0 0
Read Time:4 Minute, 1 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Terbang, Rekor Tertinggi 2,5 Bulan: Dolar Jadi Bahan Bakar yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Bahkan, 45% bank sentral yang disurvei berencana menambah ca. Tak hanya itu, gan emas mereka sendiri. turut berperan penting..

Pada hari ini, Selasa (18/8/2026) pukul 06.49 WIB, harga emas ada di posisi US$ 4421,57 per troy ons atau menguar 0,14%.

Pelaku pasar kini menunggu risalah rapat The Fed pada Juli yang akan dirilis Rabu.

Hal ini disebabkan oleh biaya peluang memegang bullion ikut berkurang., akibatnya Sebagai aset yang tidak memberikan bunga, emas cenderung lebih menarik ketika suku bunga turun..

Bank sentral Polandia menjadi salah satu pembeli terbesar dengan tambahan 51 ton, sementara Bank Sentral China menambah 33 ton, terbesar sejak kuartal IV 2023..

Dokumen tersebut diharapkan memberikan petunjuk lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas kembali menguat seiring pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga…

Jika ketegangan kembali meningkat, permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven berpotensi mendapatkan dorongan tambahan..

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September sekitar 33%, turun dari 51,2% sebulan sebelumnya..

Survei World Gold Council menunjukkan 89% pengelola ca. Di samping itu, gan devisa memperkirakan kepemilikan emas bank sentral dunia akan meningkat dalam 12 bulan ke depan juga perlu diperhatikan..

Tren tersebut diperkirakan masih berlanjut.

“Faktor besar di sini adalah dolar AS telah melemah ke level psikologis penting 100,” kata Melek..

Analis TD Securities Bart Melek menilai pergerakan emas menunjukkan pasar mulai memperhitungkan kemungkinan stagflasi, yakni kondisi ketika pertumbuhan ekonomi melemah sementara inflasi tetap tinggi..

Penguatan ini membawa harga emas ke posisi teringgi sejak 4 Juni 2026 atau 2,5 bulan terakhir..

Ekspektasi melemah setelah data payrolls AS pekan lalu lebih lemah dari perkiraan. Tak hanya itu, inflasi konsumen menunjukkan tekanan yang relatif terkendali. turut berperan penting..

Pada kuartal I, pembelian mencapai 244 ton.

Dengan kombinasi dolar AS yang melemah, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang menyusut, potensi stagflasi, serta risiko geopolitik, emas masih memiliki sejumlah katalis untuk mempertahankan tren penguatannya..

Pada hari ini, Selasa (18/8/2026) pukul 06.53 WIB, harga perak ada di posisi US$ 65,9 per troy ons atau menguat 0,15%.

// .

Harga perak juga ikut melambung.  Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Senin (17/8/2026) ditutup di posisi US$ 65,8 per troy ons.

Bagi emas, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah menjadi katalis positif.

“Pasar emas tampaknya se. Tak hanya itu, g memperhitungkan lingkungan stagflasi, dengan pasar tenaga kerja yang melemah dan ekspektasi bahwa The Fed akan mentoleransi tingkat inflasi saat ini,” ujar Melek, dikutip dari Refinitiv. turut berperan penting..

Pelemahan dolar AS menjadi salah satu pendorong utama kenaikan emas.

Penguatan ini membawa harga perak ke posisi teringgi sejak 17 Juni 2026 atau 2 bulan terakhir..

Pernyataan tersebut mengindikasikan Iran mengambil pendekatan yang lebih ofensif..

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (17/8/2026) ditutup di posisi US$ 4415,19 per troy ons.

Harga emas juga mendapat dukungan kuat dari bank sentral dunia..

Indeks dolar turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan. Tak hanya itu, kini ada di level 99. turut berperan penting..

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz. Selain itu, kawasan sekitarnya jika upaya diplomasi dengan Amerika Serikat gagal..

Artinya, akumulasi bank sentral sepanjang semester I telah menembus 530 ton..

Harga emas juga ditopang ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang mereda.

// .

Pembelian bersih bank sentral mencapai 289 ton pada kuartal II 2026, melonjak 62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dolar yang lebih lemah membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain,. Akibatnya, meningkatkan permintaan terhadap logam mulia…

Dari sisi geopolitik, ketegangan AS-Iran juga kembali menjadi perhatian pasar..

Perkembangan terkait Harga Emas Terbang, Rekor Tertinggi 2,5 Bulan: Dolar Jadi Bahan Bakar akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By