Equity World Futures Surabaya – Wall Street Ditutup Mixed, Saham AI Terkoreksi Jelang Keputusan The FedEquity World Futures Surabaya – Wall Street Ditutup Mixed, Saham AI Terkoreksi Jelang Keputusan The Fed
0 0
Read Time:2 Minute, 20 Second

Equity World Futures Surabaya – Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa, dengan tekanan utama berasal dari aksi ambil untung (profit taking) pada saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI). Indeks S&P 500 melemah 0,6%, sementara Nasdaq Composite turun 1,2% setelah investor mengurangi eksposur terhadap saham semikonduktor yang sebelumnya mengalami reli kuat.

Saham AI dan Semikonduktor Tertekan

Sejumlah perusahaan chip besar mencatat penurunan tajam. Nvidia turun 2,4%, Broadcom melemah 4,4%, Micron Technology anjlok 6,2%, AMD turun 7,3%, dan Intel merosot hingga 8,5%.

Penurunan ini menunjukkan bahwa valuasi saham AI kembali menjadi perhatian pasar. Investor mulai mengevaluasi ulang prospek kenaikan sektor teknologi setelah reli panjang yang didorong oleh optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan.

SpaceX Menguat Berkat Kabar Akuisisi Cursor

Di tengah tekanan pada sektor teknologi, saham SpaceX justru naik 4,8%, melanjutkan penguatan sejak penawaran umum perdana (IPO) pada Jumat lalu.

Kenaikan tersebut didorong oleh laporan bahwa SpaceX berencana mengakuisisi perusahaan pengembang AI, Cursor, dengan nilai transaksi mencapai US$60 miliar. Meski membantu meredam tekanan pasar, penguatan SpaceX belum mampu mengangkat kinerja indeks teknologi secara keseluruhan.

Dow Jones Cetak Rekor Baru Didukung Harapan Kesepakatan AS-Iran

Berbeda dengan Nasdaq, indeks Dow Jones Industrial Average justru menguat 328 poin dan mencetak rekor penutupan baru.

Sentimen positif datang dari optimisme terkait kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara diperkirakan akan menandatangani perjanjian resmi pada Jumat mendatang, sementara pejabat AS menyatakan bahwa Selat Hormuz berpotensi kembali dibuka.

Perkembangan tersebut meningkatkan keyakinan pasar bahwa risiko gangguan pasokan energi global mulai mereda, sehingga mendukung minat investor terhadap aset berisiko.

Harga Minyak Turun, Imbal Hasil Obligasi Ikut Melemah

Yield obligasi pemerintah AS kembali menurun seiring melemahnya harga minyak dunia. Turunnya harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi, yang pada akhirnya mengurangi tekanan terhadap pasar obligasi.

Dari sisi transmisi pasar, harga energi yang lebih rendah dapat menekan ekspektasi inflasi, mendorong penurunan yield obligasi, dan memberikan dukungan bagi valuasi saham yang sensitif terhadap suku bunga.

 


DISCLAIMER

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %