Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Ramai-Ramai Tendang Dolar: Ringgit-Yen Perkasa, Tapi Rupiah Loyo yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Alasannya adalah pasar menunggu data nonfarm payrolls AS.. Akibatnya, Meski bergerak turun, dolar AS masih berada di level tinggi…
Selain itu, dolar AS juga mendapat dukungan dari aliran modal ke aset-aset AS.
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia, tujuh mata uang diantaranya menguat terhadap dolar AS, dua mata uang melemah,. Selain itu, satu mata uang stagnan…
Won melemah 0,13% ke posisi KRW 1.552,7/US$..
Yuan China menyusul dengan penguatan 0,16% ke posisi CNY 6,783/US$..
Ketua The Fed Kevin Warsh pada Rabu mengatakan ekspektasi inflasi, ditambah lagi dengan risiko harga mulai mereda dalam beberapa pekan terakhir..
// .
Analis senior Mitsubishi UFJ Bank, Akihiko Yokoo, menilai dolar AS masih bisa kembali mendapat dorongan jika data tenaga kerja AS keluar lebih kuat dari ekspektasi pasar..
Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (2/7/2026).
Selama ini, dolar AS masih ditopang oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini.
Contohnya, nya belum berani mengambil posisi besar. dapat dilihat pada Hal ini disebabkan oleh menunggu data tenaga kerja AS yang akan menjadi petunjuk penting arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed)., akibatnya Pasar..
Selain rupiah, won Korea Selatan juga masuk zona merah.
Berdasarkan polling Reuters, ekonomi AS diperkirakan menambah 110.000 pekerjaan pada Juni, sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap berada di level 4,3%..
Dong Vietnam juga naik tipis 0,02% ke posisi VND 26.294/US$, sementara peso Filipina bergerak stagnan di posisi PHP 61,598/US$..
Mata uang Garuda melemah 0,25% ke posisi Rp17.975/US$.
Indeks dolar AS (DXY) terpantau melemah tipis 0,04% ke posisi 101,350 pada waktu yang sama.
Meski demikian, posisi yen masih berada di area sangat lemah. Selain itu, dekat dengan level terendah dalam 40 tahun terakhir atau sejak 1986…
Meski mayoritas mata uang Asia mampu menguat, rupiah masih belum ikut menikmati sentimen tersebut..
Pasar tenaga kerja yang cukup kuat juga memperkuat pan sekaligus gan bahwa ekonomi AS masih tahan banting, apalagi dalam tiga bulan terakhir penciptaan lapangan kerja selalu melampaui ekspektasi…
Salah satu pemicunya adalah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence/AI yang mendorong minat investor terhadap aset berbasis dolar..
“Jika data payrolls melampaui ekspektasi pasar, dolar dapat kembali melaju lebih tinggi,” ujar Yokoo dalam catatannya, dikutip dari Reuters..
Jika pasar tenaga kerja masih kuat, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini bisa kembali menguat. Selain itu, memberi tenaga tambahan bagi dolar AS…
Dolar Taiwan. Tak hanya itu, dolar Singapura sama-sama naik 0,08%, masing-masing ke posisi TWD 31,846/US$ dan SGD 1,294/US$. turut berperan penting..
Meski Di sisi lain, laporan ADP menunjukkan lapangan kerja swasta AS masih bertambah,, namun lebih rendah dari perkiraan. tetap penting..
Kondisi ini terjadi ditengah dinamika pergerakan dolar AS di pasar global.
Data tenaga kerja AS menjadi agenda utama hari ini.
Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia setelah naik 0,24% ke posisi MYR 4,082/US$.
Posisi ini membuat rupiah kembali sangat dekat dengan level psikologis Rp18.000/US$..
Hal ini disebabkan oleh pasar se. Tak hanya itu, g mencari petunjuk baru soal kekuatan ekonomi AS, akibatnya Data ini penting. turut berperan penting..
Yen Jepang turut menguat tipis 0,04% ke posisi JPY 162,51/US$.
Perkembangan terkait Asia Ramai-Ramai Tendang Dolar: Ringgit-Yen Perkasa, Tapi Rupiah Loyo akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Pasar Emas Bergejolak! Dampak Kebijakan Trump & Data Ekonomi AS
- Equityworld Futures Surabaya | Perang Berubah Total: Dunia Berlomba Buat Senjata Canggih dan Cerdas