0 0
Read Time:4 Minute, 15 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Terbang ke Langit: Naik 6 Hari Beruntun, Tembus US$147 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Agen Energi Internasional (IEA) memperkriakan batu bara masih menjadi sumber pembangkit listrik terbesar dunia, dengan produksi hampir 11.000 TWh pada 2026.

Secara kumulatif April-Agustus 2026, produksi Coal India turun 4,5% menjadi 267,5 juta ton, sementara pasokan meningkat 6,7% menjadi 322,9 juta ton..

Kenaikan harga juga memperpanjang reli batu bara yang terus menguat 6,8% dalam enam hari beruntun.

Di India, sebanyak 45 PLTU dilaporkan memiliki stok batu bara yang sangat rendah.

Pembangkit berbasis batu bara. Selain itu, lignit menyumbang 69,54% listrik yang dipasok India pada April-Juni 2026…

Kondisi ini terjadi ketika permintaan listrik meningkat di tengah El Niño kuat, sementara pasokan batu bara terganggu hujan monsun..

Produksi batu bara Coal India Limited turun 5,7% secara tahunan menjadi 47,5 juta ton (MT) pada Agustus 2026, dari 50,4 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.

Impor petcoke juga merosot tajam menjadi sekitar 551 ribu ton, level terendah dalam 53 bulan..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara terbang ke posisi tertinggi dalam dua bulan.

Ekspor batu bara Indonesia mencatatkan penguatan dari sisi nilai sepanjang Januari-Juli 2026, meski volume pengirimannya ke pasar global justru menurun..

Penguatan juga didorong tingginya permintaan energi global di tengah kekhawatiran pasokan yang masih berlanjut..

Kenaikan impor coking coal terjadi di tengah terbatasnya pasokan domestik.

Lonjakan kebutuhan listrik juga memperlambat upaya menggantikan batu bara dengan energi terbarukan..

Berdasarkan data Ba. Selain itu, Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor batu bara naik 4,75% menjadi US,47 miliar pada Januari-Juli 2026, dari US,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya…

Per 4 Agustus, sekitar 148 juta ton batu bara tersedia di PLTU, tambang,, ditambah lagi dengan dalam perjalanan, cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 62 hari…

Minyak, ditambah lagi dengan batu bara adalah dua komoditas substitusi sehingga berdampak pada harganya saling memengaruhi….

Namun, pasokan batu bara justru naik 5,5% menjadi 60,6 juta ton..

Total impor mencapai sekitar 20,14 juta ton (MMT), turun 8,54% secara tahunan sekaligus 9,90% dibandingkan Juni…

Volumenya naik sekitar 14,65% MoM menjadi 6,07 juta ton pada Juli, meski secara tahunan masih turun sekitar 1,28%..

Lonjakan harga batu bara salah satunya ditopang harga minyak.

Penyebab utamanya adalah mengetatkan pasokan LNG global sekaligus mendorong harga energi., sehingga berdampak pada Konflik berkepanjangan di Timur Tengah turut memperkuat prospek permintaan batu bara terjadi….

Namun, impor coking coal bergerak berlawanan arah.

Dalam dua hari, Harga minyak WTI. Selain itu, brent melonjak 6%..

Kenaikan harga minyak. Selain itu, persoalan pasokan membuat reli berlanjut…

Meski produksi menurun, Kementerian Batu Bara India menyatakan pasokan untuk sektor listrik masih mencukupi.

Sementara itu, impor thermal coal turun menjadi 11,43 juta ton.

Namun, kenaikan nilai tersebut berbanding terbalik dengan volume ekspor.

Kenaikan terutama berasal dari Australia, dengan pengiriman dari negara tersebut melonjak 19,7% menjadi 3,78 juta ton..

Harga minyak brent ditutup menguat 4,6% ke US$ 94,65 per barel se. Selain itu, gkan WTI naik 0,6% ke US$ 90,77 per barel pada perdagangan Selasa (1/9/2026)..

// .

Data lain menunjukkan impor coking coal India meningkat dari sekitar 5,34 juta ton pada Juni menjadi 6,07 juta ton pada Juli, atau naik 13,8% MoM.

Kenaikan ini membawa harga batu bara ke posisi tertinggi sejak 11 Juni 2026 atau dua bulan lebih..

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Selasa (1/9/2026) tebang ke US$ 147,75 per ton.

Batu bara masih menjadi sumber utama listrik India.

Produksi coking coal India pada April-Juni 2026 tercatat turun 10,18% YoY menjadi 13,32 juta ton,. Akibatnya, industri baja semakin bergantung pada pasokan impor…

IEA memperkirakan batu bara tetap menjadi sumber pembangkit listrik terbesar hingga 2030, sementara belum ada sumber energi alternatif yang mampu menggantikannya dalam skala yang sama..

Pengiriman batu bara Indonesia turun 6,17% menjadi 201,47 juta ton, dari sebelumnya 214,71 juta ton..

Impor batu bara. Tak hanya itu, kokas India turun pada Juli 2026, seiring melemahnya impor thermal coal dan petcoke turut berperan penting..

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Terbang ke Langit: Naik 6 Hari Beruntun, Tembus US$147 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By