Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Bangkit dari Tekanan Usai 4 Pekan Babak Belur yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Angka ini jauh di bawah perkiraan yang memperkirakan penambahan 110.000 pekerjaan..
Logam mulia kembali menguat setelah data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang melemah membuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat ikut mereda..
Data tersebut memberi sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan tenaga.
Sebaliknya, ketika peluang kenaikan suku bunga menurun, biaya peluang memegang emas ikut berkurang.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sebesar sekitar 54%.
Selain faktor suku bunga, pelemahan dolar AS juga ikut menopang harga emas.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia menutup perdagangan akhir pekan ini di zona hijau.
Angka tersebut turun dari 66% sebelum data tenaga kerja AS dirilis..
Ketika suku bunga naik, daya tarik emas biasanya berkurang terjadi karena investor cenderung melirik aset lain yang memberikan imbal hasil lebih tinggi…
Data yang dirilis pada Kamis menunjukkan non-farm payrolls AS hanya bertambah 57.000 pekerjaan pada Juni 2026.
Dolar AS berada di jalur pelemahan mingguan terbesar sejak April setelah rilis data tenaga kerja tersebut..
Di satu sisi, data tenaga kerja AS yang melemah. Tak hanya itu, dolar yang turun memberi ruang bagi emas untuk bangkit turut berperan penting..
Pelemahan dolar membuat emas yang dihargakan dalam mata uang AS menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Data World Gold Council yang dirilis pada Kamis menunjukkan bank sentral dunia menambah ca, ditambah lagi dengan gan emas bersih sebesar 41 metrik ton pada Mei…
Oleh sebab itu, Kinerja ini menjadi penting terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah berhasil memutus tren pelemahan emas dunia yang sudah berlangsung selama empat pekan berturut-turut.,..
// .
Kondisi ini biasanya dapat membantu meningkatkan permintaan emas di pasar global..
Dorongan utama datang dari data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan,. Akibatnya, meredam ekspektasi pasar bahwa The Fed akan segera menaikkan suku bunga…
Hal ini membuat emas kembali lebih menarik di mata investor..
Jika data ekonomi terus melemah, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bisa kembali turun. Di samping itu, memberi tenaga tambahan bagi emas. juga perlu diperhatikan..
Tan menilai bank sentral diperkirakan tetap menjadi pilar permintaan emas ke depan, meski sebagian bank sentral belakangan juga menjual sebagian kepemilikan emasnya untuk membantu menjaga stabilitas mata uang masing-masing..
Pembelian oleh bank sentral masih menjadi salah satu penopang penting bagi harga emas dalam jangka panjang.
Namun, jika inflasi kembali memanas atau pejabat The Fed memberi sinyal hawkish, ruang kenaikan emas bisa kembali terbatas..
// .
Berdasarkan data Refinitiv, harga emas dunia pada perdagangan Jumat (3/7/2026) ditutup menguat 1,26% ke posisi US$4.174,9 per troy ons..
Di sisi lain, harga yang sudah tinggi membuat permintaan fisik di beberapa negara cenderung tertahan..
Untuk harga emas, mere. Selain itu, ya ekspektasi kenaikan suku bunga menjadi sentimen positif..
Han Tan, Chief Market Analyst Bybit, menilai reli emas kali ini didorong oleh perlambatan tajam dalam perekrutan tenaga kerja AS bulan lalu.
Sementara itu, minat beli di China sedikit membaik..
Sebab, emas tidak memberikan imbal hasil atau yield.
Hal ini disebabkan oleh pasar mulai mengurangi taruhan terhadap peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September., akibatnya Menurutnya, reaksi kenaikan harga emas cukup wajar untuk saat ini,..
Kondisi tersebut menunjukkan pasar emas masih ditopang oleh kombinasi sentimen global.
Kenaikan tersebut sekaligus menjadi penguatan beruntun dalam tiga hari perdagangan terakhir.
Dari pasar fisik, permintaan emas di India melemah pada pekan ini terjadi karena harga kembali naik..
Sentimen positif lainnya datang dari pembelian emas oleh bank sentral.
Kondisi ini membuat pelaku pasar menilai The Fed memiliki ruang lebih besar untuk menahan diri sebelum kembali menaikkan suku bunga..
Untuk perdagangan ke depan, arah emas masih akan banyak ditentukan oleh data ekonomi AS, terutama inflasi. Di samping itu, pasar tenaga kerja juga perlu diperhatikan..
Secara mingguan, harga emas dunia juga naik 2,12%..
Perkembangan terkait Harga Emas Bangkit dari Tekanan Usai 4 Pekan Babak Belur akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Wakil Perdana Menteri Singapura Tanggapi Kebijakan Ekspor RI
- Purbaya: Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4 Persen jadi Rp 245,1 T | Equityworld Futures