Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 10 Provinsi dengan Produksi Jagung Terbesar, Jawa vs Indonesia Timur yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kelima provinsi ini menjadi tulang punggung pasokan jagung nasional..
Sebaliknya, produksi diperkirakan tetap bertahan di 11,43 juta ton, atau naik sekitar 2.358 ton dibandingkan Januari-Agustus 2025..
// .
BPS juga memperkirakan musim panen masih berlanjut.
Di sisi lain, Lampung justru menambah areal panen 36,7 ribu hektare, terbesar di antara seluruh provinsi.
Produksi provinsi ini bertambah 247,5 ribu ton, menjadi kenaikan terbesar secara absolut di Indonesia.
Dengan kata lain, tambahan produksi pada beberapa daerah mampu menutup penurunan di wilayah lain..
Pada periode Juni-Agustus 2026, potensi luas panen diperkirakan mencapai 0,72 juta hektare, dengan potensi produksi 4,23 juta ton JPK-KA14..
Sumatera Utara juga mencatat tambahan hampir 80 ribu ton, se. Tak hanya itu, gkan Sulawesi Selatan naik sekitar 16,5 ribu ton. turut berperan penting..
Kenaikan pada Mei menjadi titik balik setelah panen sempat lebih rendah pada Maret. Tak hanya itu, April. turut berperan penting..
Namun jika dilihat secara kumulatif, pemulihan tersebut belum mengubah gambaran sepanjang tahun.
Perubahan ini mengindikasikan pertumbuhan produksi mulai bergeser ke luar sentra tradisional.
Ba sekaligus Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi jagung pipilan kering kadar air 14% (JPK-KA14) pada Mei 2026 mencapai 1,18 juta ton, naik 19,79% dibandingkan Mei tahun lalu..
Porsi tersebut meningkat dari 84,24% pada periode yang sama tahun lalu.
Hasil panen nasional relatif terjaga meski luas areal panen sedikit menyusut.
Sementara luas panen untuk jagung hijauan, ditambah lagi dengan panen muda turun…
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Produksi jagung Indonesia mulai menguat memasuki kuartal II-2026..
Meski tetap memimpin, Jawa Timur. Selain itu, Jawa Tengah sedang mengalami koreksi dibandingkan tahun lalu..
Lampung menjadi contoh paling jelas terjadi karena kenaikan luas panen berjalan seiring dengan lonjakan produksi…
Angka ini memang sedikit lebih rendah dibandingkan potensi pada periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga berdampak pada realisasi panen beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu arah produksi jagung sepanjang 2026…
Hingga Agustus 2026, luas panen nasional diperkirakan mencapai 1,97 juta hektare, turun tipis 0,49% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Posisi berikutnya ditempati Jawa Tengah sebesar 1,60 juta ton, Lampung 1,14 juta ton, Sulawesi Selatan 1,04 juta ton,, ditambah lagi dengan Sumatera Utara 1,03 juta ton..
Jawa Timur memiliki areal panen terbesar dengan 490.549 hektare, diikuti Jawa Tengah 278.074 hektare, Lampung 174.762 hektare, Sulawesi Selatan 170.733 hektare,. Di samping itu, Sumatera Utara 159.994 hektare. juga perlu diperhatikan..
Luas panen Jawa Timur turun hampir 39,6 ribu hektare dibandingkan tahun lalu.
Luas panen pada bulan yang sama ikut bertambah menjadi 0,21 juta hektare, atau meningkat 22,04% secara tahunan..
// .
Jawa Timur mempertahankan posisi sebagai produsen terbesar dengan estimasi produksi 2,81 juta ton JPK-KA14 sepanjang Januari-Agustus 2026.
Selama Januari-Mei 2026, 86,51% luas panen jagung berasal dari panen pipilan.
Angka tersebut hampir seperempat produksi nasional..
Komposisi ini mengarah pada semakin besarnya bagian tanaman yang dipanen hingga fase pipilan, yaitu bentuk yang menjadi bahan baku utama industri pakan ternak..
Sumatera Selatan. Di samping itu, Jawa Barat juga mencatat penambahan luas panen, meski skalanya lebih kecil. juga perlu diperhatikan..
Produksi Jawa Timur berkurang sekitar 211,8 ribu ton, se, ditambah lagi dengan gkan Jawa Tengah turun 251,6 ribu ton…
Peta produksi jagung Indonesia masih didominasi Pulau Jawa.
Gambaran yang sama terlihat pada sisi luas panen.
Perkembangan terkait 10 Provinsi dengan Produksi Jagung Terbesar, Jawa vs Indonesia Timur akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Harga Minyak Membara, Puluhan Kapal Tanker Keluar dari Persembunyian
- Equityworld Trillium Surabaya – Pidato Ketua The Fed Jerome Powell Di Simposium Jackson Hole