0 0
Read Time:3 Minute, 9 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Krisis Listrik India Makin Parah, Harga Batu Bara Malah Adem Ayem yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Permintaan listrik harian pada jam beban puncak tahun ini tercatat sekitar 45 gigawatt (GW) hingga 50 GW lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu..

Data CEA menunjukkan produksi listrik berbasis batu bara meningkat 13,3% pada September dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, keterbatasan baterai untuk menyimpan energi bersih membuat negara Asia Selatan itu masih bergantung pada pembangkit listrik berbahan bakar batu bara ketika permintaan listrik melonjak..

Kondisi tersebut terjadi meskipun pembangkit listrik berbahan bakar batu bara meningkatkan produksinya untuk memenuhi permintaan yang kuat..

Harga batu bara tetap melemah meski India. Di samping itu, China dilaporkan kekurangan pasokan juga perlu diperhatikan..

Pada September, kesenjangan antara permintaan sekaligus pasokan listrik India meningkat menjadi 560 juta kilowatt-jam (kWh), tertinggi sejak Agustus 2023..

Kondisi ini sebagian dipicu oleh curah hujan monsun yang lebih rendah, sehingga berdampak pada menekan produksi listrik tenaga air. Di samping itu, meningkatkan ketergantungan pada pembangkit listrik termal. juga perlu diperhatikan…

Reuters melaporkan separuh dari 191 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di India beroperasi dengan persediaan bahan bakar yang sangat rendah..

India terus meningkatkan kapasitas energi terbarukan.

Dari China dilaporkan, impor batu bara China naik secara bulanan.

Angka ini naik dari 60 unit pada pertengahan September, menurut data Central Electricity Authority (CEA)..

Kendati melemah, level saat ini masih ada di kisaran tertinggi tiga tahun..

Sebaliknya, produksi listrik tenaga air turun 20%..

// .

Jumlah pembangkit listrik dengan stok batu bara kritis yakni persediaan bahan bakar yang hanya cukup untuk menghasilkan listrik kurang dari tiga hari meningkat menjadi 96 unit per 19 Oktober.

Kondisi ini terjadi akibat lonjakan permintaan listrik di tengah cuaca yang lebih panas dari biasanya, yang dikaitkan dengan fenomena El Niño, berdasarkan data pemerintah..

Impor batu bara China dari Indonesia mencapai 14,62 juta ton pada September, meskipun turun 32% dibandingkan tahun sebelumnya..

Penyesuaian persetujuan kuota produksi serta rendahnya permukaan air sungai di Kalimantan mengganggu ketersediaan. Tak hanya itu, pengiriman batu bara. turut berperan penting..

Data pemerintah juga menunjukkan total persediaan batu bara di pembangkit listrik India turun sekitar 5% sejak awal Oktober..

India adalah konsumen batu bara terbesar kedua di dunia setelah China..

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Rabu (20/10/20276) ditutup di posisi US$ 152,5 per ton.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara tetap melemah meski India mengalami krisis listrik.

Kekurangan pasokan tersebut terjadi meskipun Kementerian Batu Bara India pekan lalu menyatakan telah meningkatkan pasokan ke pembangkit listrik..

Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya dengan melemah dua hari beruntun.

Indonesia masih menjadi pemasok terbesar berdasarkan volume total.

Walaupun China mengimpor 43,37 juta ton batu bara pada September 2026, meningkat dari 42,09 juta ton pada Agustus,, turun sekitar 5,7% secara tahunan. masih menjadi prioritas..

Hampir 55% pembangkitan listrik negara tersebut berasal dari sumber nonfosil..

Perkembangan terkait Krisis Listrik India Makin Parah, Harga Batu Bara Malah Adem Ayem akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By