Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Perak Makin Melempem, Ini Alasan Investor Mulai Lirik yang Lain yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Harga perak saat ini juga telah terkoreksi tajam dari puncaknya tahun ini.
Tekanan terhadap perak terutama datang dari meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Fed masih akan melanjutkan pengetatan kebijakan moneternya.
Karena itu, selain kebijakan moneter, prospek aktivitas industri global turut menjadi faktor yang menentukan pergerakan harga perak..
Kendati demikian, jika dibandingkan dengan posisi setahun lalu, harga perak masih jauh lebih tinggi.
Mengutip Reuters, negosiator di New York tengah menjajaki jalan keluar dari perang secara bertahap yang dapat melibatkan pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Teheran serta pencabutan blokade ekonomi AS terhadap Iran..
// .
Investor pun memiliki alternatif aset berbunga yang semakin menarik..
Oleh sebab itu, secara tahunan harganya masih menguat sekitar 42,2%. menjadi konsekuensi dari Pada 25 September 2025, perak berada di US,22 per troy ons,..
The Fed pada pekan lalu menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, kenaikan pertama dalam tiga tahun, sekaligus memberi sinyal bahwa kenaikan lanjutan masih terbuka…
Artinya, hingga penutupan Jumat, harga perak telah merosot sekitar 44,9% dari level tertingginya..
Berbeda dengan emas, pergerakan perak juga sangat dipengaruhi permintaan industri.
Mengacu data Refinitiv, harga perak dunia di pasar spot ditutup di posisi US$64,2805 per troy ons pada Jumat, menguat 0,59% dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan CME FedWatch Tool yang dikutip Reuters, pelaku pasar memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober mencapai 66%, sementara peluang kenaikan pada Desember mencapai 93%..
Sinyal hawkish juga datang dari sejumlah pejabat The Fed.
Louis Alberto Musalem sebelumnya menyatakan kenaikan suku bunga lebih lanjut kemungkinan masih diperlukan untuk meredam tekanan inflasi.
Oleh sebab itu, kenaikan suku bunga sekaligus yield obligasi meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) untuk memegang logam tersebut. menjadi konsekuensi dari, misalnya emas, perak tidak memberikan imbal hasil,…
Prospek permintaan industri global juga perlu dicermati mengingat perak memiliki fungsi ganda sebagai logam mulia sekaligus logam industri..
Kondisi tersebut turut menjadi tekanan bagi perak.
Ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan Federal Reserve (The Fed) serta tingginya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS masih menjadi tekanan bagi perak..
Tekanan tersebut terlihat pada pergerakan harga perak sepanjang pekan.
Perak sempat mencapai US$116,576 per troy ons pada 28 Januari 2026, tertinggi sepanjang tahun berjalan.
Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi ikut mendorong yield US Treasury.
Oleh sebab itu, Oleh terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah itu, pergerakan perak pada pekan depan masih akan dipengaruhi oleh arah yield US Treasury, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, perkembangan inflasi AS, serta dinamika konflik di Timur Tengah,..
Di sisi lain, mere. Selain itu, ya ketidakpastian geopolitik juga dapat mengurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai aset defensif…
Namun, terdapat tanda-tanda mere. Selain itu, ya risiko pasokan energi..
Harga minyak pun turun sekitar 3% pada Jumat seiring mere sekaligus ya sebagian kekhawatiran terhadap pasokan…
Inflasi PCE AS pada Juli tercatat 3,7%, masih jauh dari target The Fed sebesar 2%..
Logam ini digunakan dalam berbagai sektor, termasuk panel surya, elektronik, kendaraan listrik, sekaligus infrastruktur kelistrikan..
Konflik tersebut telah mendorong kenaikan harga energi. Di samping itu, menjaga kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. juga perlu diperhatikan..
Berdasarkan data Refinitiv, harga perak melemah 2,95% secara mingguan, dibandingkan posisi Jumat sebelumnya (18/9/2026) sebesar US$66,2324 per troy ons..
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun bahkan sempat menyentuh level tertinggi dalam 19 tahun..
Harapan mere sekaligus ya konflik membuat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi berkurang..
Bagi perak, perkembangan tersebut memiliki dua sisi.
Jika dikonversikan, harga tersebut setara sekitar Rp1,15 juta per troy ons atau Rp37.028 per gram (US$1 = Rp17.917)..
Pasar bahkan semakin agresif memperkirakan kenaikan suku bunga berikutnya.
Mere, ditambah lagi dengan ya tekanan harga energi dapat membantu menahan inflasi dan pada akhirnya memengaruhi arah kebijakan moneter The Fed..
Dari sisi geopolitik, perkembangan konflik AS-Israel dengan Iran masih menjadi salah satu sentimen bagi pasar logam mulia.
Meski Jakarta, Equityworld Futures – Harga perak dunia menguat pada penutupan perdagangan Jumat (25/9/2026),, namun masih membukukan pelemahan secara mingguan tetap penting..
Perkembangan terkait Harga Perak Makin Melempem, Ini Alasan Investor Mulai Lirik yang Lain akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | 14 Klub Tertua yang Masih Bermain di Liga Premier Inggris
- Komisaris Pertamina: Tak Ada Kebijakan Menaikkan Harga BBM | Equityworld Futures