Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas dan Perak Naik, Tapi Makin Banyak Trader Pilih Hati-Hati yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kondisi tersebut menekan harga emas yang telah anjlok lebih dari 22% sejak mencetak rekor tertinggi US$5.594,82 per ounce pada Januari..
Kenaikan ini menjadi kabar baik setelah harga perak melemah 0,8% pada Senin..
Sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada akhir Februari, kenaikan harga energi meningkatkan kekhawatiran inflasi. Di samping itu, mendorong bank sentral di berbagai negara mempertahankan kebijakan moneter ketat. juga perlu diperhatikan..
// .
Sebagai catatan, The Fed menaikkan suku bunga pekan lalu.
Pada hari ini, Rabu (23/9/2026) pukul 06.28 WIB, harga emas menguat 0,17% ke US$ 4362,35 per troy ons.
Meski emas secara tradisional dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, daya tariknya menurun ketika suku bunga tinggi terjadi karena investor memiliki alternatif aset yang menghasilkan imbal hasil…
Trader kini melihat peluang 90% The Fed menaikkan suku bunga pada Desember, berdasarkan CME FedWatch Tool..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Selain itu, perak menanjak di tengah sikap pelaku pasar yang semakin memperhitungkan kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) tahun ini..
Investor juga terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah..
Pada hari ini, Rabu (23/9/2026) pukul 06.28 WIB, harga emas menguat 0,5% ke US$ 67,35 per troy ons..
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Selasa (22/9/2026) ditutup di posisi US$ 67,08 per troy ons.
Pasar fokus pada potensi pengetatan moneter setelah Presiden Federal Reserve St.
Harga minyak juga turun ke level terendah dalam dua pekan pada Selasa setelah prospek pasokan dari kawasan Teluk membaik.
Iran mengisyaratkan dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam tujuh hari, sementara Arab Saudi bersiap melanjutkan ekspor dari pelabuhan Yanbu..
// .
Dalam beberapa hari terakhir, dolar AS juga menguat. Selain itu, biasanya menjadi tekanan bagi emas,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global TD Securities, dikutip dari Refinitiv…
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (22/9/2026) ditutup di posisi US$ 4354,74 per troy ons.
Louis Alberto Musalem. Selain itu, Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee mengisyaratkan perlunya kenaikan suku bunga lanjutan untuk menekan inflasi yang dipicu permintaan kuat dan kenaikan harga energi…
“Masalahnya, meskipun harga minyak sedikit turun, pasar masih dengan kuat memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed.
Kenaikan ini menjadi kabar baik setelah harga emas melemah 0,8% pada Senin..
Ketua The Fed Kevin Warsh juga mengisyaratkan masih ada kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang..
Perkembangan terkait Harga Emas dan Perak Naik, Tapi Makin Banyak Trader Pilih Hati-Hati akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Menkes Ajukan Rp15 M Buat Reaktivasi Status PBI BPJS Pasien Kronis
- Equityworld Futures Surabaya | OJK Terima 4 Paket Calon Direksi BEI 2026-2030