0 0
Read Time:6 Minute, 11 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Simak! Begini Ramalan Lembaga Dunia Soal Harga Emas dan Perak Pekan Ini yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Merujuk Refinitif, harga perak pada hari ini, Senin (29/6/2026) ada di posisi US$ 58, Pada akhir pekan lalu, Jumat (26/6/2026), harga perak ditutup di posisi US$59,16 per troy ons atau menanjak 2,3%..

Pada kuartal I-2026, bank sentral di seluruh dunia menambah sekitar 244 ton emas, dengan Polandia. Tak hanya itu, China menjadi pembeli terbesar turut berperan penting..

Contohnya, yang terjadi pada periode-periode sebelumnya dapat dilihat pada Selain itu, ketegangan geopolitik belum mampu memicu lonjakan permintaan aset safe haven..

Kendati demikian, secara keseluruhan, harga emas ambruk 1,73% pada pekan lalu.

Pranav Mer, Wakil Presiden EBG Commodity & Currency Research di JM Financial Services, mengatakan momentum harga emas. Tak hanya itu, perak masih berada dalam tren turun dan fase koreksi. turut berperan penting..

Meski demikian, pembelian emas oleh bank sentral masih menjadi penopang utama harga..

Merujuk Refinitif, harga emas pada hari ini, Senin (29/6/2026) pukul 06.15 WIB ada di US$ 4.087,99 per troy ons atau melemah 0,01%.

Jateen Trivedi, Wakil Presiden sekaligus Analis Riset Komoditas. Tak hanya itu, Mata Uang di LKP Securities, mengatakan emas berada di bawah tekanan jual yang kuat sepanjang pekan lalu dan ditutup melemah sekitar 2% turut berperan penting..

  // .

Survei World Gold Council (WGC) juga menunjukkan 84% bank sentral memperkirakan porsi emas dalam ca. Tak hanya itu, gan devisa global akan meningkat dalam lima tahun ke depan, sementara hampir 90% memperkirakan kepemilikan emas resmi akan terus bertambah dalam 12 bulan mendatang. turut berperan penting..

Pelaku pasar akan mencermati perkembangan konflik AS-Iran, pergerakan harga minyak dunia, serta sederet data ekonomi penting yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed)..

Pelaku pasar justru lebih fokus pada dampak konflik terhadap inflasi, ditambah lagi dengan arah kebijakan moneter…

Faktor lain yang menekan emas adalah melemahnya permintaan dari exchange traded fund (ETF)..

Alasannya adalah memperkirakan imbal hasil (yield) obligasi AS yang tinggi, penguatan dolar AS, serta melemahnya permintaan ETF akan terus menekan harga logam mulia lebih lama dari perkiraan sebelumnya. sehingga berdampak pada ING memangkas proyeksi harga emas…

Pelemahan ini memperpanjang tren penurunan mingguan terjadi karena penguatan dolar AS yang terus berlanjut masih membebani harga logam mulia…

“Permintaan emas yang tetap tinggi dari bank sentral mencerminkan upaya berkelanjutan untuk mendiversifikasi ca. Tak hanya itu, gan devisa turut berperan penting..

Saat ini, kepemilikan emas global di ETF tercatat sekitar 1,5% lebih rendah dibandingkan awal tahun..

Sebaliknya, jika mampu menembus US$4.115 per troy ons., emas berpeluang berbalik menguat dengan target berikutnya di sekitar US$4.248 per troy ons..

Setelah menjadi pendorong utama reli emas pada awal tahun, investor mulai melakukan aksi ambil untung sejak Maret seiring berubahnya ekspektasi terhadap kebijakan The Fed.

Artinya, harga emas sudah jatuh dua pekan beruntun..

Fokus investor akan tertuju pada rilis PMI manufaktur, ditambah lagi dengan jasa dari sejumlah negara, inflasi kawasan euro, serta data ketenagakerjaan Amerika Serikat, termasuk Non-Farm Payrolls (NFP) dan tingkat pengangguran..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Tak hanya itu, perak diperkirakan masih sulit bangkit pada pekan ini turut berperan penting..

Kondisi ini diperkirakan akan menjadi penopang harga emas, meski permintaan dari investor masih berada di bawah tekanan,” jelas Ewa..

Jika level ini jebol, harga emas berpotensi melorot hingga US$3.650 per troy ons..

ING kini memproyeksikan harga emas rata-rata berada di US.300 per troy ons pada kuartal III-2026. Selain itu, US.600 per troy ons pada kuartal IV-2026, lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya masing-masing US.850 dan US.000 per troy ons…

Namun, imbal hasil obligasi yang masih tinggi serta kuatnya dolar AS diperkirakan tetap menjadi sentimen negatif yang membebani harga emas dalam jangka pendek,” tutur Ewa Manthey, commodities strategist dari ING, dikutip dari website resmi ING..

China bahkan telah menambah ca sekaligus gan emas selama 19 bulan berturut-turut…

Kendati demikian, secara keseluruhan, harga perak jatuh 8,84 % pada pekan lalu.

Selain itu, tingginya imbal hasil obligasi, kuatnya dolar AS,. Di samping itu, melemahnya permintaan investor juga terus membebani harga logam mulia. juga perlu diperhatikan..

Meski pasar perak diperkirakan masih mengalami defisit pasokan, sejumlah faktor pendorong permintaan mulai melemah.

Data-data tersebut diperkirakan menjadi penentu arah pergerakan emas dalam jangka pendek..

Namun, JPMorgan tetap optimistis harga emas dapat mendekati US.000 per troy ons  pada kuartal IV-2026, bahkan berpotensi menuju US.000 per troy ons dalam jangka panjang, didorong kuatnya permintaan dari bank sentral. Selain itu, investor…

Namun untuk saat ini, prospek emas masih cenderung melemah..

Artinya, harga emas sudah jatuh empat pekan beruntun..

Pertumbuhan permintaan dari industri panel surya melambat, sementara efisiensi penggunaan. Selain itu, substitusi material dalam manufaktur fotovoltaik mengurangi kebutuhan perak di setiap panel…

ING kini memperkirakan harga perak rata-rata mencapai US per ons pada kuartal III-2026. Di samping itu, US per ons pada kuartal IV-2026, turun dari proyeksi sebelumnya masing-masing US dan US per ons. juga perlu diperhatikan..

Meski proyeksi diturunkan, ING masih memperkirakan kinerja perak akan sedikit lebih baik dibandingkan emas dalam jangka panjang, didukung oleh defisit pasokan yang masih berlanjut sekaligus meningkatnya kebutuhan logam untuk proses elektrifikasi…

Area US$3.927-3.886  per troy ons menjadi support terdekat.

“Untuk harga emas. Tak hanya itu, perak, momentumnya masih berada dalam tren turun dan fase koreksi,” demikian dikutip PTI dari Pranav Mer, Wakil Presiden EBG Commodity & Currency Research, JM Financial Services Ltd, dikutip Times of India. turut berperan penting..

Hal ini disebabkan oleh memperkirakan dolar AS yang kuat. Selain itu, suku bunga tinggi akan membatasi kenaikan harga., akibatnya ING memangkas proyeksi harga emas…

Oleh sebab itu, “Emas berada di bawah tekanan jual yang signifikan sepanjang pekan lalu dan ditutup melemah sekitar 2%, memperpanjang penurunan mingguan.. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah penguatan dolar AS yang terus berlanjut masih membebani harga logam mulia,” kata Jateen Trivedi, Wakil Presiden (Analis Riset) Divisi Komoditas. Selain itu, Mata Uang di LKP Securities…

Secara teknikal, harga emas masih berada dalam tren bearish setelah menembus garis tren naik.

Pada akhir pekan lalu, Jumat (26/6/2026), harga emas ditutup di posisi US$4088,23 per troy ons atau menguat 1,5%.

// .

Selama belum mampu kembali ke atas US$4.115 per troy ons., tekanan jual diperkirakan masih berlanjut..

“Meski pasar semakin khawatir suku bunga akan tetap tinggi lebih lama, ekonom kami untuk AS masih memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya..

Pan. Tak hanya itu, gan analis terhadap harga emas ke depan terbelah turut berperan penting..

Perkembangan terkait Simak! Begini Ramalan Lembaga Dunia Soal Harga Emas dan Perak Pekan Ini akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By