0 0
Read Time:2 Minute, 33 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Masih Membara, Dibantu Kabar dari China yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sejumlah trader mulai menjual stok lama untuk melakukan rotasi inventori, ditambah lagi dengan mengosongkan ruang penyimpanan yang semakin terbatas…

Sementara itu, minyak mentah Brent merosot 2,92% menjadi US$90,38 per barel..

Masih terjaganya permintaan membuat harga batu bara masih menanjak.

Di saat yang sama, batu bara kokas Australia mulai lebih kompetitif dibandingkan pasokan Mongolia,. Akibatnya, menarik minat sebagian pabrik baja China..

Oleh sebab itu, banyak penjual enggan menurunkan harga. menjadi konsekuensi dari Pelaku pasar masih berharap konsumsi listrik musim panas akan meningkat,..

Oleh sebab itu, memberikan dukungan pada harga batu bara dan membatasi potensi penurunan lebih dalam.. menjadi konsekuensi dari Di sisi lain, biaya logistik, ditambah lagi dengan transportasi naik setelah perubahan kebijakan tarif kereta,..

Harga batu bara kokas China naik ditopang berlanjutnya penurunan stok di area tambang yang membuat pasokan spot semakin ketat..

Harga batu bara menanjak meski harga minyak melemah.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara masih menanjakΒ ditopang permintaan..

Kenaikan stok ini berpotensi menekan harga..

Sebagai contoh, Qinhuangdao, Caofeidian, sekaligus Jingtang dilaporkan meningkat hingga sekitar 25,37 juta ton, mendekati level tertinggi dalam satu bulan. sering terjadi ketika Persediaan batu bara di pelabuhan utama..

Walaupun begitu, pembeli, terutama pembangkit listrik, cenderung menunggu terjadi. masih terjadi meski Penyebab utamanya adalah harga dianggap sudah cukup tinggi. Di samping itu, stok masih memadai,. Akibatnya,. juga perlu diperhatikan…

Kenaikan ini memperpanjang tren positif harga batu bara dengan menguat 1,08% dalam dua hari terakhir..

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Kamis (11/6/2026), ditutup di posisi US$148,55 per ton atau naik 0,37%..

Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,58%. Selain itu, ditutup di US,71 per barel setelah pengumuman Trump..

// .

Alasannya adalah terjadi tarik-menarik antara pembatasan pasokan yang menopang harga, ditambah lagi dengan tekanan persediaan yang membebani pasar.. Akibatnya, Berbeda dengan kokas, harga batu bara termal di pelabuhan utara China bergerak datar….

Kombinasi stok tambang yang rendah sekaligus membaiknya daya saing batu bara Australia membantu menopang sentimen pasar batu bara kokas meski permintaan baja masih belum kuat…

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Masih Membara, Dibantu Kabar dari China akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By