0 0
Read Time:5 Minute, 4 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Batu Bara Bakal Jadi Rebutan Lagi, Pengusaha RI Tertawa Bahagia yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Artinya, impor gabungan China, Jepang,. Selain itu, Korea Selatan berpotensi meningkat sekitar 20 juta ton pada kuartal IV dibandingkan kuartal III 2026 apabila pola musiman sebelumnya kembali terjadi…

Sebagai perbandingan, harga LNG yang dikirim ke Asia berada di kisaran US$25 per MMBtu..

Kenaikan ini memutus tren buruk di mana harganya melemah dalam dua hari sebelumnya..

Namun, tren tersebut berpotensi berbalik pada akhir 2026 seiring harga batu bara yang semakin murah dibandingkan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG)..

// .

Harga batu bara termal Australia dari Newcastle tercatat sekitar US$143 per ton, setara US$5,40 per juta British thermal units (MMBtu), menurut data LSEG.

Kondisi tersebut memberikan insentif ekonomi bagi pembangkit listrik untuk memilih batu bara ketimbang LNG menjelang musim dingin..

Data ekspor Indonesia menunjukkan rata-rata pengiriman batu bara selama Oktober-Desember mencapai sekitar 137 juta ton per tahun pada periode 2023-2025..

Peningkatan permintaan Asia Timur berpotensi menguntungkan eksportir utama batu bara, terutama Indonesia. Di samping itu, Australia. juga perlu diperhatikan..

Sebaliknya, selama kuartal IV 2024. Selain itu, 2025, rata-rata impor batu bara termal ketiga negara tersebut mencapai 143 juta ton per kuartal seiring meningkatnya kebutuhan pemanas…

Jauh Lebih Murah dari LNG, Ekspor Siap Melejit di Akhir Tahun.

Pada akhirnya, tren perdagangan energi musim dingin ini menunjukkan bahwa harga masih menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan bahan bakar, bahkan ketika transisi menuju energi yang lebih bersih terus berlangsung..

Rata-rata pengiriman negara tersebut mencapai sekitar 55 juta ton selama Oktober-Desember pada periode 2023-2025..

Data Kpler menunjukkan total ekspor batu bara Indonesia. Selain itu, Australia pada kuartal IV selama periode 2023-2025 rata-rata mencapai 192,5 juta ton..

Lonjakan harga batu bara dipicu banyak faktor, mulai dari masih tingginya harga minyak, persoalan pasokan dari Indonesia hingga potensi naiknya permintaan jelang musim dingin..

Secara keseluruhan, harga batu bara naik 0,64% pada pekan lalu.

Namun, pada kuartal III 2026, pengiriman batu bara Indonesia tercatat sedikit di bawah 107 juta ton.

Australia juga biasanya mencatatkan volume ekspor tertinggi pada kuartal IV.

Dengan demikian, batu bara termal berkualitas tinggi sekitar US$20 per MMBtu lebih murah dibandingkan LNG di pasar energi utama Asia..

Harga batu bara bahkan sempat menyentuh ke posisi US$ 152,95 per ton pada Selasa pekan lalu atau posisi tertinggi dalam sebulan.

Laporan dari Kpler menunjukkan ekspor pada Agustus 2026 hanya mencapai 36,1 juta ton atau anjlok 25,3% dibandingkan Agustus tahun sebelumnya..

Jika pola musiman sebelumnya kembali berulang, ekspor gabungan Indonesia sekaligus Australia berpotensi meningkat hampir 30 juta ton pada kuartal IV 2026…

Ekspor batu bara termal global saat ini diperkirakan kembali mengalami kontraksi tahunan untuk tahun kedua berturut-turut.

Kuartal IV secara tradisional menjadi periode puncak permintaan batu bara terjadi karena perusahaan utilitas mulai mengisi kembali persediaan menjelang musim dingin…

Angka tersebut menjadi yang terendah untuk periode kuartal III sejak 2021..

Keunggulan harga ini semakin besar terjadi karena batu bara Indonesia umumnya setidaknya USKeunggulan harga ini semakin besar per MMBtu lebih murah dibandingkan batu bara Australia..

Harga acuan batu bara termal Australia untuk ekspor saat ini sekitar 80% lebih murah dibandingkan LNG untuk pengiriman ke Asia..

Kenaikan tersebut akan menjadi pembalikan tren yang signifikan bagi komoditas yang selama ini dipan. Tak hanya itu, g tengah mengalami penurunan permintaan jangka panjang. turut berperan penting..

Ba. Tak hanya itu, Pusat Statistik (BPS) mencatat volume ekspor batu bara Indonesia pada periode Januari sampai Agustus 2026 anjlok 9,33% ke 227,7 juta ton. turut berperan penting..

Momentum kenaikan ekspor juga didukung pola musiman permintaan energi di Asia.

Kenaikan ini memperpanjang tren positifnya dengan menguat selama tiga pekan beruntun.

Salah satu penyebab utama adalah kekeringan, ditambah lagi dengan pendangkalan sungai, terutama Sungai Barito di Kalimantan Tengah serta ketidakpastian kebijakan produksi batu bara Indonesia, termasuk pemangkasan target produksi nasional dan penyesuaian kuota pertambangan…

Bagi Indonesia sekaligus Australia, perkembangan tersebut membuka peluang peningkatan permintaan ekspor pada akhir tahun..

Harga batu bara termal kini mencatatkan diskon terlebar terhadap LNG dalam empat tahun terakhir.

Kondisi ini membuat batu bara kembali menjadi bahan bakar paling ekonomis untuk pembangkit listrik di Asia..

Namun, besarnya kenaikan tetap bergantung pada realisasi kebutuhan energi, harga bahan bakar, serta keputusan pembelian negara-negara importir utama..

// .

Kombinasi harga yang kompetitif. Tak hanya itu, meningkatnya kebutuhan energi musim dingin berpotensi mendorong lonjakan pengiriman batu bara dalam beberapa bulan terakhir tahun ini. turut berperan penting..

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Jumat (9/10/2026) ditutup di posisi US$ 150,5 per ton atau naik 0,03%..

China, Jepang,. Selain itu, Korea Selatan merupakan tiga pasar utama konsumen batu bara di Asia Timur…

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara terbang pada pekan lalu..

Indonesia adalah eksportir terbesar batu bara thermal di dunia sehingga berdampak pada perkembangan di Indonesia sangat menentukan…

Sementara itu, pengiriman gabungan kedua negara pada Juli-September 2026 hanya sekitar 159 juta ton..

Pada kuartal III 2026, ekspor batu bara Australia tercatat sekitar 52 juta ton..

Data Kpler menunjukkan ketiga negara tersebut mengimpor sekitar 122 juta ton batu bara selama Juli-September 2026, periode ketika kebutuhan listrik untuk pendinginan mencapai puncaknya..

Perkembangan terkait Batu Bara Bakal Jadi Rebutan Lagi, Pengusaha RI Tertawa Bahagia akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By