0 0
Read Time:4 Minute, 36 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Babak Belur: Anjlok 3,36% Sepekan, Ada Apa? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sebagian ekonom juga menilai rendahnya penambahan tenaga kerja pada September dapat dipengaruhi faktor musiman, termasuk waktu libur Labor Day yang jatuh lebih lambat pada tahun ini..

Namun, kenaikan tersebut tidak bertahan lama.

Ekspektasi tersebut juga diperkuat oleh data inflasi AS terbaru yang lebih rendah dari perkiraan serta sikap setidaknya dua pejabat senior The Fed yang menentang kenaikan suku bunga lagi pada Oktober..

Oleh sebab itu, kenaikan yield obligasi pemerintah AS membuat aset berbunga menjadi relatif lebih menarik. menjadi konsekuensi dari Logam mulia tidak menawarkan imbal hasil..

Sementara dolar AS juga menuju penguatan secara mingguan.

Lonjakan harga energi akibat konflik tersebut meningkatkan kekhawatiran inflasi, ditambah lagi dengan membuat pasar memperkirakan suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama…

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan jumlah pekerja di luar sektor pertanian atau nonfarm payrolls hanya bertambah 29.000 pada September 2026..

// .

Data tenaga kerja yang lebih lemah ikut mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed..

Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun. Selain itu, 30 tahun pada Kamis bahkan sempat menyentuh level tertinggi sejak 2002…

Dalam sepekan, harga emas mesti terkoreksi lebih dalam lagi hingga mencapai 3,36%, ditambah lagi dengan menjadi pelemahan mingguan dalam dua pekan beruntun…

Kondisi tersebut menjadi tekanan besar bagi emas.

Meski peluang kenaikan bunga berkurang, emas belum mampu memanfaatkan kondisi tersebut..

Tingkat pengangguran AS juga naik menjadi 4,2% pada September dari 4,1% pada Agustus..

Analis Marex Edward Meir menilai pergerakan emas masih terlihat lemah secara teknikal..

Meski demikian, kondisi pasar tenaga kerja AS belum menunjukkan gelombang pemutusan hubungan kerja secara luas.

Data Agustus juga direvisi turun cukup tajam.

Tingginya harga energi serta gangguan rantai pasok akibat perang AS-Israel dengan Iran diperkirakan mulai terasa terhadap dunia usaha pada akhir tahun ini hingga 2027..

Harga emas sendiri telah jatuh lebih dari 20% sejak perang AS-Israel dengan Iran pecah pada akhir Februari.

Angkanya merosot tajam dibandingkan sekitar 70% pada awal pekan..

Harga emas berbalik turun ketika tingginya imbal hasil US Treasury. Tak hanya itu, dolar AS masih menjadi beban bagi logam mulia. turut berperan penting..

Walaupun Penambahan tenaga kerja pada bulan tersebut sebelumnya dilaporkan mencapai 162.000,, kemudian direvisi menjadi hanya 133.000. masih menjadi prioritas..

Merujuk Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (2/10/2026) harga emas mengalami penurunan sebesar 0,85% atau terdepresiasi ke level US$4.142,34 per troy ons.Β Membalikkan penguatan 0,52% yang terjadi di perdagangan sebelumnya.Β .

Menurutnya, arah emas dalam beberapa bulan mendatang juga akan sangat bergantung pada respons The Fed terhadap kondisi pasar tenaga kerja..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia kembali tertekan pada akhir pekan.

Oleh sebab itu, “Pelaku pasar emas mungkin masih enggan terbawa suasana untuk sementara waktu,. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah mereka tahu The Fed masih mempertahankan kecenderungan hawkish,” ujar Han Tan, dikutip dari Reuters…

Kini pasar akan terus mencermati apakah pelemahan pasar tenaga kerja cukup besar untuk membuat The Fed menahan suku bunga, atau tekanan inflasi akibat tingginya harga energi tetap membuat bank sentral AS mempertahankan kebijakan ketat lebih lama..

Tekanan terhadap emas terjadi di tengah munculnya tanda-tanda pelemahan baru dari pasar tenaga kerja AS..

Pengajuan awal tunjangan pengangguran masih berada di sekitar level terendah dalam 57 tahun, didukung laba perusahaan yang kuat. Di samping itu, permintaan domestik yang masih bertahan. juga perlu diperhatikan..

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan perkiraan ekonom dalam polling Reuters yang memperkirakan penambahan 90.000 lapangan kerja..

“Dalam beberapa bulan ke depan, sebagian besar arah emas akan bergantung pada seberapa besar The Fed bersedia menoleransi potensi pelemahan pasar tenaga kerja, sementara fokusnya tetap tertuju pada upaya menekan inflasi AS,” ujarnya..

Logam mulia bahkan membukukan penurunan mingguan cukup dalam meski data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan. Selain itu, ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) mulai mereda…

“Grafiknya masih terlihat cukup suram. Tak hanya itu, emas masih bisa turun lebih dalam jika siklus kenaikan suku bunga kembali berlanjut,” ujar Meir, dikutip dari Reuters. turut berperan penting..

Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya..

Emas sebenarnya sempat menguat lebih dari 1% pada perdagangan Jumat kemarin, setelah data menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS jauh lebih rendah dari perkiraan..

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang The Fed menaikkan suku bunga pada pertemuan Oktober hanya sekitar 22%, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Hal ini disebabkan oleh The Fed tetap menunjukkan kecenderungan kebijakan moneter yang ketat., akibatnya Han Tan, Kepala Analis Pasar Bybit, menilai investor emas masih menahan diri..

Namun, tekanan terhadap pasar tenaga kerja berpotensi bertambah dalam beberapa bulan mendatang.

Perkembangan terkait Harga Emas Babak Belur: Anjlok 3,36% Sepekan, Ada Apa? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By