Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Emas Dunia Babak Belur! Harga Jatuh ke Level Terendah 3 Bulan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Analis pasar American Gold Exchange, Jim Wyckoff, mengatakan meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi membuat ruang bagi bank-bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneternya semakin terbatas..
Dengan demikian, emas telah mencatatkan pelemahan selama dua hari perdagangan beruntun..
Merujuk data Refinitiv, harga emas dunia pada perdagangan Jumat (23/10/2026) ditutup melemah 0,71% ke posisi US$3.995,52 per troy ons.
Kondisi ini turut memperbesar ekspektasi bahwa The Fed masih perlu mempertahankan kebijakan moneter yang ketat..
“Kenaikan harga minyak dapat menyebabkan suku bunga riil tetap tinggi lebih lama,. Akibatnya, mengurangi daya tarik relatif untuk berinvestasi sekaligus menyimpan emas,” ujar Hussain, dikutip dari Reuters….
Pasalnya, emas tidak memberikan imbal hasil berupa bunga, sehingga berdampak pada daya tariknya bisa berkurang ketika instrumen lain menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi…
Pelemahan tersebut melanjutkan penurunan tajam pada perdagangan Kamis sebelumnya, ketika harga emas terperosok hingga 2,81%.
Adapun,secara mingguan kinerja emas juga tidak kalah buruk.
Harga minyak mentah Brent bahkan sempat menyentuh posisi tertingginya dalam lebih dari lima bulan pada perdagangan Jumat (23/10/2026)..
Jakarta, Equityworld Futures –ย Perjalanan harga emas dunia sepanjang pekan ini berakhir kurang menggembirakan.
Jika kondisi ini terus berlangsung, tekanan inflasi dapat bertahan lebih lama..
Artinya, meskipun pasar memperkirakan suku bunga akan ditahan dalam waktu dekat, kemungkinan a. Selain itu, ya pengetatan tambahan pada akhir tahun masih cukup besar…
Sementara itu, kondisi pasar tenaga kerja AS yang masih relatif kuat turut memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneternya..
Berdasarkan perangkat CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan probabilitas sebesar 92% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27-28 Oktober 2026..
Angka tersebut sekaligus menjadi yang terendah sejak akhir Juli 2026..
Kekhawatiran tersebut semakin diperkuat oleh perkembangan data ekonomi AS..
Kondisi tersebut semakin memperbesar kekhawatiran bahwa inflasi, khususnya di Amerika Serikat (AS), akan sulit turun dalam waktu dekat..
Namun, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan Desember justru mencapai 78%..
Posisi ini menjadi yang terendah sejak 20 Juli 2026, atau dalamย tiga bulan terakhir..
Data inflasi konsumen. Selain itu, produsen AS yang dirilis pada pekan sebelumnya tercatat lebih tinggi dari perkiraan pasar..
Penurunan tersebut juga menjadi yang terdalam sejak Juni 2026 atau dalam sekitar empat bulan terakhir..
“Meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi menunjukkan bahwa bank-bank sentral utama dunia tidak akan bisa melonggarkan kebijakan moneternya secepat yang mereka inginkan.
Tekanan terhadap harga emas dunia kali ini tidak terlepas dari perkembangan konflik di Timur Tengah yang kembali mendorong lonjakan harga minyak, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global..
Lonjakan harga minyak berpotensi membuat biaya energi, transportasi, hingga produksi barang semakin mahal.
Sepanjang perdagangan pekan ini, harga emas dunia anjlok 4,07%, sekaligus memperpanjang tren pelemahan mingguan menjadi dua pekan berturut-turut..
Di satu sisi, emas selama ini dikenal sebagai aset yang banyak diburu investor ketika ketidakpastian geopolitik meningkat.
Ekonom iklim. Di samping itu, komoditas Capital Economics, Hamad Hussain, juga menilai kenaikan harga minyak berpotensi membuat tingkat suku bunga riil bertahan tinggi lebih lama. juga perlu diperhatikan..
// ย .
Akibatnya, bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi, bahkan kembali menaikkannya untuk meredam kenaikan harga barang..
Alih-alih bangkit, harga emas justru kembali jatuh hingga menembus ke bawah level psikologis US$4.000 per troy ons..
Semua itu saat ini menjadi tekanan bagi pihak yang mengharapkan kenaikan harga emas. Selain itu, perak,” ujar Wyckoff, dikutip dari Reuters…
// .
Berdasarkan laporan Kitco, jumlah pengajuan awal tunjangan pengangguran AS untuk pekan yang berakhir pada 17 Oktober 2026 turun menjadi 194.000, lebih rendah dibandingkan perkiraan pasar sebesar 200.000..
Logam mulia tersebut juga sering digunakan untuk melindungi nilai kekayaan dari tekanan inflasi..
Kenaikan harga minyak terjadi setelah serangan kelompok Houthi di Arab Saudi memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi yang lebih luas dari kawasan Timur Tengah..
Kondisi inilah yang menjadi tantangan bagi emas.
Dengan pasar tenaga kerja yang belum menunjukkan pelemahan signifikan, The Fed dinilai memiliki ruang lebih besar untuk memprioritaskan pengendalian inflasi.ย .
Perkembangan terkait Emas Dunia Babak Belur! Harga Jatuh ke Level Terendah 3 Bulan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Obamacare Terancam Kolaps? Jutaan Warga AS Kehilangan Perlindungan
- Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Naik