Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Kebakaran Hebat: Rupiah, Yen, Yuan hingga Ringgit Hancur Lebur yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Tekanan terhadap euro turut menopang dolar.
Yen Jepang terkoreksi 0,02% ke JPY157,94/US$, se. Selain itu, gkan ringgit Malaysia mencatat pelemahan paling tipis sebesar 0,01% ke MYR4,085/US$…
Di tengah pelemahan serempak mata uang Asia, indeks dolar AS (DXY) terpantau stagnan di level 102,159 pada pukul 09.15 WIB..
Seluruh mata uang kawasan yang dipantau bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski indeks dolar terpantau relatif stagnan pada pagi ini..
Oleh sebab itu, menambah kekhawatiran bahwa inflasi dapat bertahan tinggi hingga tahun depan.. menjadi konsekuensi dari Namun, permintaan domestik yang tetap kuat masih menekan rantai pasok. Selain itu, mendorong kenaikan harga input bisnis,..
Rupiah turut melemah 0,06% ke level Rp17.905/US$, sementara dolar Singapura terdepresiasi 0,05% ke SGD1,2796/US$.
Dong Vietnam turun 0,04% ke VND26.001/US$..
Mata uang tunggal Eropa bergerak di sekitar USMata uang tunggal Eropa bergerak di sekitar US$1,1220, dekat level terendah dalam 17 bulan, setelah tertekan oleh kekhawatiran terhadap tingginya tingkat utang,1220, dekat level terendah dalam 17 bulan, setelah tertekan oleh kekhawatiran terhadap tingginya tingkat utang sekaligus kebuntuan politik di Prancis..
Won Korea Selatan menyusul dengan koreksi 0,16% ke KRW1.343,75/US$..
Jakarta, Equityworld Futures – Tekanan kembali menyelimuti pasar valuta Asia pada perdagangan Selasa (6/10/2026).
Berdasarkan data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, seluruh sembilan mata uang Asia yang dipantau berada di zona merah..
// .
Kekuatan greenback masih ditopang oleh tingginya imbal hasil Treasury AS yang pada perdagangan sebelumnya kembali menyentuh level tertinggi dalam beberapa dekade..
Data pada Senin menunjukkan aktivitas sektor jasa AS melambat pada September.
Mengutip Reuters, DXY sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam 18 bulan..
Dolar Taiwan. Tak hanya itu, baht Thailand masing-masing melemah 0,03% ke TWD31,72/US$ dan THB33,65/US$ turut berperan penting..
Kondisi tersebut menjaga daya tarik aset berbasis dolar, meski ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve pada Oktober mulai mereda setelah data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan..
Meski bergerak terbatas pada pagi ini, dolar masih bertahan di level tinggi setelah reli kuat dalam beberapa sesi terakhir.
“Untuk euro bisa menguat, dibutuhkan penurunan besar harga minyak, peningkatan tajam ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Eropa, atau perbaikan dalam pengendalian defisit anggaran,” ujar Joseph Capurso, strategist Commonwealth Bank of Australia, dikutip dari Reuters..
Peso Filipina mencatat pelemahan paling dalam dengan depresiasi 0,30% ke posisi PHP62,746/US$.
Pengumuman pemilu lebih awal di Spanyol turut menambah ketidakpastian di kawasan euro..
Alasannya adalah tekanan inflasi belum sepenuhnya mereda. sehingga berdampak pada Investor masih menilai bank sentral AS berpotensi perlu mempertahankan kebijakan ketat lebih lama…
Di sisi lain, kekuatan dolar tetap bertahan meski pasar mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini.
Perkembangan terkait Asia Kebakaran Hebat: Rupiah, Yen, Yuan hingga Ringgit Hancur Lebur akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Ada Rapat Dadakan Voluntary Eight, Mungkinkah Harga Minyak Stabil? | Equityworld Futures
- Equity World Futures Surabaya – Trump Kritik The Fed, Desak Pemotongan Suku Bunga AS Lebih Cepat