0 0
Read Time:3 Minute, 21 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Ambruk 2% Lebih ke US$ 3960, Rekor Terendah 8 Bulan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 53% bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September..

Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi.

Hal itu meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi, sehingga berdampak pada mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset)…

Ketua The Fed Kevin Warsh pada pekan ini kembali menegaskan komitmennya untuk menurunkan inflasi, meski tidak memberikan petunjuk spesifik mengenai arah kebijakan suku bunga berikutnya..

Pelemahan kemarin juga menghapus tren kenaikan dua hari beruntun dengan penguatan sebesar 1,4%..

Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 4 November 2025 atau delapan bulan terakhir..

// .

Data pada Selasa menunjukkan inflasi konsumen AS melambat pada Juni, se. Di samping itu, gkan data Rabu memperlihatkan Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) mengalami penurunan. juga perlu diperhatikan..

Karena alasan yang sama, investor saat ini lebih memilih dolar AS dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil,” kata analis pasar Forex.com, Fawad Razaqzada, dalam sebuah catatan riset..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas jatuh 2% seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak sekaligus imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS)…

Pada Jumat (17/7/2026), harga emas dibanderol US$ 3977,5 per troy ons atau menguat 0,19%.

Kekhawatiran itu muncul setelah Iran meminta kelompok Houthi di Yaman bersiap menutup jalur pelayaran minyak di Laut Merah apabila AS menyerang infrastruktur kelistrikan Iran..

// .

Ambruknya emas tak bisa lepas dari kembali membaranya Timur Tengah..

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran inflasi. Tak hanya itu, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi. turut berperan penting..

Pada Jumat (17/7/2026), harga perak dibanderol US$ 55,55 per troy ons atau menanjak 0,07% %.

Oleh sebab itu, membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar. menjadi konsekuensi dari Pada saat yang sama, indeks dolar AS menguat 0,2%,..

Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 27 November 2025 atau tujuh bulan terakhir..

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis pekan ini menunjukkan tekanan inflasi mulai mereda.

Harga minyak bertahan di dekat level tertinggi dalam satu bulan setelah meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi dari Timur Tengah..

Harga perak sedikit membaik pada hari ini.

Dengan harga Brent yang lebih tinggi, ekspektasi pasar bahwa imbal hasil obligasi AS akan terus meningkat juga menguat, bahkan ada kemungkinan kenaikan suku bunga sudah terjadi pada September.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga bergerak naik.

“Walaupun beberapa data ekonomi jangka pendek mulai melemah, harga energi yang tetap tinggi akan menyulitkan The Fed mengambil sikap yang lebih dovish.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis (16/7/2026) ditutup di posisi US$ 3969,94 per troy ons.

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Kamis (16/7/2026) ditutup di posisi US$ 55,51 per troy ons.

Itulah yang saat ini menekan harga emas,” ujar Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, dikutip dari Reuters..

Perkembangan terkait Harga Emas Ambruk 2% Lebih ke US$ 3960, Rekor Terendah 8 Bulan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By