Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Tak Perlu Bom Nuklir, Iran Punya Senjata yang Bikin Dunia Ketar-Ketir yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Irak mencoba menggunakan jalan darat dengan mengirimkan minyak bakar ke Suriah melalui sekitar 1.000 truk per hari, melonjak dari hanya 10 truk sebelum perang.
Meskipun Penyebab utamanya adalah ketergantungan mereka terhadap Hormuz tidak hanya berkaitan dengan ekspor.,. Akibatnya,, tetap saja, negara-negara Teluk tetap menghadapi masalah terjadi….
Kekuatan Iran terhadap harga energi global juga dapat melemah sebelum akhir dekade ini..
Ketika pelayaran terganggu, pasokan energi tersendat, biaya angkut sekaligus asuransi meningkat, sedangkan harga minyak serta gas dunia ikut terdorong naik…
Ancaman tersebut dapat mempertahankan tingginya biaya pembangunan, pen. Selain itu, aan, dan asuransi meskipun perang berakhir melalui perundingan…
Dari seluruh komoditas yang melintasi perairan tersebut, minyak mentah memiliki pilihan jalur alternatif paling banyak..
Sebelum perang, sekitar 16 juta barel minyak mentah melewati Selat Hormuz setiap hari.
Namun, tidak tersedia ca, ditambah lagi dengan gan serupa untuk makanan segar, obat-obatan, dan barang elektronik…
Karena itu, tujuan Iran tampaknya bukan sekadar meraih pendapatan sebesar-besarnya.
Namun, kapasitas yang dibutuhkan akan setara dengan jaringan Nord Stream yang dahulu mengalirkan gas Rusia ke Eropa..
Pendapatan itu akan berkurang ketika jaringan pipa. Di samping itu, fasilitas alternatif bertambah juga perlu diperhatikan..
Negara-negara Teluk mengirimkan hampir 5 juta barel bensin, diesel,. Tak hanya itu, bahan bakar lain melalui Hormuz pada tahun lalu turut berperan penting..
Cara tersebut jauh lebih lambat sekaligus mahal dibandingkan pengiriman menggunakan kapal…
Pelabuhan Jeddah yang berada di luar selat hanya memiliki kapasitas sekitar 7,5 juta TEUs.
Sekitar 95% kebutuhan biji-bijian negara Arab di kawasan Teluk berasal dari pemasok luar negeri.
Berdasarkan skema tersebut, pendapatan jangka panjang Iran diperkirakan lebih realistis berada pada kisaran US$2 miliar-US$3 miliar per tahun..
Rancangan aturan yang diajukan kepada parlemen Iran menawarkan skema lebih terukur.
Jalur alternatif secara perlahan akan mengurangi ketergantungan dunia terhadap Hormuz.
Walaupun Kekuatan Iran terhadap harga energi dunia kemungkinan berkurang menjelang akhir dekade,, pengaruhnya terhadap negara-negara Teluk dapat bertahan lebih lama. masih menjadi prioritas..
Proyek tersebut akan menelan biaya sangat besar. Di samping itu, membutuhkan waktu bertahun-tahun. juga perlu diperhatikan..
Minyak Saudi yang dikirim dari Yanbu menuju Asia juga harus melewati Selat Bab al-Mandab.
Namun, selama minyak, LNG, pangan,. Tak hanya itu, barang kebutuhan negara-negara Teluk masih melewati perairan tersebut, Iran tetap memiliki alat untuk menekan kawasan turut berperan penting..
Harga energi yang tinggi diperkirakan dapat mendorong tambahan produksi minyak sebesar 2 juta-3 juta barel per hari dari Amerika. Di samping itu, wilayah lainnya juga perlu diperhatikan..
Jakarta, Equityworld Futures – Selat Hormuz telah berubah dari jalur perdagangan menjadi senjata ekonomi Iran.
Qatar secara teori dapat membangun pipa gas menuju Oman.
Tindakan tersebut justru dapat merusak kesepakatan damai..
Namun, masih ada sekitar 5 juta barel per hari yang tetap belum memiliki jalur alternatif..
Negara-negara Teluk membutuhkan Hormuz untuk mendatangkan pangan, obat-obatan, peralatan elektronik, bahan tambang,. Selain itu, berbagai kebutuhan lainnya…
Ketergantungan itu memberikan kesempatan kepada Iran untuk memungut biaya dari kapal yang melewati Hormuz.
Pilihan lainnya adalah membawa minyak Saudi ke utara melalui Terusan Suez atau jaringan pipa Sumed di Mesir.
Persoalan paling rumit terdapat pada LNG yang sebagian besar diekspor oleh Qatar.
Biayanya harus tetap lebih rendah dibandingkan ongkos menggunakan rute alternatif..
Pembangunan jaringan pipa tidak otomatis membuat ekspor energi lebih aman.
Negara tersebut juga merencanakan pipa baru berkapasitas 2,5 juta barel per hari yang menghubungkan la, ditambah lagi dengan g minyak di selatan dengan rute menuju Yordania, Suriah, dan Turki…
Negara tersebut hampir sepenuhnya bergantung pada Hormuz sekaligus belum memiliki proyek jalur ekspor alternatif…
Uni Emirat Arab (UEA) juga meningkatkan aliran pipa Habshan-Fujairah dari sekitar 1 juta menjadi 1,8 juta barel per hari.
Pada 29 Juli 2026, sebuah drone menghantam kapal tanker di Damietta, pelabuhan yang berada dekat Terusan Suez..
Tambahan pasokan itu perlahan akan mengurangi kemampuan Iran memengaruhi harga energi dunia.
Seorang anggota parlemen Iran pada Juni mengeklaim Teheran menarik US$1,5 juta-US$2 juta dari setiap kapal..
Sekitar seperlima minyak. Di samping itu, gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) dunia biasanya melewati Selat Hormuz juga perlu diperhatikan..
Namun, Teheran mungkin perlu tetap mengancam kapal yang menolak membayar agar aturan bisa dipatuhi.
Satu kapal Panamax dapat membawa sekitar 60.000 ton serealia, setara dengan muatan sekitar 2.000 truk..
Penyebab utamanya adalah itu mempercepat pembangunan jaringan baru,. Akibatnya, Negara-negara Teluk terjadi…
Jika minyak mentah mulai memiliki sejumlah pilihan, kondisi berbeda terlihat pada produk olahan minyak..
Walaupun Jaringan kereta api regional dapat menjadi pilihan,, proses pembangunannya membutuhkan biaya. Di samping itu, waktu besar juga perlu diperhatikan. masih menjadi prioritas..
Sementara itu, sekitar 200.000 barel minyak Irak per hari mulai dialirkan menuju Turki melalui jaringan pipa yang sebelumnya tidak digunakan..
Negara importir memang dapat mencari pasokan dari kawasan lain.
Iran maupun kelompok sekutunya juga dapat menyerang jaringan pipa, pelabuhan,. Tak hanya itu, fasilitas baru yang dianggap mengurangi kekuatan Hormuz turut berperan penting..
Negara-negara Teluk memang memiliki ca sekaligus gan biji-bijian yang umumnya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama empat hingga enam bulan..
Meski Hanya Arab Saudi yang memiliki fasilitas bongkar muat barang curah cukup memadai,, namun kapasitasnya belum mampu memasok seluruh kawasan. tetap penting..
Negara-negara Teluk mulai membangun. Selain itu, memaksimalkan jalur ekspor alternatif..
Senjata Hormuz mungkin kehilangan sebagian nilainya,. Akan tetapi belum akan hilang dalam waktu dekat. tidak boleh diabaikan..
Ekspor minyak mentah Arab Saudi melalui jalur tersebut melonjak setelah pipa East-West dioperasikan secara maksimal..
Sisanya digunakan untuk memasok kilang minyak di pesisir Laut Merah..
Arab Saudi memang merencanakan perluasan koridor East-West sebesar 2 juta barel per hari untuk mengangkut produk olahan.
Namun, analisis Hormuz Dependency Dashboard yang dikutip dari The Economist menunjukkan ketergantungan terhadap selat ini tidak dapat dihilangkan dalam waktu singkat..
Meski seluruh jalur tersebut telah dimaksimalkan, The Economist memperkirakan sekitar 10 juta barel minyak per hari masih belum mempunyai rute ekspor pengganti..
Sebaliknya, bensin, diesel, LNG, pangan,, ditambah lagi dengan barang dalam peti kemas masih sulit dipindahkan ke rute lain..
Arab Saudi telah memaksimalkan pipa East-West yang menghubungkan kawasan produksi di timur dengan Pelabuhan Yanbu di Laut Merah.
Hingga kini belum tersedia jaringan pipa darat yang dapat menggantikan jalur tersebut..
UEA merencanakan pipa tambahan berkapasitas 1,8 juta barel per hari yang ditargetkan selesai pada akhir 2027..
Namun, hanya hampir 5 juta barel per hari yang dapat langsung diekspor.
Namun, jumlah itu dinilai tidak realistis untuk dipertahankan..
Setelah perang berlangsung selama lima bulan, muncul pertanyaan, berapa lama Iran dapat mempertahankan kekuatan tersebut?.
Jika seluruh proyek berjalan sesuai rencana, tambahan 5 juta barel minyak per hari diperkirakan dapat menghindari Hormuz pada 2030.
Qatar juga harus membangun kompleks pencairan gas baru di pesisir Laut Arab agar LNG dapat dimuat ke kapal tanpa melewati Hormuz.
Kapasitas LNG global juga se, ditambah lagi dengan g mengalami ekspansi besar…
Pipa tersebut berakhir di Fujairah yang berada di luar Selat Hormuz..
Letaknya yang sempit. Tak hanya itu, kekuatan militer Teheran di sekitarnya membuat negara tersebut mampu mengganggu pengiriman energi sekaligus menekan negara-negara tetangganya. turut berperan penting..
Proyek di Irak masih menghadapi risiko keamanan, perselisihan lintas negara,. Tak hanya itu, keterlambatan pembangunan. turut berperan penting..
Namun, proyeknya masih berada pada tahap awal sekaligus harus disertai perluasan Pelabuhan Yanbu…
Irak ingin meningkatkan kapasitas salah satu jaringan pipanya menjadi 1 juta barel per hari dalam waktu satu tahun.
Teheran juga ingin mempertahankan posisinya sebagai penjaga pintu Hormuz melalui sistem perizinan, layanan pelayaran, atau kerja sama pengelolaan perairan dengan Oman..
Memindahkan pengiriman dalam jumlah besar ke jalan darat juga tidak efisien.
Tarif akan ditentukan berdasarkan volume, ditambah lagi dengan nilai kargo, jenis kapal, serta negara asal pemilik atau penyewa kapal..
Minyak mentah memang relatif mudah dialihkan melalui pipa.
Tarif tinggi yang dipungut di tengah ancaman militer kemungkinan sulit berlaku ketika perang berakhir. Tak hanya itu, arus pelayaran kembali mendekati normal. turut berperan penting..
Alirannya meningkat dari sekitar 1 juta menjadi kapasitas penuh 7 juta barel per hari..
Usulan lain menetapkan tarif €3 per ton di perairan Iran, ditambah lagi dengan €2 per ton di perairan internasional..
Jalur sempit di dekat Yaman tersebut berada dalam jangkauan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran..
Sistem tarif hanya dapat berjalan jika pelayaran cukup aman sekaligus pembayarannya mudah dilakukan..
Namun, rute ini juga tidak sepenuhnya aman.
Jalur dari Laut Merah menuju Qatar diperkirakan dapat menelan sedikitnya US$25 miliar..
Kapal minyak mentah akan lebih cepat memperoleh pilihan, se. Di samping itu, gkan kapal LNG, produk BBM, dan barang curah kemungkinan tetap bergantung pada Hormuz selama bertahun-tahun. juga perlu diperhatikan..
Pengalihan minyak dari Hormuz bahkan membuat penggunaan Bab al-Mandab meningkat tajam.
Jebel Ali di Dubai, pelabuhan peti kemas terbesar di kawasan dengan kapasitas hampir 20 juta twenty-foot equivalent units (TEUs) per tahun, berada di dalam Hormuz..
Pelabuhan tersebut juga telah beroperasi mendekati kapasitas penuh sebelum perang sehingga berdampak pada sulit mengambil alih seluruh pengiriman kawasan Teluk…
Mereka hanya memindahkan sebagian pengiriman dari satu jalur rawan menuju jalur rawan lainnya..
Persoalan lain adalah keterbatasan pelabuhan.
Jika lalu lintas mencapai sekitar 70% dari kondisi sebelum perang, pendapatan Iran berdasarkan klaim tersebut dapat melampaui US$35 miliar per tahun.
Negara-negara Teluk pada akhirnya tidak benar-benar menghilangkan risiko.
Perkembangan terkait Tak Perlu Bom Nuklir, Iran Punya Senjata yang Bikin Dunia Ketar-Ketir akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Bursa Saham China Paling Kokoh di Tengah Perang, IHSG Jangan Ditanya | Equityworld Futures
- Equityworld Trillium Surabaya – Pengaruh Lonjakan Dolar dan Data Inflasi CPI AS