Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ringgit Juara Asia: Rupiah Menguat, Yen-Won Masuk Zona Merah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Yuan China. Selain itu, peso Filipina sama-sama menguat 0,12%, disusul dong Vietnam yang naik 0,08%..
Perhatian pasar kini beralih ke Bank of Japan (BOJ).
Bank sentral AS juga memberi sinyal masih ada ruang kenaikan suku bunga lanjutan..
Menjelang agenda tersebut, bank sentral China dinilai terus memberi dukungan kepada yuan melalui penetapan kurs referensi harian yang lebih kuat..
Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam setelah melemah 0,35%. .
Pergerakan mata uang Asia pagi ini masih dipengaruhi dinamika dolar AS.
Rangkaian kenaikan tersebut menjadi yang terpanjang sejak 2023..
Meski melemah tipis, DXY masih bertahan di atas level 100.
Pelaku pasar akan mencermati pernyataan Gubernur BOJ Kazuo Ueda, terutama terkait waktu. Selain itu, kecepatan kenaikan suku bunga berikutnya…
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (18/9/2026)..
Meski begitu, tekanan terhadap dolar AS belum sepenuhnya hilang.
The Fed pada Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%.
Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini.
“Ke depan, renminbi kemungkinan masih akan mendapat dukungan dari pertemuan Trump-Xi yang diperkirakan berlangsung pekan depan,” ujar Serena Zhou, strategist Mizuho Securities, dikutip dari Reuters..
Chandler menilai ketika yield Treasury AS mulai turun setelah kenaikan sebelumnya, dolar AS ikut terkoreksi terbatas..
People’s Bank of China (PBoC) menaikkan kurs referensi harian yuan selama delapan sesi beruntun hingga Jumat.
Posisi tersebut menunjukkan dolar AS belum kehilangan tenaga setelah pada perdagangan sebelumnya mendapat dorongan besar dari keputusan The Fed menaikkan suku bunga..
Hal ini ditopang oleh kinerja ekspor China yang solid. Di samping itu, sinyal dukungan dari bank sentral China. juga perlu diperhatikan..
Meski Pasar masih menilai The Fed sudah memenuhi ekspektasi hawkish,, namun arah dolar berikutnya akan sangat bergantung pada seberapa agresif The Fed membuka ruang kenaikan suku bunga lanjutan. tetap penting..
Hal ini disebabkan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga Jepang, intervensi bersama Jepang-AS, serta dugaan repatriasi. Tak hanya itu, a investor Jepang dari luar negeri, akibatnya Yen sempat menguat tajam pada awal September. turut berperan penting..
Penguatan yuan pada pagi ini ke posisi CNY6,699/US$ sekaligus mencatatkan level terkuatnya sejak Juli 2022 atau lebih dari empat tahun.
Dolar Taiwan menyusul dengan kenaikan 0,26%.
Rupiah juga ikut masuk zona hijau dengan penguatan 0,06% ke posisi Rp17.725/US$..
Ringgit menguat 0,49% ke posisi MYR4,076/US$..
Yuan China. Di samping itu, peso Filipina sama-sama menguat 0,12%, masing-masing ke CNY 6,699/US$ dan PHP 62,589/US$. juga perlu diperhatikan..
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.20 WIB, enam dari 10 mata uang Asia yang dipantau berhasil menguat terhadap dolar AS.
Walaupun begitu,, pada perdagangan Kamis waktu setempat, greenback mulai sedikit terkoreksi. masih terjadi meski Hal ini disebabkan oleh imbal hasil Treasury AS turun. Tak hanya itu, harga minyak mulai lebih moderat., akibatnya. turut berperan penting..
Bank sentral Jepang diperkirakan menaikkan suku bunga pada Jumat, ditambah lagi dengan memberi sinyal kesiapan untuk kembali menaikkan biaya pinjaman ke depan…
Dolar AS sempat melonjak tajam setelah keputusan tersebut.
“Saya pikir dolar bergerak sejalan dengan suku bunga AS saat ini,” ujar Marc Chandler, chief market strategist Bannockburn Forex, dikutip dari Reuters..
Penguatan yuan juga terjadi menjelang rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump. Tak hanya itu, Presiden China Xi Jinping pada akhir September turut berperan penting..
Yen Jepang juga terkoreksi 0,21% ke JPY 156,3/US$, disusul baht Thailand yang turun 0,12%. Di samping itu, dolar Singapura yang melemah tipis 0,02%. juga perlu diperhatikan..
Namun, dalam beberapa sesi terakhir, yen kembali tertekan seiring dolar AS yang kembali menguat..
Sementara empat mata uang lainnya masih berada di zona merah..
Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau melemah tipis 0,02% ke posisi 100,231..
// .
Perkembangan terkait Ringgit Juara Asia: Rupiah Menguat, Yen-Won Masuk Zona Merah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Dampak Data Nonfarm Payrolls AS dan Prospek Suku Bunga Fed
- Ekspor Perikanan Indonesia Anjlok Akibat Perang Iran | Equityworld Futures