Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Naik Tipis, Sentimen India vs China Bertabrakan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kapasitas PLTU batu bara India saat ini sekitar 224 GW. Di samping itu, ditargetkan meningkat menjadi 315 GW pada 2035-2036. juga perlu diperhatikan..
Harga sekaligus daya saing batu bara impor, termasuk dari Indonesia, kemungkinan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan…
Selain pembangkit listrik, India juga mulai mengembangkan gasifikasi batu bara untuk menghasilkan hidrokarbon, ditambah lagi dengan mengurangi ketergantungan pada impor…
Sejumlah tambang di pusat produksi utama China juga mulai menurunkan harga, meski pergerakannya tidak seragam..
Meski Sekitar 50 GW kapasitas PLTU se. Di samping itu, g dibangun, sementara 15 GW lainnya telah mendapatkan persetujuan, namun belum masuk tahap konstruksi juga perlu diperhatikan. tetap penting..
Sentimen negatif datang dari China di mana aktivitas perdagangan batu bara termal di pelabuhan China Utara melambat menjelang libur.
Di sisi pasokan, kebijakan pengawasan produksi sekaligus pembatasan tambang yang melebihi kuota masih menjadi faktor pendukung harga…
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara menguat di tengah adu sentimen negatif dari China. Di samping itu, positif dari India. juga perlu diperhatikan..
Pelaku pasar memilih menahan transaksi, ditambah lagi dengan menunggu arah permintaan setelah libur…
Walaupun Hal ini disebabkan oleh konsumen menolak harga yang terlalu tinggi., akibatnya Menjelang libur, sebagian pembeli melakukan restocking,, pembelian masih selektif. masih menjadi prioritas..
Namun, tingginya stok domestik. Selain itu, permintaan yang masih terbatas menjadi faktor yang dapat menahan penguatan harga…
Pasar impor kini mengandalkan potensi restocking pascalibur untuk menopang permintaan.
Sebaliknya, jika stok domestik masih tinggi. Selain itu, konsumsi listrik belum meningkat signifikan, pemulihan harga bisa tertahan…
India juga masih perlu memberikan kontrak untuk tambahan 10-11 GW kapasitas..
Jika pembangkit kembali melakukan pembelian besar setelah libur, pasar impor berpotensi mendapat dukungan..
Penguatan ini menjadi kabar baik setelah harganya jatuh 0,9% pada Rabu..
Kementerian Kelistrikan India menyebut lonjakan permintaan listrik membuat pembangkit termal tetap dibutuhkan untuk menjaga ketahanan, keterjangkauan,, ditambah lagi dengan keandalan pasokan listrik…
Dari India dilaporkan India memperkirakan batu bara masih menyumbang sekitar 50% pembangkit listrik hingga 2035-2036, meski negara tersebut terus mempercepat pengembangan energi terbarukan..
Permintaan dari pembangkit listrik, ditambah lagi dengan pengguna akhir belum cukup kuat untuk menopang kenaikan harga lebih lanjut…
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Kamis (24/9/2026) ditutup di US$ 143,5 per ton.
Penyebab utamanya adalah aktivitas pasar sepi selama periode libur., sehingga berdampak pada Perdagangan thermal coal di pelabuhan China Utara melambat terjadi…
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Naik Tipis, Sentimen India vs China Bertabrakan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Emiten RI Ini Bisa Cuan di Tengah Perang dan Ancaman Krisis Energi Dunia | Equityworld Futures
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Melonjak Tajam Meski The Fed Tahan Suku Bunga, Dolar Melemah Jadi Kunci