Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar AS Ditendang di Mana-Mana: Rupiah, Won hingga Ringgit Perkasa yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kondisi ini kembali memunculkan kekhawatiran gangguan pasokan di pasar energi global..
Yen Jepang naik 0,06% ke JPY 159,37/US$, sementara dong Vietnam menguat 0,03% ke VNDΒ 26.062/US$..
Penguatan mayoritas mata uang Asia pagi ini terjadi saat dolar AS kembali melemah.
Dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pada pagi ini.
Rupiah juga bergerak positif dengan penguatan 0,08% ke posisi Rp 17.845/US$..
Jakarta, Equityworld Futures –Β Dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah pada pagi ini menjadi angin segar bagi mata uang Asia.
Won Korea Selatan menyusul dengan kenaikan 0,26% ke posisi KRW 1.414,24/US$.
Dolar Taiwan menguat 0,47% ke posisi TWD 31,974/US$..
Data Producer Price Index (PPI) tersebut membuat pelaku pasar kembali memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) pada September mendatang..
Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.30 WIB terpantau turun 0,06% ke posisi 99,905..
Baht melemah 0,18% ke posisi THB 33,21/US$..
Noel Dixon, senior macro strategist State Street, menilai data inflasi terbaru mendukung peluang The Fed tetap menahan suku bunga..
Di sisi lain, baht Thailand menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di Asia.
Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah data harga produsen AS menunjukkan inflasi di tingkat produsen tidak berubah pada Juli.
Sebelumnya, ekonom memperkirakan PPI akan naik 0,2%..
PPI AS yang stagnan pada Juli terjadi setelah pada Juni tercatat turun 0,1% berdasarkan revisi terbaru.
Harga minyak sempat memangkas pelemahan setelah muncul laporan serangan Houthi Yaman terhadap kilang Saudi Aramco dengan drone.
Pada perdagangan Jumat (14/8/2026), mayoritas mata uang kawasan bergerak menguat terhadap greenback..
Angka ini turun dari 40% pada Rabu sekaligus 55% pada pekan sebelumnya…
Data tersebut melengkapi rilis inflasi konsumen AS yang juga menunjukkan tekanan harga relatif terbatas.
Dolar Singapura. Selain itu, ringgit Malaysia sama-sama menguat tipis 0,02%..
// .
Peso Filipina turut terkoreksi 0,04% ke PHP 61,345/US$, sementara yuan China melemah tipis 0,01% ke CNY 6,743/US$..
Dolar Singapura berada di posisi SGD 1,28/US$, se sekaligus gkan ringgit berada di MYR 4,084/US$…
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.28 WIB, tujuh dari 10 mata uang yang dipantau berhasil menguat terhadap dolar AS, sementara tiga lainnya melemah..
Meski begitu, pasar masih mencermati risiko dari harga minyak. Di samping itu, ketegangan Timur Tengah juga perlu diperhatikan..
Fed funds futures kini menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sebesar 35%.
“Kesimpulan saya dari angka hari ini sekaligus kemarin adalah data tersebut membantu memperkuat alasan bagi The Fed untuk tetap menahan suku bunga pada September,” ujar Dixon, dikutip dari Reuters…
Kondisi ini memperkuat pan, ditambah lagi dengan gan bahwa The Fed memiliki ruang untuk menahan suku bunga pada rapat bulan depan…
Perkembangan terkait Dolar AS Ditendang di Mana-Mana: Rupiah, Won hingga Ringgit Perkasa akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Maruarar Siapkan Kebijakan Cicilan Rumah Subsidi 30 Tahun | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Mengapa Akhirnya Mendag Isyaratkan Perubahan HET Minyakita