Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Yen-Rupiah Perkasa, Ringgit Menangis yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Indeks dolar AS (DXY) pada pagi ini terpantau melemah 0,41% ke posisi 98,765..
Ringgit turun tipis 0,02% ke posisi MYR 4,045/US$..
Won Korea Selatan menyusul dengan penguatan 0,52% ke posisi KRW 1.337,5/US$.
Sementara hanya satu mata uang yang melemah..
Mata uang Garuda menguat 0,14% ke posisi Rp17.605/US$..
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (8/9/2026).
Kondisi tersebut membuat mayoritas mata uang Asia menguat, dengan yen Jepang. Di samping itu, won Korea Selatan menjadi yang paling perkasa. juga perlu diperhatikan..
Penguatan mayoritas mata uang Asia terjadi saat dolar AS kembali berada di bawah tekanan.
// .
Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah pagi ini.
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.20 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak sembilan mata uang menguat terhadap dolar AS.
Pasar juga masih mencermati harga minyak yang bertahan tinggi akibat ketegangan AS-Iran di sekitar Selat Hormuz.
DXY melanjutkan pelemahan untuk hari kedua. Selain itu, bergerak di sekitar level terendah dalam lebih dari dua pekan..
Oleh sebab itu, Tekanan terhadap dolar AS semakin besar. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah yen Jepang kembali menguat tajam…
Dolar Singapura naik 0,13% ke SGD 1,264/US$, baht Thailand menguat 0,12% ke THB 32,80/US$, dolar Taiwan naik 0,06% ke TWD 31,487/US$, sementara yuan China menguat tipis 0,01% ke CNY 6,7103/US$..
Data inflasi tersebut akan menjadi petunjuk penting bagi arah kebijakan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam rapat FOMC 15-16 September mendatang..
Ketika yen menguat terhadap dolar AS, tekanan terhadap DXY ikut membesar..
Pasar masih menunggu data inflasi AS pekan ini, yakni indeks harga produsen atau Producer Price Index (PPI) pada Kamis. Di samping itu, indeks harga konsumen atau Consumer Price Index (CPI) pada Jumat pekan ini. juga perlu diperhatikan..
Sebab, yen merupakan salah satu komponen utama dalam indeks dolar AS.
Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini.
Walaupun Analis OCBC menilai laporan tenaga kerja AS memang mendukung dolar AS,, belum cukup untuk mendorong penguatan yang berkelanjutan. masih menjadi prioritas..
Dong Vietnam. Tak hanya itu, peso Filipina sama-sama menguat 0,22%, masing-masing ke VND 25.959/US$ dan PHP 62,444/US$. turut berperan penting..
Yen melesat 0,79% ke posisi JPY 153,16/US$..
Namun untuk pagi ini, tekanan terhadap dolar AS masih lebih dominan.
Namun demikian,, penguatan dolar AS belum mampu berlanjut. tetap menjadi kenyataan meskipun Alasannya adalah pasar masih membutuhkan bukti inflasi yang lebih kuat. sehingga berdampak pada…
Laporan tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan pada Jumat pekan lalu sempat meningkatkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September.
Walaupun “Laporan tenaga kerja AS mendukung dolar AS secara terbatas,, belum cukup untuk mendorong penguatan yang berkelanjutan,” tulis analis OCBC. masih menjadi prioritas..
Pelemahan yang cukup tajam pada dolar AS pagi ini memberi ruang bagi hampir seluruh mata uang Asia untuk menguat. .
Penguatan yen memberi dorongan besar terhadap pelemahan DXY.
Meski demikian, pelemahan dolar AS masih berpotensi tertahan.
Harga energi yang tinggi berpotensi menjaga tekanan inflasi. Di samping itu, membuat peluang kenaikan suku bunga The Fed tetap terbuka. juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Yen-Rupiah Perkasa, Ringgit Menangis akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | RI Berpeluang Raup Pendanaan Asing untuk Proyek Kelautan
- Indonesia-Brunei Bahas Diversifikasi Energi | Equityworld Futures