0 0
Read Time:3 Minute, 2 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ramalan Terbaru Harga Emas: Tak Bakal Ambruk, Tapi Juga Sulit Terbang yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Dari Asia, impor bersih emas China melalui Hong Kong pada September meningkat lebih dari 28% dibandingkan Agustus, mencapai level tertinggi dalam lima bulan.

Harga emas relatif stagnan setelah pernyataan kebijakan dirilis.

// .

Kenaikan ini memperpanjang tren positifnya dengan menguat tiga hari beruntun..

Angka tersebut berubah dari 88% sebelum pengumuman kebijakan..

Kenaikan tersebut didorong pengisian kembali persediaan menjelang libur Golden Week serta permintaan investor..

Logam mulia tersebut sempat berbalik menguat saat Ketua The Fed Kevin Warsh berbicara, sebelum kembali terkoreksi..

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (28/10/2026) ditutup di posisi US$ 4067,04.

The Fed menaikkan penilaiannya terhadap kondisi ekonomi AS, sekaligus mengakui bahwa inflasi masih berada pada level tinggi.

Tekanan terhadap emas juga datang dari kenaikan harga minyak.

Bank sentral memilih menunda perubahan biaya pinjaman hingga setelah pemilihan paruh waktu AS pekan depan, sembari menunggu data tambahan mengenai arah inflasi..

Pada Kamis (29/10/2026) pukul 06.51 WIB, harga emas turun 0,35% ke US$ 4052,99 per troy ons.

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (28/10/2026) ditutup di posisi US$ 53,98.

Suku bunga yang lebih tinggi akan terus menekan emas,” ujar Tai Wong, pedagang logam independent, dikutip dari Refinitiv..

// .

Kontrak berjangka Brent naik lebih dari 1% setelah serangan terhadap kilang minyak di Arab Saudi kembali memicu kekhawatiran mengenai risiko gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah..

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 4,11 basis poin menjadi 5,034%..

Sementara itu, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mencapai 86%, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Dalam konferensi pers setelah pengumuman kebijakan, Warsh menegaskan bahwa bank sentral telah menunjukkan kesiapan untuk mengambil tindakan..

Investor kini menantikan rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Kamis untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed..

The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75%-4,00%.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas menguat tipis setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan..

Kenaikan harga minyak berpotensi memperburuk tekanan inflasi sekaligus mendorong bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi..

Kondisi ini mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga..

Pada Kamis (29/10/2026) pukul 06.51 WIB, harga perak melandai 0,23% ke US$ 53,85 52,99 per troy ons..

Walaupun Ia menilai aksi jual besar-besaran pada logam mulia kemungkinan tidak terjadi,, ruang penguatan harga emas berpotensi terbatas. masih menjadi prioritas..

Hal ini disebabkan oleh pasar tampaknya belum puas dengan penjelasan Warsh mengenai keputusan mempertahankan suku bunga hari ini, akibatnya “Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor panjang meningkat..

Perkembangan terkait Ramalan Terbaru Harga Emas: Tak Bakal Ambruk, Tapi Juga Sulit Terbang akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By