0 0
Read Time:4 Minute, 18 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 10 Negara Produsen Beras Terbesar di Dunia, Siapa Pesaing RI? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sejalan dengan itu, USDA memangkas proyeksi impor beras Vietnam 2026/2027 sebesar 200.000 ton menjadi 3,6 juta ton, terutama akibat melemahnya permintaan terhadap beras gabah dari Kamboja..

Dalam Rice Outlook September 2026, USDA memperkirakan produksi beras global pada September 2026/27 mencapai 533,9 juta ton, turun dari 545,9 juta ton pada September 2025/26..

Meski demikian, konsumsi beras India tetap diproyeksikan mencapai level tertinggi sepanjang sejarah..

India, ditambah lagi dengan China berada di posisi teratas, sementara Indonesia juga masuk jajaran negara dengan produksi beras terbesar dunia…

Luas tanam padi India untuk musim kharif diperkirakan turun sekitar 4% atau 1,4 juta hektare dibandingkan 2025/2026..

Jakarta, CNBCย Indonesia – Asia menjadi menjadi lumbung beras dunia sekaligus pasar terbesarnya.

Konsumsi tersebut bahkan diperkirakan sekitar 4 juta ton lebih tinggi dibandingkan rekor sebelumnya pada 2024/2025..

Kenaikan tersebut dikaitkan dengan meningkatnya penggunaan pupuk setelah pemerintah Sri Lanka membatalkan kebijakan 2021 yang sebelumnya melarang penggunaannya..

Data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menunjukkan dominasi tersebut masih sangat kuat.

USDA menaikkan estimasi luas panen, ditambah lagi dengan produktivitas..

USDA pun memangkas proyeksi produksi beras India 2026/2027 sebesar 3 juta ton menjadi 147 juta ton akibat penurunan produktivitas sekaligus luas panen…

Kamboja biasanya mengekspor beras gabah ke Vietnam, yang memiliki infrastruktur penggilingan, pengeringan,. Selain itu, penyimpanan yang lebih baik sehingga berdampak pada memberikan keuntungan biaya….

Oleh sebab itu, kondisi lahan menjadi lebih kering. menjadi konsekuensi dari Di India, kondisi El Niรฑo menyebabkan hujan monsun datang lebih lambat, ditambah lagi dengan lebih sedikit,..

Jika terealisasi, produksi India akan mencatat penurunan tahunan pertama sejak 2015/2016..

Penurunan tersebut terjadi meskipun stok awal global meningkat menjadi 202,7 juta ton..

Bangladesh, Indonesia, Thailand, Filipina, Myanmar, Pakistan,. Selain itu, Kamboja melengkapi 10 besar produsen beras dunia…

Hingga awal Agustus, curah hujan selama musim monsun di India barat daya tercatat hampir 12% di bawah rata-rata jangka panjang..

USDA memangkas proyeksi produksi beras global untuk musim 2026/2027, terutama akibat penurunan produksi di India sekaligus Bangladesh…

// .

Produksi padi musim boro, yang menyumbang sekitar 54% produksi nasional, terdampak keterbatasan pupuk hingga akhir 2025 serta banjir di wilayah Haor Basin pada awal 2026..

China berada di posisi kedua dengan produksi 146,33 juta ton atau 26,8%.

Produksi beras Bangladesh 2026/2027 dipangkas 1% menjadi 36,9 juta ton berdasarkan basis beras giling..

Penurunan terbesar berasal dari Kamboja, dengan proyeksi ekspor dipangkas 200.000 ton menjadi 3,6 juta ton..

Peran besar Asia membuat perubahan produksi, cuaca, kebijakan, hingga gangguan perdagangan di satu negara Asia dapat dengan cepat mengguncang pasokan, ditambah lagi dengan harga beras global…

Saat ini India menetapkan kewajiban campuran etanol sebesar 20%..

Jika digabungkan, kedua negara tersebut menyumbang sekitar 55% produksi beras dunia..

Hal ini disebabkan oleh produksi domestiknya diperkirakan lebih rendah, akibatnya Konsumsi beras India juga dipangkas..

Seiring penurunan produksi India, USDA juga memangkas proyeksi konsumsi, ditambah lagi dengan penggunaan beras global 2026/2027 sebesar 3,2 juta ton menjadi 539,6 juta ton…

Berbeda dengan India. Di samping itu, Bangladesh, produksi beras Sri Lanka justru diproyeksikan mencapai rekor 3,7 juta ton pada 2025/2026. juga perlu diperhatikan..

Sementara itu, ekspor beras dunia diperkirakan berada di 62,7 juta ton pada 2026/27..

Penyebab utamanya adalah petani beralih ke komoditas lain,. Akibatnya, Sementara itu, luas tanam padi musim aus juga turun terjadi…

Di sisi permintaan, konsumsi, ditambah lagi dengan penggunaan residual global diproyeksikan mencapai 539,6 juta ton, turun 3,2 juta ton dari perkiraan sebelumnya..

Kondisi tersebut mengganggu penanaman padi di sejumlah negara bagian sentra produksi, khususnya wilayah timur, ditambah lagi dengan semenanjung selatan..

Indonesia ada di peringkat 4 dunia dengan produksi 33,8 juta ton..

Produktivitas bahkan diperkirakan meningkat 10%..

Penjualan Kamboja ke negara tetangga Vietnam diperkirakan tetap lesu..

Sementara itu, proyeksi ekspor beras dunia 2026/2027 nyaris tidak berubah, yakni 62,7 juta ton, setelah dipangkas 160.000 ton..

Banjir pada awal musim turut menunda penanaman padi aman..

Peningkatan konsumsi didorong program pemerintah India untuk memperkuat ketahanan pangan serta memperluas penggunaan beras sebagai bahan baku produksi etanol.

India menjadi produsen beras terbesar dunia pada musim 2025/2026 dengan produksi mencapai 154,02 juta ton, setara 28,2% dari total produksi global..

// .

Perkembangan terkait 10 Negara Produsen Beras Terbesar di Dunia, Siapa Pesaing RI? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By