Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Terbang, Rekor Tertinggi Dua Minggu yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Hasil tersebut berpotensi semakin mengonfirmasi ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed pada Desember..
Pada Jumat (6/11/2026) pukul 06.38 WIB, harga perak melemah 0,25% ke US$ 51,75 per troy ons..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis (5/11/2026) ditutup di posisi US$ 4087,34 per troy ons.
// .
Kenaikan ini ditopang pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) sekaligus imbal hasil US Treasury setelah penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi..
Sementara itu, bank sentral Polandia telah mencapai target ca, ditambah lagi dengan gan emas sebesar 700 ton metrik yang sebelumnya ditetapkan..
Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengatakan ekspektasi kenaikan suku bunga belum sepenuhnya hilang.
Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun juga berada di sekitar level terendah dalam hampir dua bulan..
Kenaikan emas ditopang melemahnya indeks dolar AS (DXY) ke level terendah sejak 30 September.
// .
Namun, pelemahan harga energi memunculkan harapan bahwa tekanan inflasi akan mereda sehingga berdampak pada kebutuhan The Fed untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut berpotensi berkurang…
“Belum berarti ekspektasi kenaikan suku bunga benar-benar menghilang.
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Kamis (5/11/2026) ditutup di posisi US$ 51,75 per troy ons.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia menguat ke level tertinggi dalam lebih dari dua pekan pada perdagangan Kamis (5/11/2026)..
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan kenaikan 4,9% pada Rabu..
Dengan melemahnya harga energi, ada harapan kekhawatiran inflasi akan mereda sekaligus kebutuhan untuk menaikkan suku bunga ke depan menjadi lebih kecil,” ujar Meger, dikutip dari Refinitiv…
Harga penutupan kemarin adalah yang tertinggi sejak 21 Oktober 2026 atau dua pekan lebih..
Sementara itu, pedagang logam independen Tai Wong menilai harga emas rentan terkoreksi jika data tenaga kerja AS lebih kuat dari perkiraan.
Pada Jumat (6/11/2026) pukul 06.38 WIB, harga emas menguat 0,004% ke US$ 4087,49 per troy ons..
Investor juga menanti data tenaga kerja AS untuk mencari petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed)..
Kenaikan ini memperpanjang reli emas dengan menguat 4,05% dalam dua hari beruntun..
“Data ketenagakerjaan belakangan ini sangat fluktuatif.
Meski demikian, bank sentral tersebut masih membuka peluang untuk menambah kepemilikan emasnya..
Harga emas bisa rentan jika hasilnya lebih kuat dari perkiraan, yang kemungkinan akan mengonfirmasi ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember yang sudah cukup tinggi,” kata Wong..
Perkembangan terkait Harga Emas Terbang, Rekor Tertinggi Dua Minggu akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Rp 2,6 Juta, Terendah 5 Bulan
- Equityworld Trillium Surabaya βΒ Peluang 72,5 Persen Pemotongan 25 basis poin The Fed