0 0
Read Time:3 Minute, 44 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia Yen – Ringgit Kebakaran Hebat: Rupiah Paling Parah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Dolar AS juga mendapat dukungan dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 7,296 juta, sekaligus juga berada di atas data April yang direvisi menjadi 7,585 juta…

Pelemahan pada seluruh mata uang Asia pagi ini terjadi di tengah menguatnya dolar AS di pasar global.

Hal ini terlihat dari pergerakan indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, yang per pukul 09.45 WIB terpantau menguat 0,12% ke posisi 101,311.

Tekanan terjadi seiring indeks dolar AS kembali menguat..

Data yang dirilis Selasa menunjukkan jumlah lowongan kerja meningkat 9.000 menjadi 7,594 juta.

Ringgit Malaysia turut masuk zona merah setelah melemah 0,20% ke posisi MYR 4,090/US$.

DXY kembali bergerak naik setelah sempat melemah pada awal pekan..

Peso Filipina juga terkoreksi cukup tajam, yakni 0,42% ke posisi PHP 61,580/US$.

Pada rapat Juni, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di level 3,50% hingga 3,75%..

Posisi ini membuat rupiah semakin dekat dengan level psikologis Rp18.000/US$..

Oleh sebab itu, membuat aset berbasis dolar kembali lebih menarik di mata investor. menjadi konsekuensi dari Yield Treasury AS tenor 10 tahun naik sekitar 10 basis poin pada perdagangan sebelumnya,..

Di luar faktor suku bunga, investor juga masih mencermati pembicaraan damai AS-Iran di Qatar.

Setelah pengumuman suku bunga pada Juni, para pejabat The Fed memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga masih bisa kembali terjadi tahun ini.

Yuan China juga ikut melemah tipis 0,11% ke posisi CNY6,7927/US$..

Mata uang Garuda melemah 0,53% ke posisi Rp17.970/US$.

Sementara itu, peluang suku bunga tetap ditahan berada di 66,30%..

Dari sisi data ekonomi, lowongan kerja AS pada Mei naik ke level tertinggi dalam dua tahun.

Kuatnya data lowongan kerja menunjukkan permintaan tenaga kerja AS masih cukup solid, meski ada tanda-tanda perekrutan mulai melambat.

Kondisi ini membuat pasar kembali melihat peluang The Fed mempertahankan sikap ketatnya lebih lama..

Dolar Singapura turun 0,19% ke SGD 1,295/US$, sementara dolar Taiwan melemah 0,16% ke TWD 31,829/US$..

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang 33,70% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga 25 basis poin pada rapat 28-29 Juli.

Rupiah menyusul sebagai mata uang dengan pelemahan terdalam kedua di Asia..

Jakarta, Equityworld Futures – Seluruh mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (1/7/2026).

Harapan terhadap gencatan senjata jangka panjang masih ada, meski kedua pihak tidak diperkirakan menggelar pembicaraan langsung..

// .

Meski pelemahannya tidak sedalam mata uang Asia lainnya, posisi yen kini berada di level terlemah dalam 40 tahun terakhir atau sejak 1986..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.45 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, seluruhnya kompak tertekan dari dolar AS. Tekanan paling dalam dialami won Korea Selatan yang melemah 0,65% ke posisi KRW 1.557/US$.

Baht Thailand melemah 0,30% ke THB 33,34/US$, disusul dong Vietnam yang turun 0,24% ke VND 26.319/US$..

Data ini akan menjadi petunjuk penting untuk membaca kekuatan pasar tenaga kerja. Tak hanya itu, arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). turut berperan penting..

Tekanan yang juga terlihat pada yen Jepang yang terkoreksi 0,14% ke posisi JPY 162,76/US$.

Alasannya adalah investor menunggu rilis data tenaga kerja bulanan AS terbaru sehingga berdampak pada Penguatan dolar AS terjadi…

Perkembangan terkait Mata Uang Asia Yen – Ringgit Kebakaran Hebat: Rupiah Paling Parah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By