Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Perak Jatuh 6% Sepekan, Tersengat Inflasi AS-Sinyal Hawkish The Fed yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Walaupun Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menyuarakan optimisme tentang kekuatan ekonomi Amerika Serikat, tidak memberikan petunjuk apa pun tentang arah kebijakan suku bunga bank sentral. masih menjadi prioritas..
Ia juga memperkirakan inflasi inti berpotensi mencapai 3% pada tahun depan, seiring dampak kenaikan harga minyak..
Kedua angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan perkiraan ekonom sebesar 0,2%, ditambah lagi dengan 2,5%…
Mengutip data Refinitiv, harga perak spot pada sesi perdagangan Jumat (16/10/2026) tercatat US$57,0057 per onz atau melemah 0,7% dibandingkan hari sebelumnya.
Philip Blancato, Kepala Strategi Pasar Osaic, mengatakan kepada CNBC bahwa data tersebut membuat peluang perubahan kebijakan Federal Reserve (The Fed) pada Desember kembali terbuka lebar..
// .
Meskipun perak biasanya dianggap sebagai alternatif emas sebagai pelindung terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi cenderung mengurangi daya tarik logam yang tidak memberikan imbal hasil ini..
Para pelaku pasar sebagian besar memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tetap stabil bulan ini, sementara memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 90% pada bulan Desember, menurut FedWatch Tool dari CME..
Menurut AAA, harga bensin rata-rata mencapai US$4,33 per galon, dibandingkan sekitar US$3,08 per galon setahun sebelumnya..
Laporan inflasi tersebut dirilis ketika harga minyak masih tinggi sekaligus konsumen harus membayar lebih mahal untuk bensin..
Tidak termasuk harga pangan sekaligus energi, inflasi inti (core CPI) masing-masing naik 0,3% secara bulanan dan 2,6% secara tahunan..
Penyebab utamanya adalah para pelaku pasar mencermati prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut tahun ini, menyusul serangkaian data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan.,. Akibatnya, Jakarta, Equityworld Futures – Harga perak terperosok pekan ini terjadi…
Walaupun Angka bulanan sesuai dengan ekspektasi,, inflasi tahunan lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang disurvei Dow Jones, yakni 3,6%. masih menjadi prioritas..
Presiden Federal Reserve Bank of Chicago, Austin Goolsbee, mengatakan data tersebut mengecewakan, sementara Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, mengatakan The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga lebih agresif jika terjadi penurunan yang signifikan dalam ekspektasi inflasi masyarakat..
Indeks harga konsumen (CPI) Amerika Serikat (AS) naik 0,6% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada September, dengan kenaikan tahunan mencapai 3,7%.
Perkembangan terkait Perak Jatuh 6% Sepekan, Tersengat Inflasi AS-Sinyal Hawkish The Fed akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Turun Tipis per Februari
- Equityworld Futures Surabaya | Tinggalkan Trauma Perang Dunia II, Jerman Kini Agresif Bangun Militer