0 0
Read Time:3 Minute, 9 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Menguat ke Rp17.855/US$, Menanti Data APBN dan BI yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

// .

Dari domestik, perhatian pasar tertuju pada konferensi pers APBN KiTa edisi September 2026 yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Angka tersebut sekaligus menjadi yang terendah sejak pertengahan Juli..

Pemaparan tersebut menjadi perhatian pasar untuk mencermati kondisi fiskal. Selain itu, kebutuhan pembiayaan pemerintah hingga akhir tahun, termasuk prospek penerbitan surat utang negara…

Sebelumnya, Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa defisit APBN hingga September 2026 mencapai Rp319 triliun atau setara 1,24% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Jakarta, Equityworld Futures – Rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Jumat (9/10/2026), setelah sehari sebelumnya gagal mempertahankan penguatan sekaligus berakhir di zona merah…

Dari eksternal, pasar mencermati data klaim pengangguran awal AS atau initial jobless claims yang dirilis kemarin..

Walaupun Rasio tersebut melebar dari sekitar 0,9% PDB pada Agustus,, masih lebih rendah dibandingkan September 2025 yang mencapai Rp371,5 triliun atau 1,56% PDB. masih menjadi prioritas..

Data tersebut menunjukkan bahwa tingkat pemutusan hubungan kerja di AS masih relatif rendah, sementara kenaikan klaim berkelanjutan mengindikasikan sebagian pencari kerja masih menghadapi tantangan untuk kembali mendapatkan pekerjaan..

Di sisi lain, klaim pengangguran berkelanjutan atau continuing claims meningkat 17.000 menjadi 1,716 juta, meskipun masih berada di sekitar level terendah dalam lebih dari tiga tahun..

Jika pasar menilai ruang pelonggaran moneter semakin terbatas, dolar AS berpotensi mendapat dukungan. Akibatnya, menjadi tantangan bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah…

Selain itu, Bank Indonesia (BI) dijadwalkan merilis data penjualan eceran Agustus 2026.

Data ini akan memberikan gambaran mengenai keberlanjutan pemulihan konsumsi domestik, setelah penjualan eceran pada Juli tumbuh 1,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), berbalik dari kontraksi 3% pada Juni..

Pergerakan rupiah hari ini turut dipengaruhi sejumlah sentimen domestik. Tak hanya itu, global, mulai dari perkembangan fiskal dan konsumsi dalam negeri hingga kondisi pasar tenaga kerja AS. turut berperan penting..

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.855/US$ atau menguat 0,20% dibandingkan penutupan Kamis (8/10/2026) di Rp17.890/US$..

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,15% ke posisi 101,988..

Jumlah klaim pengangguran awal AS turun 2.000 menjadi 197.000 pada pekan yang berakhir 3 Oktober 2026, lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 200.000.

“Ini biasanya kami laporkan secara detail setiap bulan, ini angka akan kami laporkan secara detail besok lewat press conference APBN,” ujar Suahasil dalam Investor Daily Summit 2026, Kamis (8/10/2026)..

Pemerintah akan memaparkan secara lebih rinci perkembangan penerimaan, belanja,. Di samping itu, kondisi fiskal menjelang akhir tahun. juga perlu diperhatikan..

Kondisi pasar tenaga kerja AS yang relatif bertahan dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).

Perkembangan terkait Rupiah Menguat ke Rp17.855/US$, Menanti Data APBN dan BI akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By