0 0
Read Time:2 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Minyak Mentah Mulai Ambles 2% ke Bawah US$100/Barel yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

// .

Harapan terhadap normalisasi situasi tersebut kemudian mendorong investor mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya melekat pada harga minyak..

Tekanan terhadap harga minyak muncul setelah negosiator AS. Selain itu, Iran di New York dilaporkan tengah membahas langkah bertahap untuk mengakhiri konflik…

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 2,33% ke US$92,41 per barel.

Salah satu isu utama dalam pembicaraan tersebut adalah kemungkinan pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran.

Penyebab utamanya adalah Arab Saudi merupakan salah satu produsen. Selain itu, eksportir minyak terbesar dunia.,. Akibatnya, Serangan tersebut menjadi perhatian pasar terjadi….

Mengutip Refinitiv, harga minyak Brent turun 2,14% menjadi US$104,32 per barel.

Namun, data awal pelacakan kapal Kpler menunjukkan bahwa arus minyak mentah yang melewati Selat Hormuz masih relatif stabil..

Dalam sepekan, Brent menguat 0,43% smentara WTI ambles 7,87%..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak mentah dunia ditutup melemah sekitar 2% pada perdagangan Jumat (25/9/2026).

Sebelum konflik dengan Iran pecah, sekitar 20% pasokan minyak dunia diketahui melewati Selat Hormuz..

Kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran dilaporkan kembali melakukan serangan terhadap Arab Saudi.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Iran tidak akan menunjukkan fleksibilitas dalam isu tersebut, bahkan apabila AS menerima usulan pembukaan kembali Selat Hormuz..

Di tengah sentimen positif dari jalur diplomasi, pasar minyak masih menghadapi risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah..

Penurunan terjadi di tengah meningkatnya harapan terhadap kemungkinan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS). Tak hanya itu, Iran, yang berpotensi meredakan gangguan pasokan energi di Timur Tengah. turut berperan penting..

Namun, Tehran disebut masih mempertahankan sikap keras terkait program nuklirnya.

“Pasar terus menilai kemungkinan perkembangan diplomatik menuju pembukaan Selat Hormuz,” tulis analis Ritterbusch and Associates dalam catatannya..

Selat tersebut merupakan jalur penting bagi perdagangan energi global..

Jika serangan semakin meluas, ditambah lagi dengan mengganggu infrastruktur energi atau jalur ekspor Saudi, risiko gangguan pasokan dapat kembali meningkatkan harga minyak…

Para kepala militer Arab Saudi, Turki,. Di samping itu, Pakistan dijadwalkan membahas dukungan bagi Riyadh dalam menghadapi serangan Houthi. juga perlu diperhatikan..

Pada pekan yang dimulai 20 September, sekitar 33,7 juta barel minyak mentah tercatat keluar melalui selat tersebut, relatif tidak berubah dibandingkan pekan sebelumnya..

Menurut sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut, pembukaan kembali Hormuz dapat dikaitkan dengan sejumlah langkah, termasuk pencabutan blokade ekonomi AS terhadap Iran..

Perkembangan terkait Harga Minyak Mentah Mulai Ambles 2% ke Bawah US$100/Barel akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By