0 0
Read Time:3 Minute, 31 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Aneh! Dolar Lemas, Mata Uang Asia Bikin Cemas; Cuma Won-Ringgit Pekasa yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Rupiah Garuda melemah 0,14% ke posisi Rp17.845/US$. .

Alasannya adalah ekspektasi kenaikan suku bunga menurun sehingga berdampak pada Dengan kondisi tersebut, dolar AS memang berada dalam tekanan…

Jakarta, Equityworld Futures – Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) belum cukup kuat mengangkat mata uang Asia pada perdagangan Selasa (18/8/2026).

Brent naik 0,3% ke US$91,14 per barel setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 30 Juli pada perdagangan Senin..

Penjualan ritel AS pada Juli turun untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, menyusul data tenaga kerja yang lebih lemah sekaligus inflasi yang relatif lebih jinak…

Pergerakan mata uang Asia hari ini masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS.

Namun, kekhawatiran terhadap harga minyak sekaligus ketegangan Timur Tengah membuat pelaku pasar tetap berhati-hati…

Walaupun Laju inflasi tahunan di kisaran tinggi 2% mungkin dapat diterima The Fed,, itu membuat proses inflasi hampir tidak punya ruang bernapas di tengah dunia yang terus menghadapi guncangan pasokan,” ujar Shah, dikutip dari Reuters. masih menjadi prioritas..

Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau melemah 0,06% ke posisi 99,581..

Peso melemah 0,19% ke posisi PHP 61,586/US$..

Risiko geopolitik tersebut ikut menjaga harga minyak tetap tinggi.

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini.

DXY masih berada di bawah level 100, ditambah lagi dengan bergerak dekat level terendah dalam beberapa bulan terakhir..

Yen Jepang. Tak hanya itu, dong Vietnam sama-sama melemah 0,04%, masing-masing ke posisi JPY 159,5/US$ dan VND 26.211/US$ turut berperan penting..

Ringgit Malaysia menyusul dengan kenaikan 0,27% ke posisi MYR 4,049/US$.

Rupiah juga masuk dalam daftar yang melemah dari greenback.

Baht Thailand turun 0,09% ke THB 33,04/US$, disusul yuan China yang melemah 0,06% ke CNY 6,743/US$..

Dolar Singapura juga terkoreksi tipis 0,03%..

// .

Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat..

Won menguat 0,33% ke posisi KRW 1.410,9/US$..

Mayoritas mata uang kawasan justru bergerak melemah terhadap greenback, di tengah sentimen pasar yang masih rapuh akibat ketidakpastian global..

“Inflasi berada di atas target hampir sepanjang lima tahun terakhir.

Data ekonomi AS belakangan memberi sinyal perlambatan.

Penyebab utamanya adalah risiko eskalasi perang di Timur Tengah kembali meningkat, terutama setelah pembicaraan untuk mengakhiri konflik AS-Iran menemui jalan buntu., sehingga berdampak pada Sentimen pasar masih rapuh terjadi…

Nohshad Shah, head of EMEA fixed income sales Citadel Securities, menilai risiko inflasi masih belum bisa diabaikan di tengah potensi gangguan pasokan global..

Dolar Taiwan juga bergerak positif dengan penguatan 0,24% ke TWD 31,78/US$..

Di sisi lain, peso Filipina menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di Asia.

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar menurunkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September.

Namun, pelemahan dolar AS tidak langsung membuat mata uang Asia menguat merata.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada rapat September turun menjadi 35%, dari 52,2% pada pekan sebelumnya..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak tujuh mata uang melemah terhadap dolar AS.

Perkembangan terkait Aneh! Dolar Lemas, Mata Uang Asia Bikin Cemas; Cuma Won-Ringgit Pekasa akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By