Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Siap-Siap! Besok Ada Pengumuman Penting, Bisa Jadi Bukan Kabar Baik yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Namun, Bank Mandiri melihat tekanan inflasi inti secara keseluruhan berpotensi melambat.
Rata-rata harga cabai merah juga naik 23,40% menjadi Rp62.991 per kilogram, dari Rp51.045 per kilogram pada bulan sebelumnya.
Kenaikan harga pangan menjadi salah satu faktor yang paling banyak menjadi pendorong inflasi di September..
“Pendorong utamanya berasal dari volatile food, khususnya kenaikan harga cabai,” ujar Hosianna kepada Equityworld Futures..
Ia juga menilai pergerakan rupiah ikut memengaruhi harga barang impor, yang terlihat pada sejumlah barang, misalnya elektronik, mobil,. Tak hanya itu, sepeda motor. turut berperan penting…
Tarif penerbangan juga diperkirakan tidak memberikan tekanan besar.
Di sisi lain,, tekanan dari kelompok ini diperkirakan tetap terbatas terjadi. justru terjadi walaupun Penyebab utamanya adalah harga BBM subsidi maupun tarif listrik tidak mengalami penyesuaian.,. Akibatnya,…
Konsensus pasar yang dihimpun Equityworld Futures dari 12 institusi/lembaga memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,30% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada September 2026..
Dengan kondisi tersebut, kenaikan inflasi September diperkirakan lebih banyak datang dari harga pangan, ditambah lagi dengan beberapa komponen tertentu, bukan kenaikan harga yang terjadi secara merata di seluruh kelompok barang dan jasa…
Kenaikan harga sejumlah bahan pangan menjadi salah satu sumber tekanan terbesar, terutama cabai..
“Inflasi September terutama didorong oleh kenaikan harga pangan, misalnya beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur, gandum, cabai,, ditambah lagi dengan cabai merah,” ujar Juniman kepada Equityworld Futures….
Dengan demikian, hasil polling menunjukkan tekanan inflasi diperkirakan meningkat baik secara bulanan maupun tahunan pada September..
“Biaya pendidikan meningkat sejalan dengan dimulainya tahun ajaran baru untuk akademi. Di samping itu, universitas,” ujar Juniman. juga perlu diperhatikan..
Jakarta, Equityworld Futures – Inflasi Indonesia diperkirakan kembali meningkat pada September 2026.
// .
Tekanan terutama datang dari harga cabai rawit. Selain itu, cabai merah..
Bank Mandiri mencatat harga tiket dari pemesanan daring cenderung lebih rendah, meski batas atas tambahan biaya bahan bakar atau fuel surcharge dinaikkan dari 30% menjadi 40% pada awal September..
Kepala ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan kelompok volatile food atau pangan bergejolak mengalami inflasi 1,77% (mtm), meningkat dari 0,88% pada Agustus..
Ba, ditambah lagi dengan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan data inflasi September 2026 besok, Kamis (1/10/2026)…
Inflasi inti secara bulanan diperkirakan sebesar 0,13% pada September, lebih rendah dibandingkan 0,21% pada Agustus..
“Pelemahan rupiah turut meningkatkan inflasi impor, yang tercermin dari kenaikan harga barang elektronik, mobil,, ditambah lagi dengan sepeda motor,” kata Juniman…
Selain pangan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi ikut memberikan tekanan terhadap inflasi yang terjadi di sepanjang September..
Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi diperkirakan berada di level 3,30%..
Pada pengumuman data inflasi di periode sebelumnya,ย BPS mencatat inflasi sebesar 0,21% (mtm), ditambah lagi dengan 3,19% (yoy) pada Agustus 2026…
Pergerakan tersebut juga terlihat dalam data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN).
// .
Juniman mengatakan biaya pendidikan meningkat seiring dimulainya tahun ajaran baru untuk perguruan tinggi..
Tekanan harga juga datang dari sejumlah komponen inflasi inti..
Harga beras juga diperkirakan naik 0,76% secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,27% pada bulan sebelumnya..
// .
Pertamina melakukan penyesuaian harga sejumlah produk BBM non-subsidi mulai 1 September 2026.
Ekonom Bank Maybank Indonesia Juniman juga melihat tekanan datang dari lebih banyak komoditas pangan..
Menurutnya, pangan menjadi sumber utama kenaikan inflasi pada September..
Salah satu penahannya adalah harga emas yang diperkirakan turun sekitar 2,2% secara bulanan setelah sempat naik pada Agustus.
Berdasarkan perhitungan rata-rata bulanan Bank Mandiri, harga cabai rawit naik sekitar 37% dibandingkan Agustus, se sekaligus gkan cabai merah meningkat sekitar 25%…
Bank Mandiri mencatat harga Pertamax Turbo, Dexlite,. Di samping itu, Pertamina Dex meningkat sekitar 7%-20% dibandingkan bulan sebelumnya. juga perlu diperhatikan..
Pan. Tak hanya itu, gan serupa disampaikan Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang turut berperan penting..
Rata-rata harga cabai rawit selama September melonjak 30,34% menjadi Rp81.634 per kilogram, dari Rp62.631 per kilogram pada Agustus..
Bank Mandiri juga mencatat rupiah menguat sekitar 0,54% sepanjang September dalam perhitungannya..
“Tekanan administered prices relatif terbatas terjadi karena tidak terdapat penyesuaian harga BBM subsidi maupun tarif listrik,” ujar Hosianna…
Bank Mandiri memperkirakan kelompok administered prices atau harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi tipis sebesar 0,02% (mtm), setelah pada Agustus mencatat deflasi 0,33%..
Kenaikan kedua komoditas ini menjadi salah satu sumber utama tekanan harga pangan selama September..
Perkembangan terkait Siap-Siap! Besok Ada Pengumuman Penting, Bisa Jadi Bukan Kabar Baik akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabayaย โย Pelemahan harga emas terjadi di tengah beberapa kenaikan di pasar yang didorong aspek risiko
- Kemenkeu Targetkan Rp 11 Triliun dari Lelang Sukuk