Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Tumbang 5 Hari Beruntun, China Bikin Dunia Meriang yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dikutip dari Bigmint, sejumlah sentimen kini menghantui harga batu bara..
Musim hujan di India. Selain itu, melimpahnya pasokan batu bara domestik membuat permintaan impor semakin rendah…
Harga batu bara Indonesia maupun Afrika Selatan di pelabuhan India terus melemah terjadi karena pembeli menunda pembelian dengan harapan harga akan turun lebih lanjut…
Oleh sebab itu, pembangkit listrik lebih mengandalkan batu bara domestik. menjadi konsekuensi dari Coal India terus menawarkan volume lelang yang besar, sementara stok di area tambang masih tinggi..
Dampaknya menyebar ke Australia, Indonesia,. Tak hanya itu, India melalui penurunan aktivitas pembelian, melemahnya tarif angkutan, serta turunnya harga batu bara di pasar internasional. turut berperan penting..
Tarif angkutan batu bara domestik juga turun tajam.
Hilangnya permintaan spot dari China membuat pasar semakin lemah.
Kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Tak hanya itu, peningkatan pasokan ke PT Perusahaan Listrk Negara (PLN) masih menyerap sebagian produksi batu bara kalori menengah Indonesia ke pasar domestik. turut berperan penting..
Akibatnya, harga batu bara FOB Indonesia terus turun pada hampir seluruh spesifikasi kalori..
Alasannya adalah berkurangnya permintaan ekspor Indonesia.. Akibatnya, Tarif pengiriman batu bara dari Kalimantan Timur ke India bagian barat terus melemah…
Alasannya adalah persediaan diperkirakan tetap tinggi hingga kuartal III. sehingga berdampak pada Kontrak berjangka di SGX juga mengindikasikan harga masih berpotensi melemah pada paruh kedua tahun ini…
Sebaliknya, pasar kini dihadapkan pada kondisi persediaan yang meningkat, ditambah lagi dengan konsumsi yang melambat…
Sementara itu, produsen semen mulai beralih menggunakan petroleum coke (petcoke) setelah harga petcoke internasional turun lebih dari US$20 per ton dibandingkan puncaknya pada Mei..
Persediaan di pelabuhan-pelabuhan utara terus bertambah, terminal di China Selatan hampir penuh, sementara kapal pengangkut batu bara impor mulai mengalami keterlambatan bongkar muat..
Kondisi pasar kini berbalik dibandingkan Mei hingga awal Juni, ketika kekhawatiran terhadap pasokan, ketidakpastian ekspor Indonesia,. Selain itu, permintaan musiman sempat menopang harga…
Hal ini disebabkan oleh terbatasnya ketersediaan kapal, bukan karena meningkatnya permintaan batu bara., akibatnya Sementara itu, tarif pengiriman dari Australia relatif stabil, terutama..
China kini berubah dari penopang harga batu bara Asia menjadi faktor utama yang mendorong koreksi harga..
Impor kini hanya dilakukan untuk kebutuhan pencampuran (blending) atau pembangkit yang memang dirancang menggunakan batu bara impor..
Kondisi ini terjadi terjadi karena pembelian dari China hampir menghilang, sementara utilitas di negara-negara Asia lainnya masih memiliki stok yang cukup…
Tarif pengiriman dari Qinhuangdao ke Shanghai merosot dari US$7,09 per ton pada pertengahan Juni menjadi hanya US$3,12 per ton pada awal Juli, mencerminkan perlambatan distribusi batu bara di pesisir China..
Sebagai contoh, pabrik semen sekaligus produsen bahan kimia hanya membeli batu bara sesuai kebutuhan jangka pendek.. sering terjadi ketika Di sisi lain, konsumen industri..
Batu bara yang sebelumnya dibeli trader pada harga tinggi kini mulai dijual dengan diskon.
Oleh sebab itu, menyeret turun harga batu bara acuan Newcastle Australia, harga FOB Indonesia, hingga harga batu bara impor di India. menjadi konsekuensi dari Pelemahan yang awalnya hanya terjadi di pasar domestik China kini telah menyebar ke pasar batu bara laut (seaborne),..
Harga batu bara Newcastle Australia turun dari kisaran US$150-an per ton sekitar tiga pekan lalu menjadi sekitar US$130 per ton pada pekan lalu.
Pasar batu bara termal Asia memasuki fase koreksi yang cukup tajam seiring melemahnya permintaan dari China.
Selama permintaan listrik di Asia Utara tidak meningkat tajam akibat gelombang panas musim panas atau tidak terjadi gangguan pasokan baru, kombinasi stok yang tinggi, lemahnya aktivitas industri, potensi kenaikan ekspor Indonesia, serta rendahnya impor India diperkirakan akan terus menekan harga batu bara termal Asia sepanjang Juli. Tak hanya itu, kemungkinan berlanjut hingga sebagian besar kuartal III. turut berperan penting..
Rute dari Richards Bay, Afrika Selatan, juga mengalami pelemahan akibat semakin sedikitnya kontrak pengiriman..
// .
Pembangkit listrik di China memiliki stok yang mencukupi.
Pelemahan ini memperpanjang derita batu bara yang sudah turun 1,2% dalam lima hari beruntun..
Pasar batu bara domestik China melemah cepat dalam dua pekan terakhir, menghilangkan salah satu faktor utama yang menopang harga batu bara Asia..
Selain itu, ekspektasi pemerintah akan menyetujui tambahan kuota produksi RKAB pada paruh kedua tahun ini juga menekan sentimen pasar..
Produsen baja berbasis sponge iron juga berhati-hati akibat lemahnya permintaan baja.
Harga batu bara di mulut tambang turun sekitar 5-20 yuan per ton di sejumlah wilayah produksi terjadi karena pembeli mulai lebih berhati-hati…
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara melanjutkan tren penurunan..
Curah hujan yang tinggi meningkatkan produksi listrik tenaga air sehingga berdampak pada mengurangi konsumsi batu bara..
Kini, stok batu bara pembangkit listrik di Asia berada pada level yang nyaman, aktivitas industri melemah, pasokan batu bara domestik di China, ditambah lagi dengan India melimpah, serta datangnya musim hujan di India membuat aktivitas pembelian semakin berkurang…
Namun, keterbatasan pasokan tersebut tidak lagi mampu menahan pelemahan harga..
Walaupun Penurunan harga bahan bakar kapal memang membuat biaya angkut lebih murah,, belum mampu mendorong peningkatan pembelian batu bara. masih menjadi prioritas..
Kekhawatiran mengenai inspeksi tambang, gangguan pasokan, serta keterbatasan ekspor Indonesia mulai mereda.
Negara tersebut selama ini menjadi penopang utama harga batu bara di kawasan.
Sejumlah produsen melaporkan sebagian besar produksi batu bara GAR 5.000 kini dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri setelah terjadinya gangguan pasokan listrik..
Merujuk Refiniv, harga batu bara pada perdagangan Selasa (7/7/2026) ditutup di posisi US$ 127,95 per ton.
Pembeli hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek se. Tak hanya itu, gkan penjual mulai lebih bersedia menurunkan harga. turut berperan penting..
Dengan kondisi tersebut, India kini lebih bersifat sebagai importir yang sensitif terhadap harga daripada menjadi motor utama permintaan batu bara Asia..
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Tumbang 5 Hari Beruntun, China Bikin Dunia Meriang akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Daftar Ruas Jalan yang Beri Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Bank BJB Hadirkan Cara Mudah Dapat Slot Dieng Caldera Race 2026