Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Rekor: Tembus US$ 151, Pengusaha RI Senyum-Rusia Sedih yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Oleh sebab itu, Harga batu bara melesat, salah satunya. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah ada persoalan pasokan dari Indonesia, negara eksportir batu bara thermal terbesar di dunia…
Dari China dilaporkan, pasar batu bara termal China menguat.
Pada Januari-Agustus 2026a, volume batu bara Rusia yang dikirim ke China turun 10,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 53,15 juta ton..
Di sisi lain, permintaan batu bara global diperkirakan mencapai rekor tertinggi tahun ini akibat gangguan pasokan gas yang dipicu konflik di Timur Tengah.
Batu bara Australia 5.500 Kcal/kg juga naik US$0,5 menjadi US$130,5/ton CFR China..
Biaya pengiriman batu bara dari Pelabuhan Vostochny ke China naik 45,5% sejak awal tahun hingga 11 September.
Pada bulan yang sama, pengiriman batu bara ke pelabuhan-pelabuhan di Rusia bagian selatan turun 33% dibandingkan Juni..
Meski Media Rusia melaporkan perusahaan Rusia telah menawarkan diskon sekitar 10%,, namun pemangkasan harga lebih lanjut dinilai dapat membuat ekspor tidak lagi menguntungkan. tetap penting..
Batu bara Rusia dikenakan tarif impor 3%-6% di China, se. Di samping itu, gkan Mongolia, Australia, dan Indonesia memperoleh tarif nol melalui perjanjian perdagangan bebas. juga perlu diperhatikan..
FISU menyebut kenaikan biaya sekaligus persaingan harga semakin menyulitkan perusahaan Rusia mempertahankan pangsa pasar..
Menurut IEA, lonjakan harga LNG akibat terganggunya pelayaran di Selat Hormuz mendorong sejumlah negara, termasuk China, India, Jepang, Korea Selatan,. Di samping itu, sebagian negara Eropa, meningkatkan penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara. juga perlu diperhatikan..
Kenaikan ini memperpanjang reli positifnya dengan menguat 3,2% dalam empat hari beruntun..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara melejit mendekati rekor tinggi dalam hampir sebulan..
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Senin (5/10/2026) ditutup di posisi US$ 151,05 per barel atau menguat 1%..
Rusia pun keluar dari kelompok pemasok utama batu bara China..
Tekanan ini paling terasa pada ekspor batu bara termal..
Harga penawaran untuk batu bara Australia 5.500 Kcal/kg berada sekitar US$110/ton FOB, sementara batu bara Indonesia 3.800 Kcal/kg ditawar sekitar US$77-78/ton FOB.
Dikutip dari Sxcoal, di pasar impor, sentimen bahkan semakin kuat.
Meningkatnya permintaan gerbong kereta pengangkut batu bara turut mendorong biaya transportasi.
Penurunan ini dipengaruhi kuota produksi pemerintah, ketidakpastian kebijakan, serta gangguan pengiriman akibat fenomena El Niño yang kuat..
Harga penutupan kemarin juga menjadi yang tertinggi sejak 8 September atau hampir sebulan..
Eksportir batu bara Rusia mulai kehilangan pangsa pasar internasional akibat kenaikan biaya transportasi, beban bea masuk, serta terbatasnya ruang untuk memangkas harga..
Bahkan, tidak ada pengiriman ke negara tersebut pada Juli..
Tarif angkutan kereta api Rusia juga akan kembali naik pada Oktober..
Hal ini disebabkan oleh memperkirakan pasokan tetap ketat setelah libur, akibatnya Aktivitas restocking masih berlangsung meski terbatas, sementara penjual menahan stok..
// .
Pada periode tersebut, total impor batu bara China mencapai 310 juta ton, dengan 78,39 juta ton berasal dari Mongolia, ditambah lagi dengan 121 juta ton dari Indonesia..
Penjual Indonesia disebut semakin enggan membuka volume yang tersedia, mengindikasikan pasokan ekspor yang lebih ketat..
Untuk batu bara Indonesia 3.800 Kcal/kg, indeks CCI naik USUntuk batu bara Indonesia 3.800 Kcal/kg, indeks CCI naik US$0,5 menjadi US$76,5/ton FOB dan US$88,5/ton CFR China,5 menjadi US,5/ton FOB. Di samping itu, US,5/ton CFR China juga perlu diperhatikan..
Hal ini disebabkan oleh biaya transportasi darat yang lebih murah. Tak hanya itu, tidak dikenakan bea masuk, akibatnya Mongolia memiliki keunggulan. turut berperan penting..
Dalam tujuh bulan pertama, pengiriman batu bara kokas Rusia ke Turki turun 30%.
Oleh sebab itu, tambahan pasokan ke pelabuhan utara China tidak akan besar. menjadi konsekuensi dari Pemulihan produksi tambang juga diperkirakan berlangsung bertahap..
Di sisi lain, Mongolia justru meningkatkan pengiriman batu baranya ke China..
Ekspor batu bara Indonesia turun 9,3% menjadi 227,7 juta ton pada periode Januari-Agustus 2026.
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Rekor: Tembus US$ 151, Pengusaha RI Senyum-Rusia Sedih akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Emas dan Perak di Tengah Ketegangan Israel-Iran dan Pemilu AS
- Equityworld Futures Surabaya | Pansel Manajer Koperasi Merah Putih Hapus Denda Rp 100 Juta