Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait IHSG Jatuh ke Level Terendah 6 Tahun: Ini Titik-Titik Kritisnya yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Berbeda dengan tekanan akibat pandemi pada 2020 maupun perang dagang pada 2025, pelemahan kali ini dibayangi kekhawatiran terhadap evaluasi MSCI yang berpotensi memengaruhi posisi Indonesia dalam indeks saham global serta aliran. Selain itu, a investor asing…
Tekanan besar kembali terjadi pada 8 April 2025 ketika IHSG menyentuh 5.882,61, di tengah gejolak pasar global akibat kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump..
IHSG bahkan sempat melemah lebih dari 8% hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt)..
Setelah berangsur pulih, pasar saham kembali menghadapi ketidakpastian pada 2022 akibat perang Rusia-Ukraina serta kenaikan suku bunga global untuk meredam inflasi..
Indeks saham utama Indonesia ini sempat turun lebih dari 10% hingga menyentuh level 5.193,22, posisi terendah dalam sekitar enam tahun terakhir atau sejak September 2020..
Berdasarkan data Refinitiv, level 5.193,22 yang dicapai pada perdagangan hari ini juga menjadi titik terendah IHSG sepanjang periode 2022 hingga Oktober 2026..
Jakarta, Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Jumat (16/10/2026)..
Berdasarkan data Refinitiv, level tersebut mendekati posisi IHSG pada 4 September 2020 yang sempat menyentuh 5.188,61.
Pada 24 Maret 2020, IHSG sempat menyentuh level 3.911,72, menjadi titik terendah pada tahun tersebut seiring kepanikan pasar akibat pandemi Covid-19..
// .
Berikut 10 titik terendah IHSG sepanjang periode tersebut, berdasarkan level terendah perdagangan harian (intraday low)..
Artinya, indeks saham Indonesia kini kembali berada di kisaran level yang pernah terlihat saat pandemi Covid-19 melanda..
Memasuki 2026, IHSG kembali mengalami pelemahan tajam hingga menyentuh level 5.317,91 pada 8 Juni, sebelum mencatatkan titik terendah baru di level 5.193,22 pada 16 Oktober..
Dalam enam tahun terakhir, IHSG beberapa kali mengalami tekanan akibat berbagai peristiwa besar, mulai dari pandemi, konflik geopolitik, perang dagang, hingga ketidakpastian kebijakan..
Tekanan kali ini terjadi di tengah kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Perkembangan terkait IHSG Jatuh ke Level Terendah 6 Tahun: Ini Titik-Titik Kritisnya akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari Ini Naik Semua | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | GoTo Bukukan Laba Bersih untuk Pertama Kalinya