Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mari Tepuk Tangan! Rupiah Paling Perkasa di Asia, Won-Ringgit Ambruk yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Ketegangan kembali meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan yang disebut sebagai aksi pertahanan diri terhadap Iran, menyusul jatuhnya helikopter AS..
Posisi ini membuat rupiah kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000/US$..
Mata uang Garuda terapresiasi 0,61% ke posisi Rp17.940/US$.
Kondisi ini kembali memunculkan keraguan terhadap rapuhnya gencatan senjata. Selain itu, prospek kesepakatan damai jangka panjang…
Dolar Taiwan turut melemah 0,12% ke posisi TWD31,62/US$, dolar Singapura turun 0,09% ke posisi SGD1,287/US$,, ditambah lagi dengan yuan China terkoreksi 0,05% ke posisi CNY6,775/US$…
Ringgit Malaysia juga ikut tertekan 0,15% ke posisi MYR4,064/US$, sementara won Korea Selatan melemah 0,12% ke posisi KRW1.524,8/US$..
Kombinasi ketegangan geopolitik, risiko inflasi energi,. Selain itu, ekspektasi suku bunga AS membuat dolar AS tetap bertahan kuat..
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (10/6/2026).
Dong Vietnam. Tak hanya itu, baht Thailand menjadi dua mata uang dengan pelemahan terdalam setelah masing-masing terkoreksi 0,21%. turut berperan penting..
Kondisi ini pada akhirnya membuat mayoritas mata uang Asia masih kesulitan bergerak menguat, meski rupiah pada pagi ini berhasil menjadi pengecualian dengan penguatan cukup tajam.
Dolar AS masih mendapat dukungan dari ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Konflik di kawasan tersebut juga mendorong kenaikan harga energi.
Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY terpantau menguat 0,07% ke posisi 99,987 pada waktu yang sama.
Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pada pagi ini.
Sebelumnya, data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan telah memperkuat ekspektasi bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin terjadi sebelum akhir tahun..
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.30 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak tujuh mata uang melemah terhadap dolar AS, sementara tiga lainnya menguat..
Dari Amerika Serikat, pelaku pasar juga menunggu rilis data inflasi terbaru untuk membaca arah kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve/The Fed.
// .
Harga energi yang lebih tinggi kembali memicu kekhawatiran inflasi, ditambah lagi dengan membuka peluang bank sentral utama dunia mempertahankan, bahkan menaikkan suku bunga lebih lama…
DXY masih bergerak di sekitar level 100 setelah sempat rebound tajam pada perdagangan sebelumnya..
Namun, rupiah justru mampu menguat tajam. Di samping itu, kembali ke bawah level psikologis Rp18.000/US$. juga perlu diperhatikan..
Penguatan rupiah terjadi bersama yen Jepang yang naik tipis 0,01% ke posisi JPY160,34/US$ sekaligus peso Filipina yang menguat 0,11% ke posisi PHP61,520/US$…
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak akan membiarkan serangan atau ancaman tanpa balasan.
Di sisi lain, tekanan masih terlihat pada mayoritas mata uang Asia.
Perkembangan terkait Mari Tepuk Tangan! Rupiah Paling Perkasa di Asia, Won-Ringgit Ambruk akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Emiten Punya Tenggat 3 Tahun untuk Penuhi Aturan Free Float
- MRT Berlakukan Tarif Rp 243 untuk Hari Ini | Equityworld Futures