0 0
Read Time:4 Minute, 13 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Melemah Lagi, Bantuan China dan AS Belum Cukup yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Penundaan itu terjadi setelah DOE mengeluarkan perintah darurat untuk memperpanjang masa operasi sejumlah pembangkit listrik berkapasitas besar, yang sebagian besar menggunakan batu bara..

Kondisi tersebut mencerminkan pasar yang belum sepenuhnya pulih setelah libur panjang.

Penundaan tersebut mencakup pembangkit peaker, yakni pembangkit yang hanya digunakan ketika permintaan listrik mencapai puncaknya, serta pembangkit yang memasok listrik secara terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan dasar (baseload)..

Hampir 60% dari kapasitas tersebut berasal dari pembangkit listrik tenaga batu bara, se sekaligus gkan sisanya merupakan pembangkit berbahan bakar gas alam, berdasarkan riset EIA…

Sementara itu, di pasar batu bara kokas, penjual memangkas penawaran harga setelah libur, se sekaligus gkan pembeli cenderung menunggu perkembangan pasar sebelum kembali melakukan pembelian…

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Kamis (8/10/2026) ditutup melemah 0,8% ke US$ 150,45 per ton..

Secara nasional, sekitar 11 gigawatt (GW) kapasitas pembangkit listrik di AS diperkirakan akan berhenti beroperasi tahun ini, menurut Energy Information Administration (EIA)..

Angka tersebut merupakan yang terendah sejak 2008. Tak hanya itu, kurang dari separuh kapasitas yang semula dijadwalkan berhenti beroperasi sepanjang tahun. turut berperan penting..

Selisih harga antara batu bara kokas domestik. Di samping itu, impor yang semakin menyempit juga mengurangi daya tarik pembelian dari luar negeri. juga perlu diperhatikan..

Namun, penghentian operasi kedua pembangkit tersebut. Tak hanya itu, pembangkit lainnya kemungkinan kembali ditunda. turut berperan penting..

Di sisi permintaan, ketidakpastian industri baja serta tekanan terhadap margin produsen baja membuat pembeli lebih berhati-hati dalam menambah persediaan.

Sebanyak sembilan tambang menurunkan harga rata-rata CNY15,56 per ton, se. Selain itu, gkan 93 tambang lainnya mempertahankan harga…

Salah satu faktor yang memengaruhi pasar batu bara kokas adalah pasokan dari Mongolia.

Kenaikan harga di sejumlah tambang didorong pembelian untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Meski Sejumlah penjual berupaya menyesuaikan harga untuk menarik pembeli,, namun kehati-hatian pelaku pasar masih membatasi aktivitas perdagangan. tetap penting..

Campbell di Michigan. Di samping itu, pembangkit Cumberland di Tennessee, semula dijadwalkan berhenti beroperasi pada 2026. juga perlu diperhatikan..

Di pasar batu bara termal, menunjukkan pergerakan harga yang berbeda-beda di sejumlah wilayah pertambangan utama China..

Berdasarkan survei terhadap 117 tambang batu bara termal, sebanyak 15 tambang menaikkan harga dengan rata-rata kenaikan CNY27,67 per ton.

Namun, peningkatan persediaan di beberapa lokasi sekaligus sikap hati-hati pedagang menahan penguatan harga secara lebih luas…

Hal ini disampaikan lembaga riset di bawah Departemen Energi AS (Department of Energy/DOE) pada Senin, seiring berlanjutnya tren penundaan pensiun pembangkit yang dimulai tahun lalu, ketika konsumsi listrik sekaligus harga listrik mencapai rekor tertinggi di sejumlah wilayah negara tersebut…

Pembangkit listrik di Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan pensiun atau berhenti beroperasi pada 2026 berpotensi tetap beroperasi lebih lama..

Peningkatan pasokan lintas perbatasan berpotensi menambah ketersediaan batu bara impor di China. Tak hanya itu, menekan daya tawar penjual. turut berperan penting..

Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya dengan melemah 1,6% dalam dua hari terakhir..

Ke depan, pergerakan pasar batu bara China akan bergantung pada pemulihan permintaan setelah libur, perkembangan stok di tingkat tambang, serta kebutuhan bahan baku industri baja..

Beberapa di antaranya bahkan telah dibangun pada pertengahan abad ke-20..

Namun, pembeli yang masih menahan diri membuat aktivitas perdagangan belum menunjukkan pemulihan yang kuat..

Kondisi ini membuat penjual menghadapi tekanan untuk menyesuaikan harga agar transaksi kembali berjalan.

Harga batu bara China menunjukkan pergerakan beragam setelah libur Hari Nasional.

Namun, pembangkit jenis ini menghasilkan polusi lebih tinggi dibandingkan sebagian besar teknologi pembangkitan listrik lainnya..

Di pasar batu bara termal, harga di tingkat tambang bergerak bervariasi, sementara di pasar batu bara kokas, penjual mulai memangkas penawaran di tengah sikap pembeli yang cenderung menahan transaksi..

Pembangkit listrik tenaga batu bara secara umum dianggap sebagai sumber listrik yang andal. Di samping itu, mampu memasok energi sepanjang waktu juga perlu diperhatikan..

DOE menyebut kekhawatiran terhadap potensi kekurangan pasokan listrik di jaringan sebagai salah satu alasan untuk mempertahankan pengoperasian pembangkit-pembangkit tersebut.

Pada 2025, hanya 4,6 GW kapasitas pembangkit listrik yang benar-benar pensiun.

Sejumlah pembangkit batu bara yang terhindar dari penghentian operasi pada tahun lalu, termasuk pembangkit J.H.

// .

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Melemah Lagi, Bantuan China dan AS Belum Cukup akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By