Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait PTBA Produksi 19,45 Juta Ton Batu Bara, Semester I 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Jumlah tersebut turun 10,49 persen dibandingkan produksi pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 21,73 juta ton..
Permintaan tinggi berasal dari sejumlah negara, misalnya Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, hingga Thailand…
Penjualan ekspor naik 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
TEMPO.CO, Jakarta – PT BUKIT Asam (Persero) Tbkย atau PTBA mencatat volume produksi batu bara sebanyak 19,45 juta ton selama semester I 2026.
Perusahaan mencatat telah menjual sebanyak 21,10 juta ton yang terdiri dari 10,77 juta ton di pasar domestik. Selain itu, 10,33 juta ton di pasar ekspor selama semester I..
“Kinerja operasional pada semester I masih menjaga kesinambungan produksi sekaligus pasokan batu bara kepada pelanggan,” kata Direktur Utama PTBA Bambang Ismawanย dalam keterangan tertulis pada Jumat, 24 Juli 2026…
Perkembangan terkait PTBA Produksi 19,45 Juta Ton Batu Bara, Semester I 2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Gapki Dorong Penegakan Hukum dalam Pengawasan Ekspor Sawit
- Equityworld Futures Surabaya | Harga CPO Turun, Dipicu Melemahnya Permintaan dari India