Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia: Rupiah dan Ringgit Jatuh, Won, Yen – Yuan Terbang yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Rupiah menjadi salah satu mata uang yang masih tertekan pada pagi ini.
Ketegangan kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump berjanji akan menghancurkan jembatan atau pembangkit listrik Iran setiap kali Iran menembaki kapal di Selat Hormuz.
Menurut Perez, eskalasi yang terlalu besar justru membuat pasar menilai akan ada upaya cepat untuk segera menghentikan konflik..
Jakarta, Equityworld Futures – Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung terbelah pada perdagangan Kamis (23/7/2026).
“Ada negosiasi yang berlangsung di belakang layar, jadi pada akhirnya pasar mencoba melihatnya dari sudut pan. Selain itu, g yang berbeda, tidak selalu lebih positif,” ujar Perez, dikutip dari Reuters…
Yen Jepang turut menguat 0,06% ke posisi JPY 163,05/US$, sementara yuan China naik 0,06% terhadap dolar AS..
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia, sebanyak lima mata uang menguat terhadap dolar AS, sementara lima lainnya melemah..
Minyak mentah AS naik 2,93% ke US$86,81 per barel, sementara Brent menguat 3,34% ke US$94,05 per barel.
Pelemahan dolar AS di pasar global belum mampu mendorong seluruh mata uang kawasan masuk ke zona hijau..
Pernyataan ini menjadi eskalasi terbaru setelah kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran mengancam jalur energi vital kedua..
Meski begitu, pasar juga masih melihat a. Selain itu, ya ruang diplomasi..
Itu narasinya sekaligus itu membantu pasar, dan bukan hal yang sangat positif bagi dolar,” tambahnya…
// .
Posisi ini membuat rupiah kembali bergerak diatas Rp17.900/US$..
Harga minyak sempat menyentuh level tertinggi dalam sekitar enam pekan.
Won melesat 0,67% ke posisi KRW 1.467,2/US$..
Kenaikan harga minyak ini muncul terjadi karena pasar kembali mencemaskan gangguan pasokan energi global…
Dolar AS sedikit mereda setelah mencatat penguatan dalam beberapa hari terakhir.
Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters pada Senin bahwa mediator telah mengajukan proposal gencatan senjata selama 10 hari kepada Teheran..
Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia.
Penyebab utamanya adalah ketegangan perang AS-Iran kembali mendorong harga minyak naik, ditambah lagi dengan menyalakan lagi kekhawatiran inflasi., sehingga berdampak pada Sebelumnya, greenback naik terjadi….
Tekanan juga dialami baht Thailand yang melemah 0,06% ke posisi THB 33,77/US$, disusul ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,05% ke MYR 4,086/US$..
Hal ini disebabkan oleh secara umum skalanya begitu besar. Di samping itu, eskalasinya sudah terlalu jauh, akan ada upaya segera untuk mengakhirinya secara mendesak, akibatnya “. juga perlu diperhatikan..
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia terpantau melemah 0,07% ke posisi 101,056 pada pagi ini..
Dolar Singapura naik 0,09% ke SGD 1,289/US$..
Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada rapat Juli sebesar 31,5%, naik dari 10,7% pada pekan sebelumnya..
Dolar Taiwan juga menguat cukup solid, yakni 0,39% ke posisi TWD 32,254/US$.
Di sisi lain, ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) kembali bergerak naik sejalan dengan kenaikan harga minyak.
Peso Filipina juga turun tipis 0,02% ke PHP 61,732/US$, sementara dong Vietnam melemah 0,01% ke VND 26.315/US$..
Juan Perez, director of trading Monex USA di Washington, menilai pasar mulai mencoba membaca peluang penyelesaian konflik dari sudut pan. Tak hanya itu, g yang berbeda. turut berperan penting..
Mata uang Garuda melemah 0,20% ke posisi Rp17.910/US$.
Perkembangan terkait Mata Uang Asia: Rupiah dan Ringgit Jatuh, Won, Yen – Yuan Terbang akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Dirut BPJS Kesehatan yang Baru Pernah Jadi Dokter Kopassus | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Bandara Soekarno-Hatta Didorong Jadi 10 Terbaik Dunia