0 0
Read Time:4 Minute, 6 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Trump Buat Pengusaha Batu Bara RI Senyum-Senyum yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

S&P Global memperkirakan pasar batu bara metalurgi (metallurgical coal) Asia yang diperdagangkan melalui jalur laut memasuki kuartal III-2026 setelah reli harga yang dipimpin China mulai mereda..

// .

Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke India sebagai calon penggerak permintaan berikutnya..

Hal ini disebabkan oleh inspeksi keselamatan, akibatnya Di sisi lain, pasokan batu bara kokas mulai pulih seiring semakin banyak tambang di Shanxi yang kembali beroperasi setelah sempat dihentikan..

Selama kuartal II, pembeli India lebih mengandalkan kontrak jangka panjang. Tak hanya itu, persediaan yang ada, sementara impor kokas tetap tinggi, terutama dari Indonesia. turut berperan penting..

Sementara itu, Sxcoal melaporkan pasar met coke China melemah pada awal pekan ini setelah sejumlah pabrik baja besar di Provinsi Hebei meminta pemangkasan harga kokas.

Harga penutupan kemarin juga menjadi yang tertinggi sejak 17 Juni 2026 atau lebih dari sebulan terakhir..

Pada kuartal II, harga batu bara kokas premium melonjak hingga US$265 per ton, tertinggi sejak Maret 2024, dipicu kecelakaan tambang di Shanxi yang mengganggu pasokan domestik China..

Harga minyak terbang ke US$ 91 per barel, rekor tertinggi sejak 10 Juni 2026.

Harga minyak juga sudah melesat 8% dalam tiga hari beruntun..

Permintaan impor batu bara kokas premium di China melemah seiring melimpahnya stok di pelabuhan. Selain itu, mulai pulihnya produksi domestik..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara masih membara di tengah lonjakan harga minyak. Di samping itu, besarnya permintaan. juga perlu diperhatikan..

Batu bara, ditambah lagi dengan minyak adalah komoditas yang saling mensubstitusi. Akibatnya, harganya saling memengaruhi….

Namun kini posisi tawar berbalik terjadi karena permintaan baja melemah. Di samping itu, profitabilitas pabrik baja semakin tertekan.. juga perlu diperhatikan..

Permintaan baja mulai melemah akibat musim panas yang mengurangi aktivitas konstruksi, sementara produksi baja tetap tinggi.

Merujuk Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi US$ 134,5 per ton pada perdagangan Selasa (21/7/2026).

Pelaku pasar menilai arah harga batu bara kokas pada kuartal III akan sangat bergantung pada apakah China kembali meningkatkan impor serta apakah India mulai aktif membeli di pasar spot..

Jika diterapkan, ini akan menjadi penurunan harga pertama sejak reli harga pada Juni lalu..

Meskipun Penyebab utamanya adalah produksi batu bara China mulai pulih. Tak hanya itu, permintaan baja masih lesu.,. Akibatnya,, tetap saja, kenaikan harga diperkirakan sulit berlanjut terjadi.. turut berperan penting…

Hal ini mengurangi kekhawatiran kekurangan pasokan bahan baku..

Sebelumnya, produsen kokas masih mampu mempertahankan harga berkat gangguan pasokan batu bara kokas (coking coal).

Pada 2025, batu bara menyumbang sekitar 17% produksi listrik AS, sementara produksi batu bara naik 3% menjadi sekitar 528 juta ton..

Pemerintahan Trump juga mengubah fokus lembaga pembiayaan DOE untuk mendukung agenda kebangkitan industri batu bara, termasuk mendorong pencabutan aturan emisi gas rumah kaca bagi PLTU.

Di sisi lain, India diperkirakan baru akan kembali meningkatkan pembelian menjelang akhir kuartal III setelah musim hujan (monsoon).

Dewan Batu Bara Nasional (National Coal Council/NCC), yang menjadi penasihat pemerintahan Presiden Donald Trump, mendesak Departemen Energi AS (DOE) memberikan dukungan berupa jaminan pinjaman. Di samping itu, hibah untuk mempertahankan operasional PLTU yang ada serta membangun pembangkit batu bara baru. juga perlu diperhatikan..

Hal ini disebabkan oleh margin keuntungan pabrik baja terus menyusut., akibatnya Langkah ini dilakukan untuk mengalihkan tekanan biaya ke hulu..

Kenaikan harga batu bara ditopang harga minyak. Tak hanya itu, permintaan. turut berperan penting..

Oleh sebab itu, mereka menekan harga bahan baku, termasuk kokas. menjadi konsekuensi dari Kondisi ini membuat margin produsen baja menyempit..

Dalam pertemuan di Washington, NCC mengajukan 19 rekomendasi, termasuk peningkatan investasi infrastruktur batu bara, perjanjian pembelian listrik (PPA), serta penghapusan berbagai hambatan regulasi bagi pembangunan PLTU..

Kenaikan ini memperpanjang tren positifnya dengan menguat 3,07% dalam empat hari terakhir..

Akibatnya, produsen kokas semakin sulit mempertahankan harga sekaligus berpotensi harus menerima penurunan harga lebih lanjut…

Sejumlah produsen baja besar mengusulkan pemotongan harga kokas sebesar CNY 50 per ton.

Penyebab utamanya adalah pengiriman ke pabrik baja melambat,. Akibatnya, Persediaan kokas di sejumlah pabrik juga mulai meningkat terjadi…

Perkembangan terkait Trump Buat Pengusaha Batu Bara RI Senyum-Senyum akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By