Equity World Trillium Surabaya – AS Luncurkan Penyelidikan Perdagangan Baru terhadap Tiongkok, Potensi Tarif Baru Mengancam Jelang Pertemuan Trump–XiEquity World Trillium Surabaya – AS Luncurkan Penyelidikan Perdagangan Baru terhadap Tiongkok, Potensi Tarif Baru Mengancam Jelang Pertemuan Trump–Xi
0 0
Read Time:2 Minute, 59 Second

Equity World Trillium Surabaya – Berikut versi terjemahan dan penulisan ulang dalam bahasa Indonesia yang sudah dioptimalkan untuk SEO, dengan fokus pada kata kunci seperti “perang dagang AS–Tiongkok”, “penyelidikan perdagangan”, “tarif impor”, dan “Trump–Xi Jinping”. Struktur juga disusun agar cocok untuk artikel berita ekonomi digital (misalnya untuk situs berita, blog ekonomi, atau laporan harian pasar).


AS Luncurkan Penyelidikan Perdagangan Baru terhadap Tiongkok, Potensi Tarif Baru Mengancam Jelang Pertemuan Trump–Xi

Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali memanaskan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, dengan meluncurkan penyelidikan baru yang dapat membuka jalan bagi penerapan tarif tambahan terhadap barang-barang asal Tiongkok. Langkah ini dilakukan hanya beberapa hari sebelum pertemuan penting antara kedua pemimpin negara tersebut di Korea Selatan minggu depan.


Penyelidikan Fokus pada Kesepakatan Dagang “Phase One” Tahun 2020

Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer pada Jumat (25/10) mengumumkan dimulainya penyelidikan terhadap apakah Tiongkok telah mematuhi kesepakatan dagang terbatas “Phase One” yang disepakati pada masa jabatan pertama Trump pada tahun 2020.

Dalam pernyataannya, USTR menjelaskan bahwa penyelidikan ini akan menilai sejauh mana Tiongkok melaksanakan komitmennya dalam perjanjian tersebut, serta dampak terhadap perdagangan AS akibat ketidakpatuhan tersebut. Hasil investigasi akan menentukan langkah lanjutan atau sanksi yang mungkin diberlakukan oleh pemerintahan Trump.


Dasar Hukum Penyelidikan dan Potensi Tarif Baru

Penyelidikan ini dilakukan berdasarkan Section 301 dari Undang-Undang Perdagangan AS tahun 1974, yang memberi kewenangan kepada pemerintah untuk menyesuaikan impor dari negara yang dianggap menerapkan praktik dagang yang merugikan AS.

Proses investigasi seperti ini biasanya memakan waktu beberapa bulan, namun menjadi dasar hukum bagi presiden untuk secara sepihak memberlakukan tarif baru jika ditemukan pelanggaran.


Latar Belakang: Janji Pembelian Produk Pertanian AS yang Belum Terpenuhi

Kesepakatan dagang Phase One pada masa jabatan pertama Trump menekankan komitmen Beijing untuk meningkatkan pembelian produk pertanian AS, seperti kedelai dan jagung. Namun, hal ini kembali menjadi sumber ketegangan pada tahun 2024.

Menurut studi yang ditugaskan oleh National Corn Growers Association dan American Soybean Association, Tiongkok gagal memenuhi kewajiban pembelian senilai $80 miliar untuk periode 2020–2021, dan hanya membeli sekitar $59,2 miliar.
Keterlambatan tersebut sebagian besar disebabkan oleh gangguan logistik akibat pandemi Covid-19.


Tanggapan dari Beijing: “Tiongkok Sudah Mematuhi”

Liu Pengyu, juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Washington, menegaskan melalui platform X (Twitter) bahwa Tiongkok “telah dengan saksama menghormati Perjanjian Ekonomi dan Perdagangan Phase One”, sementara AS justru “gagal memenuhi kewajibannya sendiri.”
Ia merujuk pada white paper yang diterbitkan pemerintah Tiongkok pada April lalu untuk mendukung klaim tersebut.


Prediksi dan Strategi Trading Emas Hari Ini

💰 Estimasi Range Harga Emas: 4068 – 4136

Saran Posisi:

  • Buy 5 lot di 4100

  • Buy 4 lot di 4096

  • Buy 3 lot di 4092

  • Buy 2 lot di 4088

  • Sell 2 lot di 4116

  • Sell 3 lot di 4112

  • Sell 4 lot di 4108

  • Sell 5 lot di 4104


🔸 Disclaimer:

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

berita terkait

Demo Equityworld

Equityworld Futures

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo ewf

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %