0 0
Read Time:3 Minute, 58 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia Terbelah: Yen – Won Menguat, Rupiah Paling Terpuruk yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Di sisi lain, rupiah menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia pagi ini.

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini.

Pergerakan mata uang Asia pagi ini masih dipengaruhi dinamika dolar AS.

Kondisi ini menjadi penting terjadi karena data inflasi AS yang akan dirilis Jumat akan menjadi salah satu acuan utama sebelum rapat The Fed pekan depan…

Won menguat 0,16% ke posisi KRW 1.337,6/US$..

Penguatan yen mulai mengganggu perhitungan dalam transaksi carry trade, yakni strategi meminjam yen dengan biaya rendah untuk ditempatkan pada aset atau mata uang lain yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi..

Penyebab utamanya adalah yen Jepang bergerak kuat dalam beberapa hari terakhir, sehingga berdampak pada Dolar AS masih berada di bawah tekanan terjadi…

Di sisi lain, dolar AS masih mendapat penahan dari kenaikan harga minyak.

“Cerita utamanya adalah premi kebijakan AS yang membatasi kenaikan dolar, sementara yen menguat dengan dukungan dari Departemen Keuangan AS,” ujar Kevin Ford, FX & Macro strategist Convera, dikutip dari Reuters..

OCBC menilai eskalasi terbaru di Timur Tengah membuat dampak harga energi terhadap kebijakan The Fed kembali menjadi perhatian, terutama setelah laporan tenaga kerja AS yang kuat pekan lalu menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga..

Pasar secara luas memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 17-18 September mendatang.

Sementara itu, dong Vietnam bergerak stagnan di posisi VND 25.904/US$..

// .

Baht Thailand turun 0,03% ke THB 32,88/US$..

Pada saat yang sama, pasukan AS menyerang beberapa kapal tanker minyak Iran, sementara Iran menargetkan pangkalan AS di Yor. Selain itu, ia…

Sementara empat mata uang melemah. Di samping itu, satu lainnya stagnan. juga perlu diperhatikan..

Harga minyak Brent naik 3,36%, ditambah lagi dengan ditutup di US1,21 per barel, level tertinggi sejak Mei, setelah konflik di Timur Tengah kembali meningkat…

Ringgit Malaysia juga bergerak positif dengan penguatan 0,02% ke MYR 4,067/US$, sementara yuan China naik tipis 0,01% ke CNY 6,7072/US$..

Yen Jepang. Di samping itu, dolar Singapura sama-sama menguat 0,04%, masing-masing ke posisi JPY 153,46/US$ dan SGD 1,2634/US$. juga perlu diperhatikan..

Mata uang Garuda melemah 0,11% ke posisi Rp17.520/US$.

Dolar AS juga sempat memangkas pelemahannya setelah Departemen Keuangan AS menyatakan akan melipatgandakan ukuran operasi buyback obligasi tenor panjang pada Kamis, dengan pembelian hingga US$6 miliar..

Penguatan yen ditopang oleh ekspektasi pengetatan kebijakan BOJ yang lebih cepat, potensi repatriasi. Tak hanya itu, a investor Jepang dari luar negeri, serta tekanan dari Washington agar yen bergerak lebih kuat. turut berperan penting..

Greenback bahkan diperdagangkan dekat level terendah tujuh bulan terhadap yen, seiring pasar mencermati arah kebijakanΒ bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Tak hanya itu, bank sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) pada pekan depan. turut berperan penting..

Namun, penguatan yen berikutnya masih akan bergantung pada sinyal kebijakan Gubernur BOJ Kazuo Ueda..

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia bergerak cukup beragam dalam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (10/9/2026).Β .

Kenaikan harga minyak membuat pasar kembali mencermati risiko inflasi global.

Yen masih menjadi perhatian utama pasar setelah menguat sekitar 4% sepanjang September.

Peso Filipina turut terkoreksi 0,05% ke PHP 62,460/US$, disusul dolar Taiwan yang melemah 0,04% ke TWD 31,484/US$.

Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau melemah 0,09% ke posisi 98,731..

Meski demikian, rupiah masih berkisar di level terkuatnya dalam hampir 17 pekan terakhir.Β .

Kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan ke sejumlah kota di Arab Saudi.

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.20 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak lima mata uang menguat terhadap dolar AS.

Perkembangan terkait Mata Uang Asia Terbelah: Yen – Won Menguat, Rupiah Paling Terpuruk akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By