebelumnya.
Ke depan akan membaik juga, lebih bagus lagi saya pikir, pertumbuhan akan lebih cepat.
“Walaupun ada program seperti yang mereka ragukan, tapi ekonomi akan tumbuh lebih cepat.
“Kalau orang yang penakut ya akan takut, tapi begini, selama mereka melihat fondasi ekonomi kita membaik, apalagi triwulan ke IV kemarin bagus kan, naik ke atas kan, walaupun di bawah target saya lagi sih, jelas kan ekonomi kita sudah berbalik arah.
Perkembangan terkait Purbaya Respons Moody’s Ubah Outlook Peringkat Kredit RI Jadi Negatif akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Emas Stabil, Trump Rilis Tarif Baru, Fokus ke Data Minyak & Risalah FOMC
- Equity World Trillium Surabaya – Pasar Waspada, Tarif Trump & Data Inflasi AS Dorong Pergerakan Emas